Sebanyak 265 Rumah Tak Layak Huni Dibedah Pemkab, Ini Harapan Bupati Marhaen

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com — Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu yang digelar di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. Program ini menyasar ratusan rumah tidak layak huni di berbagai kecamatan.

Di Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, salah satu penerima manfaat adalah rumah milik Yani. Kehadiran program ini membawa harapan baru bagi Yani dan keluarganya untuk mendapatkan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama istri, Kepala Dinas Perkim Mashudi Nurul Huda, S.STP, MM., Camat Ngronggot Muhammad Makrup, S.Sos., serta perangkat desa setempat.

Mashudi Nurul Huda menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Pemkab Nganjuk telah membedah sekitar 265 unit rumah tidak layak huni di berbagai kecamatan dengan total anggaran mencapai hampir Rp 6 miliar. “Sementara untuk tahun 2026, kami saat ini masih melakukan proses assessment berdasarkan data usulan yang telah masuk,” ungkapnya.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memberikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dalam pelaksanaan program ini. Menurutnya, proyek bedah rumah bukan hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga menjadi upaya nyata mengurangi angka kemiskinan di kabupaten tersebut.

Program bedah rumah ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak warga di Kabupaten Nganjuk yang dapat merasakan manfaat dari hunian yang layak, aman, dan sehat.(Lifa)

Berita Terkait

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka
81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian
Polres Nganjuk Amankan Dua Pengedar Narkoba Antar Daerah, Sita Ratusan Ribu Pil Dobel L dan Sabu
Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:36

Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari

Senin, 6 Juli 2026 - 11:33

Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:56

Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka

Berita Terbaru