Cagub Nomor Urut 3 Blusukan ke Tiga Pasar Tradisional di Kabupaten Nganjuk

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Dalam roadshow ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur Tri Rismaharini atau Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3 berkesempatan mengunjungi beberapa pasar yang berada di Kabupaten Nganjuk pada Rabu, (23/10/24)

Pasar yang dikunjungi Tri Rismaharini yakni Pasar Wage, Pasar Sapi dan Pasar Brambang Sukomoro. Risma didampingi oleh Calon Bupati Nganjuk dari nomor urut 3 yakni Marhaen Djumadi. Tujuan Risma berkunjung kepasar untuk mendengarkan keluhan-keluhan pedagang, peternak dan petani.

Begitu tiba di pasar, sambutan luar biasa ditunjukkan oleh pedagang dan pengunjung. Mereka berebut untuk minta bersalaman dan berfoto bersama, bahkan para pedagang dan pengunjung secara spontan menunjukkan dukungannya saat bertemu bu Risma, panggilan kesayangan warga Jawa Timur

Risma tampak antusias saat menyapa dan bercengkerama dengan para pedagang, menanyakan kabar mereka serta bagaimana perkembangan usaha mereka di tengah situasi ekonomi saat ini.

Saat di pasar Bawang Merah Sukomoro, Risma melakukan dialog interaktif dengan para pedagang bawang merah di pasar sukomoro, para pedagang mengelukan harga bawang merah lokal asli Nganjuk yang cenderung merosot di pasaran, padahal obat dan pupuk yang di gunakan sangat mahal.

Salah satu pedagang bawang merah menjelaskan bahwa bawang merah lokal hasilnya tidak begitu bagus dibanding bawang merah jenis Bima, namun dari segi rasa lebih enak bawang merah lokal.

“Petani bawang merah selalu mengeluh jika  tanaman bawang merah sering di serang hama gurem (Janda Pirang) hingga sampai saat ini belum di temukan obat untuk membasmi,” urainya.

Sementara itu, Risma ikut prihatin kepada para pedagang maupun petani bawang merah dan menawarkan akan memberikan pelatihan untuk cara pengelolaan bawang merah seperti yang telah dilakukan di Brebes Jawa Tengah dengan cara membuat pasta dari bawang merah yang akan dipasarkan di restoran-restoran, bawang goreng dan minyak bekas penggorengan bawang goreng juga laku dijual dengan nama “Minyak goreng brambang”.

Saat diwawancarai, Tri Rismaharini mengatakan, “Program saya untuk meningkatkan penghasilannya, jadi yang pertama, kualitas dari hasil produksi pertanian harus kita pelajari, yang kedua yakni yang menjadi hambatan produksi bisa ditekan, contohnya hama, kemudian listrik, saya kalau pulang dari Jakarta, lewat itu listrik terang benderang. Saya pikir berapa habisnya untuk biaya listrik itu, makanya nnati saya coba pikirkan, saya akan hitung dengan teknologi terkini, ramah lingkungan dan murah untuk masyarakat,” ujar mantan Menteri Sosial sekaligus mantan Walikota Surabaya

“Kemudian yang ketiga, penciptaan pasar, bisa digunakan dengan membuat bazar-bazar, desa-desa , kecamatan-kecamatan semacam car free day maupun car free night, saya akan memberikan insentif kepada desa, kecamatan, kabupaten itu akan menggerakkan ekonomi lokal, jadi kalau ada penjualan makanan jadi maka kemudian mereka akan mengambil pasar-pasar, cara menghidupkannya seperti itu,” imbuh Tri Rismaharini

Berita Terkait

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Berita Terbaru