18 Pelaku Usaha Terdampak Proyek Jembatan Kecubung Terima Kompensasi

Senin, 26 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KabarNganjuk.com – Mediasi terkait dampak amblesnya jalan akibat proyek Jembatan Kecubung di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, digelar di Balai Desa Kecubung pada Senin (26/08/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan kontraktor, Dinas PUPR, Camat Pace, kepala desa, aparat kepolisian, Babinsa, serta warga terdampak di bagian utara jembatan.

Noordian, Camat Kecamatan Pace

Camat Kecamatan Pace, Noordian, mengungkapkan bahwa dalam mediasi tersebut, pihak-pihak terkait berhasil mencapai kesepakatan mengenai pemberian kompensasi bagi pelaku usaha bagian selatan jembatan yang terdampak oleh pembangunan jembatan tersebut. “Hari ini kami telah mengadakan mediasi antara pihak kontraktor dengan warga terdampak terkait pembangunan Jembatan Kecubung. Hasilnya, disepakati kompensasi sebesar dua juta rupiah bagi pelaku usaha yang terdampak,” terang Noordian.

 

Lebih lanjut, Noordian menjelaskan bahwa dampak dari proyek ini dirasakan oleh semua pihak, namun yang paling terdampak adalah pelaku usaha di sekitar lokasi pembangunan. “Permasalahan ekonomi menjadi dampak utama yang dirasakan oleh pelaku usaha di sekitar lokasi tersebut. Selain itu, gangguan debu, perubahan rute lalu lintas, serta akses jalan yang terganggu juga memberikan dampak bagi warga, namun dampak ekonomi menjadi prioritas utama,” tambah Noordian.

 

Hasil mediasi menunjukkan bahwa sebanyak 18 pelaku usaha yang terdampak telah mendapatkan kompensasi, meskipun besaran kompensasi tersebut bervariasi sesuai dengan tingkat dampak yang dialami. Sebanyak 8 orang menerima kompensasi sebesar Rp2.000.000, 4 orang menerima konpensasi sebesar Rp1.000.000 sementara 6 orang lainnya menerima Rp500.000. Sehingga total keselurahan kompensasi sebesar Rp23.000.000.

 

“Kami berharap strategi pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, baik di tingkat desa, daerah, maupun nasional, dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, sehingga tidak ada lagi dampak negatif yang dirasakan oleh warga,” tutup Noordian.

Berita Terkait

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik
Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Sabtu, 11 April 2026 - 09:15

Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda

Sabtu, 11 April 2026 - 09:00

Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri

Sabtu, 11 April 2026 - 08:45

Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terbaru