Nganjuk, KabarNganjuk.com — Terpaan angin kencang di tengah musim kemarau menyebabkan sebuah pohon mindi berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang di Jalan Raya Bypass Nganjuk–Madiun, Desa Pehserut, Kecamatan Sukomoro, Rabu (22/7/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.50 WIB tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas karena batang pohon melintang dan menutup sebagian badan jalan. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tumbangnya pohon dipicu oleh angin kencang yang diperparah dengan kondisi batang yang sudah lapuk. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam insiden ini.

Menerima laporan warga pada pukul 14.53 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk langsung memobilisasi personel ke lokasi. Proses pembersihan material pohon dilakukan secara terpadu melibatkan BPBD Nganjuk, Agisena BPBD Jawa Timur, Relawan Senopati Rescue, serta warga sekitar. Berkat kerja sama tersebut, evakuasi rampung pada pukul 15.25 WIB dan lalu lintas kembali berjalan normal.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, mengapresiasi kesigapan seluruh tim di lapangan dalam mengembalikan kelancaran jalan secara cepat.
“Kolaborasi antara BPBD, relawan, dan masyarakat membuat proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat sehingga akses jalan segera kembali normal. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah turut membantu dalam penanganan kejadian ini,” ujar Sutomo.
Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di musim kemarau.
“Banyak masyarakat mengira musim kemarau identik dengan kondisi yang aman. Padahal, angin kencang masih berpotensi terjadi dan dapat membahayakan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon saat angin bertiup kencang, lebih berhati-hati ketika melintas di jalan,” tambahnya.





