Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik Sumini (55), warga Dusun Pulo, Desa Campur, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Amukan si jago merah meludeskan seluruh bangunan rumah beserta isinya, dan menyebabkan belasan hewan ternak mati terpanggang.

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, kobaran api terlihat sangat besar dan dengan cepat merembet ke seluruh bagian rumah. Kejadian ini langsung dilaporkan oleh masyarakat ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Nganjuk sekitar pukul 22.30 WIB.

Mengingat besarnya kobaran api, petugas Damkar langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Petugas bersama warga sekitar bahu-membahu menjinakkan api, hingga akhirnya kebakaran berhasil dipadamkan total sekitar dua jam kemudian.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Ardiansyah, saat berada di lokasi menuturkan bahwa rumah dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Pemilik rumah diketahui sedang pergi menghadiri acara pengajian rutin di desa setempat.

“Saat kebakaran rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang menghadiri pengajian rutin,” ujar Ardiansyah.

“Kombinasi material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu serta kencangnya tiupan angin di lokasi membuat api menyebar dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun belasan ekor kambing dan unggas milik korban yang berada di kandang tidak sempat diselamatkan dan mati terpanggang,” tambahnya.

Akibat insiden kebakaran ini, bangunan rumah rata dengan tanah dan kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp75 juta. Sementara itu, penyebab pasti munculnya titik api hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian setempat.

Berita Terkait

Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim
PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo
Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di Depan SPBU Sukomoro
Posbakumadin Nganjuk Tancap Gas! Gelar Monev Juli 2026 demi Perkuat Garda Terdepan Bantuan Hukum Warga
Dua Dekade PPDI, Bupati Marhaen Sebut Perangkat Desa Garda Terdepan Pelayanan Publik Nganjuk
Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 10:09

Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:15

PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:00

Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:41

Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di Depan SPBU Sukomoro

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:51

Posbakumadin Nganjuk Tancap Gas! Gelar Monev Juli 2026 demi Perkuat Garda Terdepan Bantuan Hukum Warga

Berita Terbaru

Berita

Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di Depan SPBU Sukomoro

Sabtu, 11 Jul 2026 - 16:41