Siasat Cerdas Kejari Nganjuk, Berkurban di Ujung Hari Tasyrik Agar Warga Tak Bosan Makan Daging

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menunjukkan kepedulian sosial yang nyata dalam merayakan Hari Raya Idul Adha. Lembaga penegak hukum ini menyembelih total empat ekor hewan kurban, yang terdiri dari 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Uniknya, prosesi penyembelihan ini sengaja dilaksanakan pada hari keempat atau hari terakhir Tasyrik.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya, menjelaskan bahwa seluruh paket daging kurban tersebut disasarkan kepada ratusan warga yang membutuhkan.

“Daging hewan kurban dibagikan untuk 250 orang penerima, terutama warga yang berada di sekitar lingkungan kantor kejaksaan,” ujar Koko Roby Yahya. Sabtu (30/5/2026)

Langkah memilih hari keempat sebagai waktu penyembelihan bukan tanpa alasan. Pihak Kejari Nganjuk memanfaatkan kelonggaran waktu yang diberikan dalam syariat Islam, di mana umat Muslim memiliki waktu selama empat hari untuk melaksanakan penyembelihan kurban, yakni pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Melalui pengaturan jadwal yang cermat ini, Kejari Nganjuk ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Dengan begitu, daging kurban yang diterima warga di hari pertama atau kedua sudah dimanfaatkan (habis), dan sekarang mereka mendapat daging kurban lagi, sehingga tidak mubazir,” tambah Koko Roby.

Bagi keluarga besar Kejari Nganjuk, ibadah kurban tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau ceremonial belaka. Momentum ini menjadi wadah untuk merefleksikan nilai-nilai ketaatan sekaligus memperkuat solidaritas antar sesama.

Koko Roby Yahya menegaskan bahwa ibadah kurban memiliki esensi yang sangat mendalam bagi seluruh pejabat maupun staf di lingkungan Kejari Nganjuk.

“Ibadah kurban adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang berdimensi ganda. Selain bernilai spiritual untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, kurban memberikan dampak nyata bagi pemerataan ekonomi masyarakat dan melatih kepekaan sosial dengan berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Jumat, 18 September 2026 - 15:32

Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru