Bupati dan Bapenda Kabupaten Nganjuk Digugat 3 Pengacara Senior, Pajak BPHTB Dinilai Tidak Ada Dasar Aturan Yang Jelas

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Tiga orang pengacara senior melakukan gugatan secara perdata Citizen Law Suit (CLS) di Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk, kepada Bupati Nganjuk, Marhen Jumadi dan kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nganjuk. Ketiga orang pengacara ini adalah, R Firman Adi SH, G M Raharji Santoso SH dan Bambang Sukoco SH.

Gugatan tersebut terkait pengenaan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yg diberlakukan untuk setiap transaksi jual beli tanah atau bangunan. Penerapan BPHTB selama ini dinilai tidak ada dasar aturan hukum.

“Kami bertiga sebagai warga negara Indonesia mengajukan gugatan secara perdata Citizen Law Suit , demi kepentingan masyarakat umum di Kabupaten Nganjuk, ” Ujar Rahardji Santoso SH, seusai pendaftaran gugatan di PN Nganjuk, Rabu, 22 Oktober.

Dijelaskan oleh Santoso, bahwa gugatan tersebut juga bertujuan untuk melindungi dan membela kepentingan umum (public interest) di Kabupaten Nganjuk. Dijelaskan juga, bahwa Citizen Law Suit adalah mekanisme gugatan perdata yg diajukan oleh warga negara terhadap negara atau pemerintah karena lalai atau tidak menjalankan kewajiban konstitusionalnya dalam memenuhi hak hak warga negara. Sehingga akibatnya merugikan kepentingan umum.

Dijelaskan oleh Santoso, selama ini praktik penetapan nilai transaksi atas obyek pajak dilakukan secara sepihak oleh Bapenda tanpa dasar hukum yg jelas, dengan nilai yg jauh lebih tinggi dari nilai jual obyek pajak (NJOP) maupun transaksi riil. Sehingga kondisi tersebut sangat meresahkan dan memberatkan masyarakat Nganjuk.

Sementara itu, menurut Bambang Sukoco SH, gugatan ini dilakukan karena pihaknya sering menerima keluhan dan pengaduan dari masyarakat yg melakukan transaksi jual beli tanah, bangunan atau warisan. “Mereka itu mengeluh karena besarnya pajak yg harus dibayar, ” Ujar Bambang Sukoco.

Karena gugatan tersebut sudah di daftarkan di PN Ngnjuk, pihaknya siap untuk melakukan persidangan.

“Untuk persidangan kita siap, menunggu jadwal dari pengadilan, ” Ujar Bambang. (*)

Berita Terkait

“Rezeki Itu Tidak Pernah Tertukar”, Pesan Hangat Kang Marhaen Saat Salurkan Bantuan Pangan
Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat
Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan
SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH
Paripurna DPRD Nganjuk, Bupati Marhaen Jawab Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi
DPRD Nganjuk Gelar Paripurna, Pemkab Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:59

“Rezeki Itu Tidak Pernah Tertukar”, Pesan Hangat Kang Marhaen Saat Salurkan Bantuan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31

Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:14

Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:15

SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru