Bupati Nganjuk Raih Penghargaan Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jatim di Peringatan Harkopnas ke-78

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro, KabarNganjuk.com- Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam membangun ekonomi kerakyatan kembali menuai apresiasi. Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, resmi menerima Penghargaan Tokoh Pembina Koperasi dari **Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-78 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Stadion Letjen H. Soedirman, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/7/2025).

Penghargaan bergengsi ini diberikan atas keberhasilan Kang Marhaen dalam mempercepat pembentukan koperasi di wilayahnya, khususnya melalui percepatan penerbitan akta notaris koperasi dengan pembiayaan mandiri yang bersumber dari APBD Kabupaten Nganjuk. Langkah progresif ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan terhadap ekonomi berbasis gotong royong.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Nganjuk dan insan koperasi yang terus bekerja keras mendorong kemandirian ekonomi. Koperasi bukan sekadar lembaga, tapi alat perjuangan menuju kesejahteraan bersama,” ungkap Kang Marhaen usai menerima penghargaan.

Ini bukan pertama kalinya Kang Marhaen mendapat pengakuan atas perannya dalam membina koperasi. Pada tahun 2023 lalu, ia juga dinobatkan sebagai Tokoh Pembina Koperasi Nasional berkat kiprahnya yang aktif dalam mendorong tumbuhnya koperasi modern dan inklusif di daerah.

Gubernur Khofifah dalam sambutannya memuji para kepala daerah yang telah menunjukkan komitmen terhadap program Koperasi Digital Koperasi Merah Putih (KDKMP) sebuah inisiatif strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui transformasi koperasi berbasis digital.

“Koperasi adalah kekuatan ekonomi rakyat. Kepala daerah seperti Bupati Nganjuk telah membuktikan bahwa ketika koperasi didampingi dengan serius, dampaknya sangat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Khofifah.

Puncak peringatan Hari Koperasi ke-78 ini tak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga panggung besar bagi ekonomi rakyat. Rangkaian acara meliputi Expo UMKM dan koperasi, pasar rakyat, sarasehan, serta penandatanganan nota kesepahaman antar-lembaga koperasi. Ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur hadir, membuktikan antusiasme tinggi terhadap kebangkitan koperasi sebagai pilar ekonomi berkelanjutan.

Kang Marhaen menegaskan bahwa gerakan koperasi di Nganjuk tidak akan berhenti pada seremonial semata. Ia berkomitmen untuk terus membina koperasi agar menjadi solusi konkret bagi tantangan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan.

“Kami ingin koperasi menjadi rumah bersama bagi pelaku usaha kecil dan menengah, petani, serta warga yang ingin bangkit secara ekonomi tanpa harus bergantung pada pihak luar,” tutupnya.

Dengan penghargaan ini, Kabupaten Nganjuk semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang serius menata ekonomi berbasis kerakyatan, menjadikan koperasi sebagai motor penggerak kesejahteraan yang inklusif, berkelanjutan, dan mandiri.

( red/ gik)

Berita Terkait

Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan
Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:42

Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Berita Terbaru