Panen Cabai dari Pekarangan, Warga Ngepeh Tuai Manfaat Ekonomi

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., mengapresiasi langkah warga Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, yang memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Selasa (17/6/2025).

Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber bahan pangan bergizi dan nilai tambah ekonomi keluarga.

“Kami mendukung penuh inisiatif masyarakat seperti ini. Selain membantu mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari, kegiatan ini juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” ujar AKBP Henri.

Tanaman cabai yang tumbuh subur di pekarangan rumah warga menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan dapat diterapkan dengan sederhana namun berdampak nyata di tengah masyarakat.

Contohnya kebun cabai milik Ibu Ida, warga RT 04 RW 02 Dusun Ngepeh, yang secara rutin dirawat dan dipantau pertumbuhannya oleh Bhabinkamtibmas Desa Ngepeh, Briptu Asad. Tanaman cabai yang ditanam di lahan sempit sekitar rumahnya kini mulai menghasilkan dan sebagian sudah dijual ke tetangga sekitar.

“Awalnya hanya coba-coba tanam beberapa pohon. Tapi sekarang hasilnya lumayan, bisa untuk kebutuhan dapur sendiri bahkan dijual untuk tambahan belanja,” tutur Ibu Ida.

Pemantauan langsung oleh Bhabinkamtibmas tidak hanya membantu memastikan keberhasilan program, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di tingkat desa, termasuk dengan mengupayakan ketersediaan bibit agar semakin banyak warga yang bisa menanam di pekarangan masing-masing.

Dengan keterlibatan semua pihak, mulai dari warga, pemerintah desa, hingga aparat kepolisian, diharapkan program ketahanan pangan ini terus berkembang dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Kabupaten Nganjuk.(acha)

Berita Terkait

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka
81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian
Polres Nganjuk Amankan Dua Pengedar Narkoba Antar Daerah, Sita Ratusan Ribu Pil Dobel L dan Sabu
Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:36

Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari

Senin, 6 Juli 2026 - 11:33

Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:56

Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka

Berita Terbaru