Diduga Pertalite Tercampur Air di SPBU Pace Nganjuk, Warga Alami Kerusakan Kendaraan

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Sejumlah warga di Nganjuk mengeluhkan kualitas bahan bakar jenis Pertalite yang dijual di SPBU Desa Pacekulon Kecamatan Pace. Mereka menduga bahan bakar tersebut tercampur air, sehingga menyebabkan kerusakan pada kendaraan mereka.

Melalui unggahan vidio, seorang warga yang menjadi korban menceritakan bahwa setelah mengisi Pertalite di SPBU tersebut, kendaraannya mengalami gangguan hingga harus dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. Pemeriksaan bengkel kemudian mengungkap adanya air dalam bahan bakar yang digunakan.

Keluhan serupa juga datang dari beberapa warga lainnya, yang merasa dirugikan karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan kendaraan. Dalam unggahan vidio tersebut, warga-warga yang terdampak pun telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Pace untuk mendapatkan tindak lanjut dan keadilan.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Anti Korupsi dan Ketidakadilan (GAKK) Dewan Pimpinan Daerah Nganjuk, Sumarno, mengatakan pihaknya segera melakukan klarifikasi ke SPBU Pace pada 21 Mei 2025. Dari klarifikasi tersebut, SPBU mengakui bahwa telah terjadi kebocoran air pada tangki tandon yang menyebabkan bahan bakar Pertalite tercemar.

“SPBU telah memberikan ganti rugi kepada dua pemilik kendaraan yang terdampak, masing-masing senilai Rp4.500.000 dan Rp32.000.000,” ujar Sumarno saat ditemui di kediamannya pada 30 Mei 2025.

Sumarno juga menegaskan bahwa kejadian ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya mengenai hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan.

“Meski sudah ada ganti rugi, kami mendesak agar kasus ini ditindaklanjuti secara serius agar menjadi efek jera dan tidak terulang di SPBU lain,” tegasnya.

LSM GAKK juga meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi mendalam guna memastikan bahwa SPBU Pace memenuhi standar kualitas dan keamanan bahan bakar sesuai ketentuan.

( Red )

Berita Terkait

Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa
Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang
Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?
Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila
Terekam CCTV Pencurian Gabah Warga di Nganjuk
Pasokan Air Irigasi Menurun, Petani di Nganjuk Terancam Gagal Panen
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kang Marhaen Ajak Generasi Muda Teruskan Api Perjuangan
SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 Segera Dibuka, 100 Persen Beasiswa

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:24

Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:22

Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:27

Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:05

Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:44

Pasokan Air Irigasi Menurun, Petani di Nganjuk Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru