Diduga Dirampas, Warga Wilangan Lapor ke Polisi Usai Kendaraan Disita Paksa

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Dua warga Desa Ngudukan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yakni Sundono dan Joko Santoso, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Nganjuk. Didampingi kuasa hukumnya, mereka melaporkan dugaan perampasan kendaraan Mitsubishi L300 Pick-Up oleh sekelompok orang tak dikenal.

Kejadian bermula saat Sundono hendak mengantar orang tuanya untuk kontrol kesehatan ke RS Bhayangkara Nganjuk. Karena tidak memiliki kendaraan pribadi, ia meminjam mobil milik tetangganya. Namun, dalam perjalanan, ia dihentikan oleh tiga orang yang mengklaim bahwa kendaraan yang dikendarainya bermasalah.

Setelah dihentikan, Sundono kemudian dibawa ke sebuah rumah di wilayah Kelurahan Kauman, Kota Nganjuk. Di sana, ia diminta untuk menandatangani sebuah dokumen, dan akhirnya kendaraan tersebut disita oleh ketiga orang yang tidak dikenalnya.

Kuasa hukum pelapor, Mohamad Farid Fauzi, menjelaskan bahwa mobil yang dirampas tersebut bukanlah milik kliennya. Menurutnya, apabila ada permasalahan terkait kendaraan, pihak yang bersangkutan seharusnya mendatangi langsung pemilik mobil untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

Diketahui, pemilik kendaraan telah melakukan pembayaran angsuran sebanyak 28 kali. Namun, karena suatu hal, terdapat empat angsuran yang belum terbayar. Kendati demikian, tindakan perampasan ini dinilai tidak sesuai prosedur.

Atas kejadian tersebut, Sundono dan Joko Santoso akhirnya melaporkan dugaan perampasan ini ke Polres Nganjuk. Sementara itu, pihak kepolisian meminta agar pelaporan dilakukan langsung oleh pemilik kendaraan, sedangkan Sundono dan Joko Santoso akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus ini.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Berita Terkait

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Berita Terbaru