Warga Babadan Kecamatan Pace Merasa Mediasi dengan PT. Solusi Pangan Sejahtera Belum Ada Titik Temu

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com  – Puluhan warga Desa Babadan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, melakukan aksi mediasi bersama perwakilan pihak pabrik PT. Solusi Pangan Sejahtera (SPS) di Balai Desa Babadan, pada Rabu (15/5/2024).

Acara mediasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Polres Nganjuk, Lurah Babadan, Camat Pace, perwakilan Pabrik SPS yaitu Nikolas, dan warga.

Perlu diketahui bahwa PT. Solusi Pangan Sejahtera (SPS) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan rumput laut. Perusahaan ini beroperasi di Desa Babadan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk.

Mediasi ini bertujuan untuk bernegosiasi dengan pihak pabrik guna mencari solusi titik terang dari pihak pabrik.

Adapun tuntutan warga ada tiga, yakni:
1. Analisis Dampak Lingkungan (Amdal)
2. Perekrutan SDM atau pekerja lokal
3. Kompensasi

Hasil dari mediasi tersebut belum menemukan titik temu:
– Untuk Amdal, akan dilakukan tes dan menunggu hasil tes dari Dinas Lingkungan Hidup.
– Terkait SDM dan tenaga kerja, akan mengikuti aturan perusahaan yang ada.
– Kompensasi akan dibahas pada mediasi berikutnya antara pihak pabrik dan warga agar mencapai kesepakatan bersama.

Pada mediasi mendatang, pihak pabrik akan menunjukkan surat izin pabrik kepada warga.

Noordian Putro Utomo, selaku Camat Pace menekankan pentingnya mempercepat komunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, komunikasi ini harus dilakukan secepat mungkin karena hasil dari pengujian Amdal membutuhkan waktu dan proses yang cukup lama.

Sandim, Perwakilan warga Desa Babadan, mengatakan bahwa hasil mediasi belum mencapai kesepakatan penuh. Menurutnya, perizinan dan pengelolaan limbah belum menemukan titik temu yang dapat dipaparkan kepada warga dan belum bisa dipertanggungjawabkan.

“Hasil mediasi belum ada kesepakatan penuh. Perizinan dan pengelolaan limbah belum ada titik temu yang bisa dipaparkan kepada warga dan belum bisa dipertanggungjawabkan. Jadi, untuk pengelolaan limbah sendiri, saya kira itu belum sesuai dengan SOP yang berlaku,” Jelas Eko.

Sementara itu, Lurah Babadan, Mansur, mengatakan bahwa mediasi ini dilakukan karena warga sekitar pabrik belum menerima pemberitahuan terkait operasional pabrik tersebut.

“Warga meminta mediasi untuk kejelasan terkait izin dan hal-hal lainnya mengenai Pabrik SPS, karena pabrik sudah beroperasi tanpa ada pemberitahuan ke lingkungan maupun ke desa,” jelas Mansur.

Selanjutnya, saat ditemui di lokasi, Nikolas Saputro, selaku komisaris PT Solusi Pangan Sejahtera (SPS), menyatakan, “Ini baru tahap awal mediasi. Pasti akan ada mediasi lanjutan untuk menyelesaikan masalah. Hasil mediasi akan dinilai oleh dinas terkait,” Ujarnya.

(Sov)

Berita Terkait

Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan
Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk
Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako
Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi
Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Bahas Perubahan Susunan Keanggotaan AKD
Musrenbang RKPD 2027 Di Kabupaten Nganjuk, Tampung 3687 Usulan Dari Berbagai Bidang
Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk
Pelaku Pencurian Laptop di Prambon Diamankan Polisi Setelah Korban Pergoki Aksinya

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:20

Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:04

Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:39

Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:49

Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:20

Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Bahas Perubahan Susunan Keanggotaan AKD

Berita Terbaru