Diduga Gelapkan Sejumlah Uang Ratusan Juta dan Barang, Oknum Pengusaha Catering Di RS Bhayangkara Di Laporkan

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Nganjuk, JendelaDesa.com- Diduga merasa dirugikan dan tertipu uang ratusan juta, pengusaha sembako asal Desa Waung Kecamatan Baron bersama 4 rekamnya, sekira pukul 10. 00 Wib mendatangi Mapolres Nganjuk, untuk melaporkan oknum pengusaha ketering di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, yang diketahui beralamat di Kecamatan Patianrowo ( 11/5/2024).

Sebut saja MM ( 53 ) pengusaha sembako ( toko ) yang beralamatkan Desa Waung Kecamatan Baron, bersama 3 rekannya sekira pukul 10. 00 Wib mendatangi SPKT Polres Nganjuk, untuk melaporkan CT ( inisial ) yang menurut MM ( 53 ), CT adalah pengusaha ketering di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, dengan dugaan penggelapan barang dan penipuan uang miliknya senilai ratusan juta rupiah.

” Tadi kita bikin laporan ke Polres Nganjuk tapi tidak diterima, karena sudah pelaporan ke Polsek Polsek Baron, dan laporan saya di Polsek Baron sudah Satu Setengah Bulan tidak ada respon, makanya saya ke Polres Nganjuk ” ujar pelapor yang berinisial MM ( 53 ) warga Desa Waung.

Screenshot

Ditanya terkait kedatangannya ke Polres Nganjuk usai pelaporan, MM ( 53 ) menjelaskan ke awak media, bahwa pelaporan ini adalah terkait utang piutang dengan CT yang punya ketering di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk ” jelasnya.

” Kronologinya seperti ini, pengambilan barang ke saya tidak dibayar, juga uang saya yang buka tender juga belum di bayar, uang juga, 95 juta sama 85 juta, 40 juta dan sudah dikasih saya 20 juta, terus mengambil sembako 4 kali pengambilan tidak di bayar ” ungkapnya.

Lebih lanjut lanjut disampaikannya, bahwa dirinya sering menagih ke rumahnya CT, tetapi tidak dibayar, bahkan rumahnya sering di gembok – gembok terus, itu ternyata selain saya juga banyak yang di utangi, ternyata utangnya itu banyak kemana – mana.

” Saya tahu, karena saya sudah mendatangi semua orang – orang yang ada sangkutannya sama dia, pokoknya banyak, ada yang 15 juta, 20 juta, 7 juta, 12 juta ” ucapnya.

” Saya berharap kasus ini cepat selesai dan bisa diproses secepatnya, karena korban – korbannya sudah banyak yang mengadu sama saya, dan mereka sudah memberi keterangan satu persatu, itu kira – kira ada 7 – 8 orang, dang semua akan berniat melaporkan semua ” pungkasnya.

Selanjutnya pihak Polres Nganjuk menyarankan agar menunggu pelimpahan dari Polsek Baron terlebih dahulu.

( gik )

Berita Terkait

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik
Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Sabtu, 11 April 2026 - 09:15

Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda

Sabtu, 11 April 2026 - 09:00

Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri

Sabtu, 11 April 2026 - 08:45

Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terbaru