FPMN Menuntut Dinas PMD Agar Menegakkan Hukum Yang Benar-Benar Di Tegakkan Terkait APBDes Ngepung

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Meski di Bulan Ramadhan, menginjak hari ke dua menjalankan ibadah Puasa, tak mengurungkan niat ratusan warga, tergabung dalam Forum Peduli Masyarkat Ngepung ( FPMN ) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD ) Kabupaten Nganjuk, menuntut agar PMD memberikan penjelasan tahapan pencairan Dana Desa yang diperuntukan kepada Desa Ngepung pada Tahun 2023 dan total keseluruhannya ( 13/3/2024).

Forum Peduli Masyarakat Ngepung ( FPMN ) yang di Ketuai Suyadi, bersama ratusan warga ngepung tergabung dalam FPMN, mendatangi Kantor PMD Kabupaten Nganjuk, menyampaikan orasinya sebelum memasuki ruangan untuk bertemu langsung dengan Kepala PMD Kabupaten Nganjuk.

Dalam orasinya, beberapa anggota FPMN mengatakan bahwa terkait Dana Desa Ngepung ada 11 titik pembangunan yang diduga belum dikerjakan, dan FPMN berani adu argumentasi, dan di harapkan transparan mengunakan Dana Desa, dan Pemerintah Nganjuk seharusnya ikut mengawal terkait pembangunan Dana Desa ” ujarnya.

Sedangkan Suyadi selaku Ketua Forum Peduli Masyarakat Ngepung ( FPMN ), dalam orasinya menyampaikan bahwa menanyakan terkait jumlah dana desa yang cair di Desa Ngepung, dulu pernah dipertanyakan, dan PMD menjawab bahwa itu untuk menyelamatkan uang Negara, dan di Desa Ngepung pembangunan di 11 titik Tahun 2023 beberapa baru dikerjakan hari ini, dan PMD yang sekarang harus punya PR ” jelasnya.

Lebih lanjut di sampaikan Suyadi, menuntut PMD untuk bertanggungjawab atas kewenangannya, karena diduga ada permainan, ahkirnya berani bertindak menyuarakan terkait adanya dana Desa Ngepung.

” Agar menegakkan hukum yang benar – benar di tegakkan, termasuk PMD adalah pengayom para koruptor di Nganjuk, terkait desa Ngepung, anggaran 2019 belum terselesaikan, yaitu saluran air, kami hanya minta data tentang dana Desa Ngepung ( tahapannya ), nanti dengan dasar itu kita pulang dengan senang ” katanya saat orasi.

( gik)

Berita Terkait

Diduga Selingkuh, Oknum Polisi dan ASN di Nganjuk Digerebek Keluarga
Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pasutri Residivis Asal Kediri Ditangkap di Nganjuk
Dua PNS Terjaring Razia Satpol PP Saat Jam Kerja WFH di Nganjuk
Ratusan Kader NasDem Nganjuk Gelar Aksi Damai, Tuntut Tempo Minta Maaf Terbuka
Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemkab Nganjuk Jamin Kemudahan Investasi
Menikmati Kuliner Khas Nganjuk Asem-Asem Kambing Empuk dan Menggugah Selera
Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan
Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09

Diduga Selingkuh, Oknum Polisi dan ASN di Nganjuk Digerebek Keluarga

Sabtu, 18 April 2026 - 08:44

Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pasutri Residivis Asal Kediri Ditangkap di Nganjuk

Kamis, 16 April 2026 - 09:02

Dua PNS Terjaring Razia Satpol PP Saat Jam Kerja WFH di Nganjuk

Rabu, 15 April 2026 - 13:52

Ratusan Kader NasDem Nganjuk Gelar Aksi Damai, Tuntut Tempo Minta Maaf Terbuka

Rabu, 15 April 2026 - 13:22

Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemkab Nganjuk Jamin Kemudahan Investasi

Berita Terbaru