Terkait Polemik Pagar Taman Karang Werda, Temukan Solusi Lewat Mediasi

Jumat, 15 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Pembangunan Taman oleh Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Nganjuk, sebagai salah satu Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati ( KEHATI ) yang direncanakan sebagai Taman Karang Werda yang ada di Kelurahan Kartoharjo Kecamatan Nganjuk, yang sempat menimbulkan berbagai polemik warga, akhirnya pada hari ini, segala polemik dari beberapa warga tersebut mencapai kesepakatan, setelah diadakan mediasi dan sidak ke lokasi pembangunan ( 14/12/2023).

 

Setelah beberapa jam melakukan mediasi di Balai Kelurahan Kartoharjo, yang dihadiri dari beberapa warga terdampak, Kadis DLH Subani, Camat Nganjuk Hari Moektiono, Kepala Kelurahan Kartoharjo, Kapolsek beserta Danramil Nganjuk, juga Dinas terkait, terkait keluhan/ polemik warga, dengan adanya pembangunan Taman sebagai Taman Karang Werda, mencapai kesepakatan.

Saat sidaknya di lokasi pembangunan, Subani selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa ini adalah pembuatan Taman Werda, dan filosofinya menjuarai tingkat Jawa Timur, dan penyelesaian permasalahan jalan tembus bagi warga, dan Alhamdulillah hari ini sudah tuntas, dengan pembongkaran beberapa bangunan, yang dikarenakan dari pihak Desa, jalan akan dibangun pavingisasi, dan untuk warga sendiri sebenarnya tidak ada keluhan, cuma aset daerah tidak boleh di pagar ” jelas Subani.

” Dan demi keindahan Taman, itu harus dipagar, yang nantinya bisa dinikmati oleh masyarkat, dan kita sebelumnya sudah melakukan bahwa sering kali mengadakan sosialisasi, juga dihadiri warga maupun RT, RW, untuk mencari solusi bagaimana jalan tembus ini dengan lebar 3 meter untuk masyarakat ” lanjutnya.

Lebih lanjut disampaikan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, ” memang ada beberapa warga menyewa aset Pemda ini untuk parkir, dan pembangunan ini nantinya ada perubahan Rap pagar untuk disesuaikan, dan mudah – mudahan berjalan lancar, aman dan barokah ” harapnya.

Sedangkan Suprawondo selaku pemilih bangunan yang sudah mendirikan bangunan rumah di tanah aset milik Pemda mengatakan bahwa, dirinya sudah mendirikan bangunan itu sejak Tahun 2010, dirinya juga mengetahui bahwa itu adalah tanah milik Pemerintah, yang penting saya bisa keluar masuk kendaraan saya ” ucapnya.

” Kalau dibilang ada keluhan, semua warga disini ada keluhan, karena wakti mendirikan pagar atau tembok, ini tanpa ada pemberitahuan, dan ini kemarin sempat debat, tetapi akhirnya menemukan solusi, karena kami menggunakan tanah aset Negara, atau tanda kutip iti sewa, dan kami tidak pernah protes, karena kami tahu itu milik Negara ” pungkasnya.

( red)

Berita Terkait

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan
Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban
Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen
Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia
Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi
Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan
Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata
Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:09

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:12

Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban

Selasa, 8 September 2026 - 20:25

Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia

Selasa, 8 September 2026 - 16:42

Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi

Selasa, 8 September 2026 - 08:38

Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan

Berita Terbaru

Peristiwa

Ban Meletus, Truk Bermuatan Karton Terguling di Nganjuk

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:46