Guru Honorer K-1 Minta Perhatian Menkopolhukam Mahfud MD

Sabtu, 16 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Guru Honorer K-1 mendatangi pendopo KRT Sosro Koesoemo untuk meminta perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Ham Mahfud MD dan berniat bentangkan sepanduk dengan tulisan ” Kami Honorer K1 Sudah Menang PK Di Makamah Agung, Mohon Perhatiannya Pak Mahfud ” , dengan harapan dibaca, terpaksa harus berurusan dengan pihak Keamanan, yang pasalnya menurut keterangan Yulis, aksinya itu diduga akan melakukan demo ( 15/9/2023).

Menurut keterangan Yulis Setyorini salah satu Guru di SMKN 1 Bagor yang bersama rekan – rekannya menunggu Pak Menteri keluar dari Pendopo Pemkab Nganjuk, menjelaskan bahwa niatnya hanya ingin menyampaikan aspirasinya kepada Pak Mahfud MD, dan dirinya adalah perwakilan dari honorer K1 Kabupaten Nganjuk ” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Yulis ” bahwa kita sudah menempuh jalur hukum melalui Makamah Agung ( MA), dan kita kemarin sudah menang PK di MA Jakarta, kita berproses lama dan menang, kita sampai detik ini belum dikasih hak kita, dan hak kita itu sebenarnya sudah diakui untuk menjadi CPNS, ahkirnya kita menempuh ke jalur hukum sampai kita tempuh di Pengadilan Tertinggi di Negeri ini ” jelasnya.

” Jadi kita sudah ke MA, dan itu kita menang sudah dinyatakan ikrah, dan kami ini mewakili teman – teman, sebenarnya pingin minta atensi dari Pak Mahfud saja, dan kami tidak punya maksud untuk berdemo atau apa – apa, hanya minta bener kami tadi bisa dibaca beliaunya, siapa tahu ada arahan ” harap Yulis.

” Yang mengajukan PK itu ada 131, tapi kami membawa aspirasi teman – teman semua di Kabupaten Nganjuk, belum sempat dibaca karena Pak Mahfud masih di dalam, keburu diambil sama Pak Polisi, tadi dari arah lain, dan langsung diminta, mungkin dikira mau bikin kericuhan ” ujar Yulis.

” Kami tidak seperti itu, niat kami, agar kami benar – benar diperhatikan, itu saya tidak lebih, ” tidak boleh sepanduk ini, harusnya ada koordinasi dulu dengan pihak – pihak terkait, misalnya ke Kepolisian atau ke Dinas Pendidikan ” kata Yulis menirukan perkataan Petugas Keamanan.

” Meskipun aksi kami sempat digagalkan Petugas Keamanan, tapi dengan percobaan kedua ini, dan dibantu kehadiran rekan – rekan media, diharapkan bisa didengar dan dilihat oleh Pak Jokowi sebagai Pemangku Kebijakan, agar kiranya bisa menanggapi keluhan kami ” pungkas Yulis.

(red)

Berita Terkait

Apes! Berulang Kali Curi Kambing, Pria Asal Kediri Akhirnya Ditangkap Warga dan Polisi
SMP Negeri 1 Nganjuk Gelar MPLS dan Program Back to School, Bekali Siswa dengan Karakter
Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim
PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo
Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak
Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di Depan SPBU Sukomoro
Ritual Jamasan Pusaka di Lereng Ngetos Nganjuk, Merawat Tradisi Sekaligus Mensucikan Diri
Posbakumadin Nganjuk Tancap Gas! Gelar Monev Juli 2026 demi Perkuat Garda Terdepan Bantuan Hukum Warga

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:02

Apes! Berulang Kali Curi Kambing, Pria Asal Kediri Akhirnya Ditangkap Warga dan Polisi

Senin, 13 Juli 2026 - 14:41

SMP Negeri 1 Nganjuk Gelar MPLS dan Program Back to School, Bekali Siswa dengan Karakter

Senin, 13 Juli 2026 - 10:09

Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:15

PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:00

Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak

Berita Terbaru