Jokhanan Kristiyono, Visualisasi jadi Cara Agar Data Mudah Dipahami

Rabu, 12 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, KabarNganjuk.com– Pemuatan data dengan cara memvisualisasi data bila disajikan secara tepat, akan lebih mudah dipahami. Data yang tepat memungkinkan pemangku kepentingan dapat mengambil keputusan dengan cepat.

 

Hal ini disampaikan Jokhanan Kristiyono, salah satu instruktur Media Data Science di program Talent Scouting Academy (TSA) dengan topik Data Visualization, dalam pelatihan daring mahasiswa semester akhir STIKOSA-AWS Selasa malam (11/10/2022).

 

“Teknologi informasi dan komunikasi melalui jejaring berbasis internet, mengalami perubahan yang sangat cepat, salah satunya berupa transformasi data yang divisualisasikan. Baik berupa infografis atau histogram yang menarik sehingga mudah dipahami oleh netizen”, papar Jokhanan, yang sehari-harinya menjabat Wakil Ketua Bidang Akademik STIKOSA-AWS.

Dalam dunia bisnis, setiap perusahaan memiliki data yang perlu dianalisis. Namun data yang dianalisis belum cukup untuk menjelaskan kepada orang lain maksud dari data tersebut. Visualisasi menjadi cara agar data lebih mudah dalam dipahami.

 

Terkait dengan penyajian informasi dan pemberitaan, salah satu cara untuk mendeteksi bahwa info, data, dan sumber yang diberitakan media digital itu mengandung unsur hoaks atau tidak, dapat dilakukan melalui jurnalisme data. Dengan jurnalisme data, sebuah berita lebih diperkuat dengan tampilan infografis berisi visualiasi angka atau data statistik yang relevan.

 

Visualisasi data membantu data ditampilkan dalam bentuk yang lebih mudah dipahami seperti grafik, diagram, histogram, dan sebagainya. Visualisasi data adalah senjata dalam menyajikan suatu cerita atau masalah. Dengan merancang visualisasi yang menarik, netuzen dapat memahami narasi menggunakan cara yang sederhana, tanpa dibebani deretan angka yang memusingkan.

 

Data Visualization atau visualisasi data, merupakan bagian dari modul Media Data Science sebuah program TSA (Talent Scouting Academy),kerjasama antara Kementerian Kominfo RI dengan STIKOSA-AWS, yang bertujuan memberi bekal agar mahasiswa makin cakap digital dalam memahami visualisasi data. Pelatihan TSA diimplementasikan melalui skema perkuliahan yang setara dengan 20 SKS selama satu semester.

 

Terdapat 10 dosen STIKOSA-AWS terlibat sebagai Instruktur, dari 15 instruktur TSA yang ditunjuk Kementerian Kominfo. Yaitu antara lain Meithiana Indrasari, yang juga Ketua STIKOSA AWS, Jokhanan Kristiyono, Suprihatin, Dwi Prasetyo, Eko Pamuji, Zainal Arifin Emka, Wibawanti Ratna Amina, Ratna Puspita Sari, Riesta Ayu Oktarina, Moch. Arkansyah, dan Adhi Prasnowo.

 

Selain itu tim pengajar juga datang dari mitra Kementerian Kominfo dan STIKOSA-AWS, diantaranya Bagus Winarko, Putri Pradnyawidya Sari, Maulina Jayantina, Muhajir Shultonul Azis, dan Astrid Puspita Sari. (Hms).

Berita Terkait

Menikmati Kuliner Khas Nganjuk Asem-Asem Kambing Empuk dan Menggugah Selera
Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan
Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:16

Menikmati Kuliner Khas Nganjuk Asem-Asem Kambing Empuk dan Menggugah Selera

Rabu, 15 April 2026 - 08:42

Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Berita Terbaru