MALANG, KabarNganjuk.com – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, memberikan pendampingan trauma healing kepada AKE (12), seorang anak perempuan yang kehilangan seluruh keluarganya akibat bunuh diri di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (12/12/2023) lalu.
Kunjungan pendampingan dilakukan oleh tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang ke rumah keluarga AKE pada Rabu (13/12/2023).
Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, mengatakan tujuan kunjungan tersebut adalah memastikan kondisi anak dan memberikan pendampingan psikologis.
Hal itu dilakukan dalam rangka membantu pemulihan dari dampak peristiwa tragis yang menimpa keluarganya.
Pendampingan tersebut,lanjut Ipda Adnan dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang.
“Kami melakukan pendampingan bersama Pemkab Malang, untuk memastikan kondisi ananda sebagai pemulihan psikologis dampak dari peristiwa bunuh diri yang dilakukan seluruh keluarganya,” kata Ipda Adnan saat dikonfirmasi di Polres Malang, Kamis (14/12).
Dalam kunjungan tersebut, tim trauma healing dari Polres Malang memberikan motivasi moral kepada AKE agar dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya.
Mereka juga memberikan bantuan dari Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, berupa perlengkapan sekolah, seperti seragam, sepatu, dan tas sekolah, serta membawa makanan kesukaan AKE.
Ipda Adnan menegaskan bahwa penyembuhan trauma psikologis pada anak-anak memerlukan waktu dan perhatian yang intensif.
Oleh karena itu, Polres Malang berkomitmen untuk melakukan pendampingan secara berkala, bekerja sama dengan Pemkab Malang dan pihak terkait, guna memulihkan kondisi psikologis AKE.
“Pendampingan akan dilakukan secara berkala bersama Pemkab Malang dan pihak terkait, untuk memulihkan kondisi psikologis bagi ananda,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada Selasa (12/12/2023), satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak, ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri.
Dugaan sementara peristiwa tersebut terjadi berkaitan dengan permasalahan ekonomi.
Polres Malang berharap upaya pendampingan ini dapat membantu AKE dalam mengatasi trauma dan melanjutkan kehidupannya dengan lebih baik. (*)
BLITAR, KabarNganjuk.com – Kembali memperlihatkan komitmen terhadap ketahanan pangan, Kapolres Blitar, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, S.I.K, bersama Wakapolres dan Pejabat Utama Polres Blitar melaksanakan panen kedua jagung swasembada.
Jagung hasil panen ini akan didistribusikan kepada anggota Polres dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Kegiatan panen jagung ini bukan hanya sekadar tindakan rutin, melainkan sebagai wujud nyata dari komitmen Polres Blitar dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada di wilayah hukumnya.
Kapolres Blitar menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi anggota Polres tetapi juga untuk masyarakat sekitar.
“Kami berharap, dengan berbagai upaya seperti panen jagung ini, Polres Blitar dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah ini,” kata AKBP Anhar Arlia Rangkuti.
Panen jagung ini tidak hanya melibatkan jajaran Polres Blitar, tetapi juga menjadi momen kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat.
Bagian dari jagung yang dipanen akan didistribusikan secara langsung kepada anggota Polres Blitar serta diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan.
Wakapolres Blitar dan PJU Polres Blitar turut serta aktif dalam kegiatan ini, menunjukkan sinergi dan semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan semangat positif, bahwa setiap pihak memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat,” ungkap AKBP Anhar.
Dengan kegiatan panen jagung ini, Polres Blitar terus menunjukkan peran aktifnya dalam memberikan dampak positif bagi masyarakatnya, serta berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada di tingkat lokal. (*)
KabarNganjuk.com- Pembangunan Taman oleh Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Nganjuk, sebagai salah satu Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati ( KEHATI ) yang direncanakan sebagai Taman Karang Werda yang ada di Kelurahan Kartoharjo Kecamatan Nganjuk, yang sempat menimbulkan berbagai polemik warga, akhirnya pada hari ini, segala polemik dari beberapa warga tersebut mencapai kesepakatan, setelah diadakan mediasi dan sidak ke lokasi pembangunan ( 14/12/2023).
Setelah beberapa jam melakukan mediasi di Balai Kelurahan Kartoharjo, yang dihadiri dari beberapa warga terdampak, Kadis DLH Subani, Camat Nganjuk Hari Moektiono, Kepala Kelurahan Kartoharjo, Kapolsek beserta Danramil Nganjuk, juga Dinas terkait, terkait keluhan/ polemik warga, dengan adanya pembangunan Taman sebagai Taman Karang Werda, mencapai kesepakatan.
Saat sidaknya di lokasi pembangunan, Subani selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa ini adalah pembuatan Taman Werda, dan filosofinya menjuarai tingkat Jawa Timur, dan penyelesaian permasalahan jalan tembus bagi warga, dan Alhamdulillah hari ini sudah tuntas, dengan pembongkaran beberapa bangunan, yang dikarenakan dari pihak Desa, jalan akan dibangun pavingisasi, dan untuk warga sendiri sebenarnya tidak ada keluhan, cuma aset daerah tidak boleh di pagar ” jelas Subani.
” Dan demi keindahan Taman, itu harus dipagar, yang nantinya bisa dinikmati oleh masyarkat, dan kita sebelumnya sudah melakukan bahwa sering kali mengadakan sosialisasi, juga dihadiri warga maupun RT, RW, untuk mencari solusi bagaimana jalan tembus ini dengan lebar 3 meter untuk masyarakat ” lanjutnya.
Lebih lanjut disampaikan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, ” memang ada beberapa warga menyewa aset Pemda ini untuk parkir, dan pembangunan ini nantinya ada perubahan Rap pagar untuk disesuaikan, dan mudah – mudahan berjalan lancar, aman dan barokah ” harapnya.
Sedangkan Suprawondo selaku pemilih bangunan yang sudah mendirikan bangunan rumah di tanah aset milik Pemda mengatakan bahwa, dirinya sudah mendirikan bangunan itu sejak Tahun 2010, dirinya juga mengetahui bahwa itu adalah tanah milik Pemerintah, yang penting saya bisa keluar masuk kendaraan saya ” ucapnya.
” Kalau dibilang ada keluhan, semua warga disini ada keluhan, karena wakti mendirikan pagar atau tembok, ini tanpa ada pemberitahuan, dan ini kemarin sempat debat, tetapi akhirnya menemukan solusi, karena kami menggunakan tanah aset Negara, atau tanda kutip iti sewa, dan kami tidak pernah protes, karena kami tahu itu milik Negara ” pungkasnya.
KabarNganjuk.com – Ajakan tersebut digaungkan Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., dalam acara pengarahan anggota Bhayangkari Cabang Nganjuk yang dilaksanakan di Aula Polres Nganjuk, Kamis (14/12/2023).
AKBP Muhammad menerangkan sikap netral dalam Pemilu 2024 mutlak harus dipatuhi oleh seluruh anggota Polri dan telah diatur dalam undang-undang. Selain itu, dalam etika kenegaraan juga dilarang menjadi pengurus partai, memilih dan dipilih serta dilarang terlibat dalam politik praktis.
“Untuk itu saya berharap agar seluruh anggota Bhayangkari Cabang Nganjuk dapat mendukung suami yang merupakan anggota Polri untuk tetap menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Netralitas ini sangat penting guna menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Kapolres Nganjuk.
Senada dengan Kapolres, Nyonya Anggun Muhammad, Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk menyampaikan bahwa Bhayangkari bukan hanya sekadar istri dari anggota Polri, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar terutama dalam memberikan dukungan moril dan semangat kepada suami-suami mereka.
“Saya mengajak Bhayangkari untuk ikut aktif dalam memberikan pemahaman kepada suami-suami kita agar tetap menjaga netralitas, tidak terlibat dalam politik praktis, dan fokus pada tugas-tugas negara yang telah dipercayakan kepada mereka,” tambahnya.
Beliau juga berharap, agar para Bhayangkari tidak menjadi sumber masalah bagi para suami dengan mempertontonkan dukungan kepada calon tertentu di tengah-tengah kegiatan sosial atau publik secara langsung maupun melalui media sosial, tidak menampilkan simbol-simbol yang bertendensi politik meskipun tetap miliki hak memilih dan dipilih.
Nyonya Anggun menekankan pentingnya pendidikan politik bagi anggota Bhayangkari untuk dapat memahami dengan baik prinsip-prinsip netralitas dan menjauhkan diri dari konflik politik, menjaga keseimbangan antara mendukung suami agar tetap berada di jalur netralitas. (*)
KabarNganjuk.com-Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Nganjuk Kompol Mustijat Priyambodo, S.I.K., M.H., memimpin pelaksanaan pemeriksaan senjata api dan amunisi, kegiatan dilaksanakan di depan kantor Sipropam Polres Nganjuk, Kamis (14/12/2023).
Pemeriksaan senjata api khusus laras pendek Revolver dan pistol beserta amunisi yang dipinjam pakai oleh personel Polres Nganjuk dan Polsek jajaran Polres Nganjuk, dilakukan secara teliti dari kebersihan dan kelengkapan surat ijin pemegang senpi.
Kompol Mustijat menyebut, kegiatan yang dilakukan secara berkala ini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan kedisiplinan personelnya dalam menggunakan senjata api. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap senjata yang digunakan oleh personel Polres Nganjuk telah memenuhi standar keamanan dan perijinan yang ditetapkan.
“ Pemeriksaan senjata api organik dan amunisi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya kontrol dan pengamanan internal Polres Nganjuk. Kami ingin memastikan bahwa senjata api selalu dalam kondisi baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kompol Mustijat.
Senada dengan hal tersebut, AKP Imam Susanto, (Kasipropam Polres Nganjuk) mengatakan keberadaan senjata organik Polri dan amunisinya perlu diawasi dengan ketat. Kegiatan pemeriksaan senjata api ini juga menjadi ajang edukasi bagi personel terkait tata cara penggunaan dan pemeliharaan.
Dengan dilakukannya pemeriksaan senjata api dan amunisi secara berkala, diharapkan dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Polres Nganjuk menjunjung tinggi standar keamanan dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugasnya.
“Semua dalam keadaan baik, surat-suratnya juga lengkap, untuk senpi yang terlihat kurang bersih kami lakukan tindakan fisik kepada personel pemegangnya dan dibersihkan ditempat,” pungkas AKP Imam. (*)
KOTA MALANG, KabarNganjuk.com – Dalam rangka menekan peredaran gelap narkoba di lingkungan Pelajar di Jawa Timur, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim didukung oleh satuan kerja lainnya mengelar road show bertajuk “Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba,” pada Rabu (13/12).
Kegiatan yang digelar di Gedung Universitas Negeri Malang ini dihadiri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur.
Tujuannya kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan dan membangun sinergitas dalam memberantas peredaran narkoba, dilingkungan sekolah.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan beberapa penekanan, diantaranya Polda Jatim akan berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran narkoba di Jawa Timur.
“Kami akan terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, dan lembaga non-pemerintah, bersama-sama menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman penyalahgunaan Narkoba,” tegas Irjen Pol Imam Sugianto.
Selain itu, peran aktif masyarakat untuk perang melawan narkoba bukanlah tugas yang bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba,”tambah Irjen Imam.
Peran Masyarakat yang dimaksud oleh Kapolda Jatim adalah dengan memberikan informasi kepada kepolisian, mendukung program-program pencegahan, serta menjaga lingkungan agar tetap bersih dari peredaran narkoba.
“Ini adalah langkah-langkah konkret yang dapat kita ambil bersama,”tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolda Jatim menekankan,selain penegakan hukum, Polda Jatim juga akan fokus pada upaya rehabilitasi dan pemulihan bagi para korban narkoba melalui upaya restorative justice dan keterlibatan masyarakat dalam membantu mereka yang terjerat narkoba untuk kembali ke jalur yang benar.
“Kita harus memandang mereka sebagai saudara-saudara kita yang membutuhkan dukungan dan bimbingan, ini sangat diperlukan,”tutur Irjen Imam.
Edukasi dan pencegahan menurut Kapolda Jatim juga menjadi penekanan karena pendidikan dan pencegahan adalah kunci utama dalam upaya anti-narkoba.
Irjen Pol Imam Sugianto juga menyampaikan bahwa Polda Jatim bersama jajarannya akan terus melakukan program-program seperti road show generasi emas tanpa narkoba, kampung bebas narkoba, audiensi kepada para pengasuh pondok pesantren, edukasi di sekolah-sekolah, tempat ibadah, dan komunitas.
“Ini agar generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan dampak negatifnya,” pungkas Kapolda Jatim.
Sementara itu Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim Kombes Pol Arie Ardian menambahkan memang peredaran gelap narkoba di wilayah Jawa Timur ini relatif cukup besar.
“Kita terus berupaya untuk menekan peredaran gelap ini mulai dari penegakan hukum, dengan mengungkap kasus-kasus yang besar sampai dengan program-program pencegahan,”ujarnya.
Untuk itulah kata Kombes Pol Arie Ardian dilaksanakan road show generasi emas tanpa narkoba dengan sasaran para pelajar.
“Kita akan melakukan penguatan daya cegah dan daya tangkal di lingkungan sekolah, karena memang terindikasi sudah mulai masuk ke tempat-tempat pendidikan,” tandas Kombes Arie.
Untuk roadshow ini bukan hanya dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) saja, tetapi juga bersama-sama dengan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Jatim, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim dan Bidang Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim.
Kombes Pol Arie Ardian menjelaskan, bahaya narkoba tidak hanya dilihat dari aspek hukum, tapi juga dilihat dari aspek sosial, aspek kesehatan baik kesehatan fisik maupun secara mental.
“Jadi hari ini saya bersama teman-teman Dirbinmas, Kabid Dokkes dan Kabag Psikologi menyampaikan kepada seluruh sekolah yang hadir supaya bisa membangun wadah di lingkungan sekolahnya, bisa melalui OSIS atau mungkin berdiri sendiri semacam satuan tugas, atau membentuk komunitas,” jelasnya.
Hal itu kata Kombes Arie untuk menutup ruang gerak supaya para pengedar tidak bisa masuk ke sekolah.
“Jika ada upaya kejahatan narkoba masuk sekolah, kita bisa segera mendeteksi secara awal dan bisa lakukan koordinasi kepada penegak hukum untuk dilakukan pengungkapan,”terang Kombes Arie.
Sementara itu Dirbinmas Polda Jatim, Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, juga mengatakan, untuk pencegahan sendiri tentunya memberdayakan seluruh elemen masyarakat, saat ini khususnya para pelajar.
“Maka di tiap-tiap sekolah kita akan perkuat komunitas-komunitas, atau kelompok-kelompok siswa, atau pelajar yang nanti menjadi mitra Polri atau pun BNN untuk penguatan ekosistem pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah,” jelasnya . (*)
Nganjuk, kabarnganjuk.com – Dalam rangka pelaksanaan program Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan serentak oleh Korbinmas, Baharkam Polri dan Polda Jatim Polres, Polres Nganjuk kembali menggelar santunan dan pengobatan gratis untuk warga Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Rabu (13/12/2023).
Dalam keterangannya, Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako dan pengobatan gratis ini merupakan kelanjutan kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
Pembagian Paket Sembako yang Dilakukan Oleh Polres Nganjuk
“Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polres se Indonesia dalam rangka mendukung program satuan atas yang mengambil tema “Cooling System dan Memelihara Kamtibmas Menuju Pemilu yang Aman dan Sejuk”, ujar AKBP Muhammad.
AKBP Muhammad menambahkan kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan aspek yang sangat penting dalam persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu). Oleh karena itu, kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif menjelang Pemilu.
Lebih lanjut, AKBP Muhammad menyampaikan pengobatan gratis dan paket sembako yang disalurkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu di Desa Kwagean. (acha)
KabarNganjuk.com– Dalam rangka pelaksanaan program Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan serentak oleh Korbinmas, Baharkam Polri dan Polda Jatim Polres, Polres Nganjuk kembali menggelar santunan dan pengobatan gratis untuk warga Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Rabu (13/12/2023).
Dalam keterangannya, Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako dan pengobatan gratis ini merupakan kelanjutan kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
“Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polres se Indonesia dalam rangka mendukung program satuan atas yang mengambil tema “Cooling System dan Memelihara Kamtibmas Menuju Pemilu yang Aman dan Sejuk”, ujar AKBP Muhammad.
AKBP Muhammad menambahkan kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan aspek yang sangat penting dalam persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu). Oleh karena itu, kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif menjelang Pemilu.
Lebih lanjut, AKBP Muhammad menyampaikan pengobatan gratis dan paket sembako yang disalurkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu di Desa Kwagean. ( hms)
KabarNganjukcom- Polres Nganjuk hari ini menggelar “Dialog Publik” yang melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama dalam upaya menjaga Kamtibmas menjelang Pemilu 2024, Selasa (12/12/2023).
Acara tersebut dilangsungkan di Aula Polres Nganjuk tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nganjuk dan puluhan Tokoh Masyarakat.
Dalam dialog yang bertema “Dialog Publik Partisipasi Toga dan Tomas dalam Menjaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024 di Wilayah Kabupaten Nganjuk,” Polres Nganjuk berupaya membangun sinergi yang kuat antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Nganjuk.
Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Wakapolres Nganjuk Kompol Mustijat Priyambodo, S.I.K., M.H., menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan Pemilu.
Beliau menekankan bahwa sinergisitas dan kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pesta demokrasi yang damai dan aman sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan selama proses Pemilu berlangsung. Peran serta tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat penting dalam mengedepankan semangat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat,” ujar Kompol Mustijat.
Kompol Mustijat juga mengingatkan untuk tetap waspada terhadap sebaran berita-berita Hoaxs dan ujaran kebencian melalui media sosial yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya mementingkan tujuan diri sendiri maupun kelompoknya.
Beliau juga berharap jika ada permasalahan di sekitar kita, segera diselesaikan menggunakan cara – cara yang bijak dengan melibatkan semua unsur masyarakat, jika perlu segera laporkan ke pihak kepolisian melalu sarana komunikasi seperti “Wayahe Lapor Kapolres” 081331342003.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Nganjuk H. Solikin Nasrudin, M.H.I., mengungkapkan bahwa peran serta tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan berdemokrasi. Sinergi antara kami, kepolisian, dan masyarakat sangat krusial dalam menghadapi Pemilu mendatang,” ungkapnya.
Beliau berharap bahwa melalui dialog ini, mereka dapat bekerja sama dalam menyosialisasikan pentingnya kedamaian dan menjaga persatuan dalam perbedaan. Dengan semangat kebersamaan dan tekad bersama untuk menjaga perdamaian selama pentahapan Pemilu 2024. ( hms)
KabarNganjuk.com-Divisi Humas Polri dan Ikatan Wartawan Online (IWO) menggelar audiensi yang diterima langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho. Audiensi ini dihadiri Ketum IWO Yudhistira M.Ikom beserta jajaran, serta para Karo Divisi Humas Polri.
Kadiv Humas mengungkapkan, kolaborasi bersama IWO menjadi sangat penting di tengah tugas Polri menghadapi tahapan Pemilu 2024. Tak dipungkiri, tahun ini adalah pemilu yang spektakuler karena serentak anatar pilpres dengan pileg.
“Terima masih atas kegiatan audiensi serta dukungan IWO kepada Divisi Humas Polri dalam pelaksanaan tugas Divisi Humas Polri secara khusus dan Polri secara umum dalam memberikan informasi yang obyektif kepada masyarakat,” ungkap Kadiv Humas Polri, Selasa (12/12/23).
Menurut Kadiv Humas Polri, kolaborasi harus terus digaungkan agar literasi digital dapat dilakukan secara merata. Bahkan, ruang digital dengan konten-konten yang menyejukkan perlu terus dimasifkan demi menciptakan pemilu yang aman, damai, sejuk serta bermartabat.
Ditambahkan Kadiv Humas Polri, pelajaran pada pemilu 2019 menjadi acuan untuk terus mengevaluasi dan menyusun berbagai upaya-upaya pencegahan kerawanan. Salah satu yang menjadi konsentrasi Polri adalah kekerasan terhadap jurnalis.
“Sebagai upayanya beberapa waktu yang lalu Polri telah mengundang Para Pemred Media,” jelas Kadiv Humas,
Diharapkan Kadiv Humas Polri, dengan kegiatan audiensi ini dapat menguatkan komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di dunia nyata maupun di dunia maya.
Sementara itu, Ketum IWO mengungkapkan bahwa IWO sejak awal telah berkomitmen untuk turut menjaga kondusifitas negeri, agar tidak terjadi perpecahan. IWO sendiri sudah berdiri selama 12 tahun.
“Jelang Pemilu 2024 sedari awal IWO telah berkomitmen dan berusaha berkolaborasi dengan stakeholder salah satunya seperti Polri umumnya dan Divhumas pada khususnya, untuk turut menjaga kondusifitas negeri, agar tidak terjadi perpecahan,” ujarnya. (*)
Nganjuk 12 Desember 2023, KabarNganjuk.com – Polres Nganjuk hari ini menggelar “Dialog Publik” yang melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama dalam upaya menjaga Kamtibmas menjelang Pemilu 2024, Selasa (12/12/2023).
Acara tersebut dilangsungkan di Aula Polres Nganjuk tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nganjuk dan puluhan Tokoh Masyarakat.
Dalam dialog yang bertema “Dialog Publik Partisipasi Toga dan Tomas dalam Menjaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024 di Wilayah Kabupaten Nganjuk,” Polres Nganjuk berupaya membangun sinergi yang kuat antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Nganjuk.
Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili Wakapolres Nganjuk Kompol Mustijat Priyambodo, S.I.K., M.H., menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan Pemilu.
Kompol Mustijat sedang menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan pemilu
Beliau menekankan bahwa sinergisitas dan kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pesta demokrasi yang damai dan aman sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan selama proses Pemilu berlangsung. Peran serta tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat penting dalam mengedepankan semangat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat,” ujar Kompol Mustijat.
Kompol Mustijat juga mengingatkan untuk tetap waspada terhadap sebaran berita-berita Hoaxs dan ujaran kebencian melalui media sosial yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya mementingkan tujuan diri sendiri maupun kelompoknya.
Beliau juga berharap jika ada permasalahan di sekitar kita, segera diselesaikan menggunakan cara – cara yang bijak dengan melibatkan semua unsur masyarakat, jika perlu segera laporkan ke pihak kepolisian melalu sarana komunikasi seperti “Wayahe Lapor Kapolres” 081331342003.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Nganjuk H. Solikin Nasrudin, M.H.I., mengungkapkan bahwa peran serta tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan berdemokrasi. Sinergi antara kami, kepolisian, dan masyarakat sangat krusial dalam menghadapi Pemilu mendatang,” ungkapnya.
Beliau berharap bahwa melalui dialog ini, mereka dapat bekerja sama dalam menyosialisasikan pentingnya kedamaian dan menjaga persatuan dalam perbedaan. Dengan semangat kebersamaan dan tekad bersama untuk menjaga perdamaian selama pentahapan Pemilu 2024. (acha)
Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, S.STP., M.Si., bersama jajaran Forkopimda, aktif menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Provinsi Jawa Timur di Grand City Convention Hall, Surabaya, guna memastikan kesiapan dan sinergi dalam menyongsong Pemilu 2024 yang diharapkan aman, nyaman, dan kondusif.
Rakor yang dihadiri oleh Pj Bupati Nganjuk, Kapolres, dan Kajari Nganjuk ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 yang akan melibatkan Pilpres, Pileg, dan Pilkada serentak. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menekankan perlunya koordinasi yang solid antara semua pihak terkait guna memastikan keberlangsungan pemilu tanpa kendala.
“Dalam rangka pemilu tahun 2024, kita perlu bersiap di semua lini. Kita tidak hanya akan menghadapi Pemilu Pilpres dan Pileg, namun juga Pilkada serentak. Oleh karena itu, sinergi antara Forkopimda Provinsi, Kabupaten, dan Forkopimcam se-Jawa Timur harus ditingkatkan,” kata Gubernur Khofifah.
Pj Bupati Nganjuk saat mengikuti rakor Pemilu 2024 aman dan kondusif
Rakor kali ini bukan hanya menjadi forum untuk menyampaikan arahan, tetapi juga untuk membangun sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI/POLRI, dan instansi vertikal lainnya. Salah satu fokus utama adalah pencegahan gangguan keamanan serta deteksi dini potensi kerawanan di wilayah yang berpotensi mengganggu pelaksanaan pemilu.
Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Pj Bupati Nganjuk menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh potensi satuan kerja. “Kita perlu memetakan potensi gangguan pemilu dan mencegah terjadinya konflik sosial di Jawa Timur menjelang, saat, dan pasca pemilu 2024,” ujar Sri Handoko Taruna.
“Rakor ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi langkah nyata dalam mempersiapkan diri kita menghadapi Pemilu 2024. Kita butuh sinergi dan kerjasama semua pihak untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan pemilu,” tegas Pj Bupati Nganjuk.
Acara yang dihadiri sekitar 2500 peserta, melibatkan Forkopimda Provinsi Jatim, Bupati dan Walikota, Dandim, Danrem, PJU Polda Jatim, PJU Kodam V/Brawijaya, Kepala Bagian Pemerintahan, KPU Kabupaten Kota, Camat, Danramil, Kapolsek se-Jawa Timur. Rakor ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam perjalanan menuju Pemilu 2024 yang aman, nyaman, dan kondusif di Jawa Timur.
Surabaya, KabarNganjuk.com-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sekaligus sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, hadir bersama 15.000 jamaah Muslimat NU dalam gelaran dzikir, sholawat dan do’a yang digelar dalam rangka menyambut hari Ibu 2023 di Jatim Internasional Expo, Kamis (07/12/2023).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan dihadapan 15.000 Muslimat NU
Saat memberikan sambutan, Khofifah berpamitan karena masa jabatannya sebentar lagi akan berakhir tepatnya per tanggal 31 Desember 2023. ” Saya berterima kasih atas dukungannya selama saya mengemban tugas sebagai Gubernur Jatim, karena dukungan dan doa dari panjenengan semua saya bisa menjadi Gubernur wanita Jatim yang pertama, sekaligus pada kesempatan ini saya mohon pamit karena masa bakti saya sebagai Gubernur akan berakhir sebentar lagi, mohon maaf lahir dan batin.
Sebagai pendukung utama dalam pemilihan Gubernur yang lalu, saya merasa perlu untuk memaparkan capaian keberhasilan Provinsi Jatim saat saya menjabat sebagai Gubernur dihadapan panjenengan semua.
Adapun keberhasilan yang kita capai diantaranya mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur, yang dulunya 4,4% pada tahun 2020 kini menjadi 0,82%. Dengan turunnya angka kemiskinan ekstrem berarti makin banyak masyarakat Jawa Timur yang terlepas dari kemiskinan ekstrem. Tahun 2022 sampai tahun 2023 desa Mandiri di Jatim naik sebanyak 1.310 Desa Mandiri, setara meningkat 88%. Sementara secara Nasional total Mandiri 11.456 Desa dan 2.800 diantaranya ada di Jawa Timur atau setara 24,44 % desa Mandiri secara Nasional.
Desa Devisa juga tertinggi diantara desa seluruh Provinsi di Indonesia. Jumlahnya mencapai 149. Ini berarti kita memiliki 24% Desa Devisa dari total 613 desa se-Indonesia per September 2023. Di sektor Pendidikan, Jatim berhasil menjalin kerjasama dengan King’s College London dan Western Sidney University Indonesia.
“Mohon doanya September lalu sudah penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara King’s College London KCL dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singasari Malang. Insya Allah tahun depan sudah ada Magister Degree bidang Digital Future,”sebutnya. Di sektor Pertanian, produksi padi Jatim berdasarkan angka sementara BPS menghasilkan 9,59 juta ton GKG sementara produksi padi Nasional 53,63 juta ton GKG.
“BPS memprediksi tahun 2023 insya Allah produksi padi di Jawa Timur kembali tertinggi di seluruh provinsi di Indonesia,” ucapnya. Capaian keberhasilan ini tidak hanya untuk produksi padi saja tapi juga untuk produksi pertanian lainnya. Karena sesungguhnya kerja keras diiringi kerja cerdas, do’a dan sholawat kita berharap Ridho Allah selalu mengiringi kesuksesan kita bersama.
Sebelum saya akhiri “Mohon doanya, InsyaAllah saya akan maju ke Pemilihan Gubernur Jatim selanjutnya.” Yang disambut tepuk tangan hadirin semuanya.
Pada kesempatan itu pula diserah terimakan donasi kemanusiaan untuk Palestina dari PW Muslimat NU Jatim sebesar Rp 1 milyar yang berasal dari Pimpinan Cabang se-Jawa Timur. Penyerahan donasi tersebut diterima Gubernur Khofifah didampingi Ketua VII Bidang Kesehatan dan Sosial PP Muslimat NU dari Ketua Muslimat NU Jatim Ny Hj Masruroh Wahid.
Turut hadir pada acara ini, pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Prof. Ali Mashan Moesa, MSi., Walikota Mojokerto, Wakil Bupati Sumenep, Ketua PW NU Jatim, Pendakwah KH Miftah Maulana Habiburrahman, Ketua PW Muslimat NU se Indonesia, juga segenap jajaran Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Jatim. (*)
KabarNganjuk.com – Monumen CB Bersatu di Stadion Warujayeng, Kecamatan Tanjuanom, Kabuapten Nganjuk baru saja diresmikan Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk kemarin. Pada kesempatan itu, Pj Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna menyebut, Nganjuk sebagai Kota CB.
Sesaat sebelum penandatanganan prasasti peresmian Monumen CB Nganjuk Bersatu, Sri Handoko menegaskan kembali identitas Kabuapten Nganjuk.
“Selain Kabupaten Nganjuk kita kenal sebagai kota angin. Coba Anda googling, Anda akan juga menemukan tagline Nganjuk Kota CB. Dan hari ini kita pertegas kembali identitas Nganjuk Kota CB ini,” kata Pj Bupati sebelum meresmikan monumen, Jumat, (8/12/2023).
disambut meriah komunitas CB se Nganjuk yang hadir di acara tersebut.
Monumen CB Nganjuk Bersatu diresmikan oleh PJ Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna
Semenatara H. Qoyyum, Presiden CB Nganjuk Bersatu mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Nganjuk, unsur DPRD dan Dinas PUPR yang telah mewujudkan mimpi para bikers CB Nganjuk untuk memiliki monument sebagai simbol CB Nganjuk Bersatu.
“Kami yang merupakan organisasi sosial, akan semakin bergerak dan tambah solid dalam membantu masyarakat Nganjuk. Terima kasih Pak Pj Bupati beserta jajaran yang telah mewujudkan mimpi kami,” ucap H. Qoyyum.
Selain Pj Bupati tampak hadir pula Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, Ketua IMI Kabupaten Nganjuk Fauzi Irwana, mantan Bupati Nganjuk Dr. H . Marhaen Djumadi, Kapala Dinas PUPR Gunawan Widagdo, jajaran Forkopimcam Tanjunganom, dan 200 anggota CB Nganjuk Bersatu dari 13 chapter wilayah.