Kategori: Pemerintahan

  • Kapolres Nganjuk Dampingi Gubernur Jatim, Ratusan Personel Disiagakan Jaga Keamanan Kunjungan Kerja

    Kapolres Nganjuk Dampingi Gubernur Jatim, Ratusan Personel Disiagakan Jaga Keamanan Kunjungan Kerja

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. bersama Forkopimda mendampingi Gubernur Jawa Timur Hj. Dr. (HC) Khofifah Indar Parawansa, M.Si. dalam kunjungan kerja di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Kamis (3/7/2025) sore. Polres Nganjuk menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan kegiatan yang dihadiri sekitar 300 tamu undangan tersebut.

    Kunjungan kerja Gubernur Khofifah ini dalam rangka memberikan penghargaan kepada daerah yang berprestasi serta penyerahan bantuan sosial kepada warga sasaran. Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan mendapat pengamanan maksimal dari jajaran Polres Nganjuk.

    “Kami dari Polres Nganjuk menjamin situasi keamanan selama kegiatan kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur berjalan dengan tertib dan kondusif. Ratusan personel telah kami siagakan di seluruh titik kegiatan,” tegas Kapolres.

    Gubernur Jawa Timur menyerahkan sejumlah penghargaan kepada kabupaten/kota dan lembaga yang dinilai responsif terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Selain itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan penguatan modal usaha koperasi secara simbolis kepada tiga daerah, yakni Nganjuk, Ponorogo, dan Sidoarjo.

    Kapolres Nganjuk mengungkapkan bahwa pengamanan kegiatan melibatkan berbagai fungsi dan satuan, termasuk pengawalan VIP, sterilisasi lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran kegiatan.

    Sementara itu, Kabag Ops Polres Nganjuk KOMPOL Ondik Andrianto, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa seluruh personel telah diberi arahan teknis sejak jauh hari.

    “Kami atur secara detail pola pengamanan terbuka dan tertutup untuk mendukung kenyamanan jalannya kegiatan,” ujarnya.

    Dengan dukungan penuh aparat keamanan, kunjungan kerja Gubernur Jatim berjalan lancar dan menjadi bentuk sinergitas yang solid antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan aparat keamanan demi terciptanya pelayanan publik yang maksimal.(acha)

  • Nganjuk Raih Penghargaan Koperasi Merah Putih, Tuntas Bentuk Koperasi di Seluruh Desa Tercepat se-Jawa Timur

    Nganjuk Raih Penghargaan Koperasi Merah Putih, Tuntas Bentuk Koperasi di Seluruh Desa Tercepat se-Jawa Timur

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan kiprahnya dalam pembangunan ekonomi kerakyatan dengan meraih Penghargaan Koperasi Merah Putih dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam acara Tasyakuran Capaian 100 Persen Pendirian Koperasi Kategori Desa dan Kelurahan (KDKMP) yang digelar di Pendapa K.R.T Sosro Koesoemo, Kamis sore (3/7/2025).

    Nganjuk dinobatkan sebagai kabupaten paling cepat menyelesaikan pembentukan koperasi di seluruh desa dan kelurahan. Tercatat sebanyak 284 koperasi telah resmi berdiri dan memiliki badan hukum pada 27 Mei 2025, menjadikannya yang tercepat di antara seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

    Dua kabupaten lain yang turut menyusul adalah Ponorogo, yang berhasil merampungkan pendirian koperasi di 307 titik pada 30 Mei 2025, serta Sidoarjo dengan 348 koperasi yang tuntas berdiri pada 31 Mei 2025.

    Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat. Ia menyebut, capaian ini tak lepas dari kuatnya sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi.

    “Jawa Timur patut berbangga karena menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil menyelesaikan legalisasi koperasi di seluruh wilayah secara menyeluruh dan terintegrasi melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kemenkumham RI,” ungkapnya.

    Sebagai bentuk apresiasi, Kabupaten Nganjuk menerima dana insentif sebesar Rp3 miliar, sementara Ponorogo dan Sidoarjo masing-masing memperoleh Rp2 miliar. Dana ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

    Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia menekankan bahwa capaian ini bukan hanya hasil kerja teknis administratif, melainkan wujud komitmen kolektif untuk membangun ekonomi desa yang mandiri dan legal.

    Per 30 Juni 2025 pukul 10.00 WIB, seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur telah menyelesaikan proses pendirian koperasi di bawah skema KDKMP. Ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi pelopor dalam modernisasi dan legalisasi koperasi berbasis desa.

    Capaian ini memperkuat posisi Kabupaten Nganjuk dan Provinsi Jawa Timur sebagai pionir dalam transformasi koperasi menuju sistem yang lebih transparan, modern, dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat.

  • KTNR Protes ODOL, Komisi 3 DPRD Nganjuk Usulkan Perda Muatan Truk

    KTNR Protes ODOL, Komisi 3 DPRD Nganjuk Usulkan Perda Muatan Truk

    Nganjuk, KabarNganjuk.com— Komisi 3 DPRD Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Dengar pendapat (RDP) bersama Komunitas Truk Nganjuk Raya (KTNR), Senin (30/6), di Ruang Rapat Garuda DPRD Nganjuk. Rapat ini juga menghadirkan perwakilan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nganjuk.

    Dalam pertemuan tersebut, KTNR menyampaikan protes terhadap kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL). Mereka mengeluhkan keberadaan truk dari luar daerah yang disebut-sebut mengangkut hasil tambang hingga 11 ton. Sementara itu, truk lokal yang rata-rata berusia lama hanya mampu membawa beban maksimal 8 ton.

    Padahal menurut regulasi pemerintah, batas maksimal muatan untuk truk hanya 5 ton. Para sopir lokal menilai jika aturan ini diberlakukan secara ketat, maka akan menyulitkan mereka karena hasil angkutan tidak mencukupi kebutuhan operasional.

    Mewakili KTNR, para sopir meminta adanya kebijakan khusus dari pemerintah daerah agar truk tambang lokal diberi toleransi membawa muatan hingga 8 ton.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Angkutan dan Transportasi Dishub Kabupaten Nganjuk, Makrus, menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menjalankan aturan yang berlaku secara nasional. Namun demikian, ia menyampaikan bahwa apabila sopir menginginkan adanya pengecualian, maka perlu dasar hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) sebagai acuan operasional dinas.

    Setelah melalui pembahasan, Ketua Komisi 3 DPRD Nganjuk, Gondo Hariyono, menyatakan pihaknya akan mengusulkan kepada Ketua DPRD agar segera membahas kemungkinan penyusunan Perda mengenai batas maksimal muatan truk khususnya untuk truk tambang lokal.

    Di luar ruang rapat, perwakilan KTNR, Bagus Setyo Nugroho, menegaskan bahwa kehadiran truk dari luar daerah dinilai dapat mengancam pendapatan sopir-sopir lokal. Ia meminta agar dinas terkait bertindak tegas dan melakukan penertiban terhadap truk-truk yang tidak sesuai aturan.

    RDP ini menjadi titik awal pembahasan solusi agar persoalan angkutan truk tambang di Nganjuk dapat ditangani secara adil tanpa mengorbankan keselamatan dan pendapatan para pengemudi lokal.

  • Mewakili Bupati Nganjuk, Mas Handy Dampingi Mendikdasmen Monitoring SPMB, Pastikan Proses Berjalan Lancar

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Wakil Bupati Nganjuk, Mas Handy, mewakili Bupati Nganjuk mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam monitoring pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 dan SMAN 2 Nganjuk, Sabtu, 2 Juni 2025. Kegiatan ini juga dihadiri Staf Ahli Menteri Dikdasmen, Staf Khusus Menteri Dikdasmen serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

    Dalam kesempatan itu, Mas Handy menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB di Kabupaten Nganjuk berjalan baik dan lancar. “Untuk tingkat SD dan SMP, proses SPMB sudah selesai sekitar tiga minggu lalu, dan semua data telah terverifikasi. Untuk SMA juga sudah selesai, dan hari ini masuk tahap daftar ulang. Berkat sistem baru dari Pak Menteri, alhamdulillah seluruh proses SPMB di Kabupaten Nganjuk dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

    Monitoring dilakukan untuk memastikan tahapan daftar ulang berjalan sesuai prosedur serta memberi ruang dialog langsung antara Mendikdasmen dan siswa maupun orang tua. Rombongan juga dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke wilayah Kertosono.

  • Bupati Nganjuk Lantik 4 Pejabat Baru JPTP di Hari Boyong Pemerintahan ke-145

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Pemerintah Kabupaten Nganjuk akhirnya menggelar pelantikan empat pejabat hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada Kamis malam, 12 Juni 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Boyong Pemerintahan Kabupaten Nganjuk ke-145. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

    Empat pejabat yang dilantik adalah:

    1. Yanto, S.E., MM. – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk
    2. Sutomo, S.Sos., MM. – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
    3. Ida Shobihatin, AP., (tautan tidak tersedia) – Kepala Dinas Pertanian
    4. Mashudi Nurul Huda, S.STP., MM. – Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan

    Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat baru ini bukan sekadar prestise, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan konkret di birokrasi daerah. “Jabatan ini bukan hadiah, tapi amanah. Jangan malah cari aman. Bangun tim kerja yang kuat dan bersihkan sistem dari praktek-praktek tidak sehat,” katanya.

    Pelantikan ini sekaligus menjawab kritik dan keresahan publik yang muncul akibat molornya proses seleksi dan pelantikan pejabat JPTP. Dengan ditetapkannya pejabat definitif, diharapkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di Nganjuk bisa lebih terarah, terutama dalam percepatan program pembangunan dan pelayanan publik.

    Masih ada empat posisi JPTP yang hingga hari ini masih dijabat Pelaksana tugas, diantaranya Disnaker, Diskominfo, BKPSDM, dan BPKAD. Belum ada informasi kapan posisi tersebut akan dilakukan seleksi terbuka.

    ( red/ gik)

  • PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tatit Heru: Kita Garda Terdepan Pembumian Pancasila

    PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tatit Heru: Kita Garda Terdepan Pembumian Pancasila

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- DPC PDI Perjuangan Nganjuk menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945. Acara dilaksanakan di pelataran Sekretariat DPC, Minggu (1 Juni 2025).

    Upacara diikuti pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk, Pengurus PAC dan Satgas Cakra Buana. Dalam Upacara ini sebagai Inspektur Upacara langsung dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos.

    Dalam amanatnya, Tatit mengatakan, peringatan lahirnya Pancasila harus menjadi penyemangat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

    “Di Hari Lahir Pancasila ini kita bersama-sama menjalankan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Serta memohon kepada Allah SWT agar arwah Bung Karno sebagai penggali Pancasila, serta arwah para pahlawan pejuang Republik Indonesia mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Tatit.

    Pada peringatan ini, berharap generasi penerus dari PDI Perjuangan bisa meningkatkan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Sekaligus meneruskan dan mengembangkan diri sebagai anak bangsa sehingga NKRI tetap terjaga.

    Inspektur upacara Tatit Heru Tjahjono juga mengajak seluruh aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan Indonesia yang maju.

    Kepada media ini usai upacara mengatakan, dirinya akan terus membumikan Pancasila dalam keseharian. Apalagi sebagai kader PDI Perjuangan, ia merasa bertanggungjawab dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara.

    “Sebagai kader partai kita akan jadi garda terdepan. Dan sebagai anak bangsa, kita akan terus membumikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” tandas Tatit yang Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk

  • Nganjuk Tuntas Legalkan 100% Koperasi Merah Putih, Tercepat dan Terlengkap di Jawa Timur

    Nganjuk Tuntas Legalkan 100% Koperasi Merah Putih, Tercepat dan Terlengkap di Jawa Timur

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Kabupaten Nganjuk kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola koperasi. Per Selasa (27/5/2025), seluruh koperasi yang tergabung dalam Koperasi Merah Putih (KMP) di 284 desa dan kelurahan telah terdaftar 100% dalam Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) milik Kementerian Hukum dan HAM RI.

    Pencapaian ini menjadikan Nganjuk sebagai daerah tercepat dan terlengkap dalam penyelesaian legalitas koperasi se-Jawa Timur, sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun koperasi yang sah, akuntabel, dan transparan.

    Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengapresiasi penuh keberhasilan tersebut dan menyebutnya sebagai tonggak penting dalam penguatan koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang profesional dan terpercaya. “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa, camat, Dinas Koperasi, Dinas PMD, hingga Asisten Pemerintahan yang telah mendukung penuh. Ini bukan sekadar legalitas, tapi juga bukti bahwa koperasi kita siap menjawab tantangan zaman,” ujar Bupati Marhaen.

    Marhaen juga menegaskan bahwa koperasi yang tertib hukum akan lebih mudah berkembang dan mampu mengakses berbagai bentuk pembiayaan serta menjalankan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. “Koperasi adalah pilar ekonomi lokal. Jika sehat dan tertib, koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dari desa,” tegasnya.

    Pencapaian ini juga diapresiasi oleh Gubernur Jawa Timur dan Sekretaris Daerah Provinsi, yang melihat langkah Nganjuk sebagai model ideal tata kelola koperasi di era digital. Transformasi administrasi koperasi ini dinilai strategis untuk menciptakan iklim usaha koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas publik.

    Dengan pencapaian ini, Koperasi Merah Putih Nganjuk tidak hanya menjadi pelopor dalam kepatuhan hukum, tetapi juga simbol koperasi masa depan yang siap bersaing di era transformasi ekonomi digital. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk meningkatkan kualitas tata kelola koperasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. (Red)

  • WTP KE-8 BERTURUT-TURUT, BUKTI TATA KELOLA KEUANGAN PEMDA NGANJUK TERBAIK

    WTP KE-8 BERTURUT-TURUT, BUKTI TATA KELOLA KEUANGAN PEMDA NGANJUK TERBAIK

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel kembali mendapat pengakuan nasional. Untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut, Nganjuk berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

    Pencapaian ini bukan hanya menjadi simbol konsistensi dalam pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab, tetapi juga menegaskan posisi Nganjuk sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Indonesia.

    Tidak berhenti di situ, Nganjuk juga menorehkan prestasi luar biasa dalam hal tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, dengan capaian penyelesaian sebesar 96,28%. Capaian ini menempatkan Nganjuk di peringkat kedua tertinggi di Provinsi Jawa Timur, tepat di bawah Kabupaten Magetan yang mencatatkan 97,34%. Angka ini pun melampaui rata-rata capaian provinsi (92,37%) dan nasional, menunjukkan keseriusan jajaran Pemkab Nganjuk dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara efektif dan tepat waktu.

    Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menerima langsung laporan hasil pemeriksaan tersebut dari Pelaksana Harian (PLH) Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur dalam acara resmi penyerahan laporan gelombang III yang digelar pada Senin, 27 Mei 2025, di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur, bersama 14 kabupaten/kota lainnya.

    Dalam sambutannya, PLH Kepala Perwakilan BPK Jatim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan daerah atas komitmen kuat dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan publik. Kabupaten Nganjuk dinilai sebagai salah satu contoh daerah yang mampu menjaga integritas fiskal dan tata kelola anggaran secara konsisten dan berkelanjutan.

    Bupati Kang Marhaen menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras seluruh perangkat daerah yang telah bekerja secara kolektif dalam membangun sistem keuangan daerah yang bersih, transparan, dan profesional. “Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Nganjuk. Kami akan terus menjaga kepercayaan ini dengan bekerja lebih baik lagi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

    Dengan pencapaian ini, Kabupaten Nganjuk memperkuat posisinya sebagai role model pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel di Jawa Timur.

    ( red)

  • DPD MIO Nganjuk Gelar Loma Menulis Berita Tingkat SMP, Siswi SMPN 1 Sawahan Pemenangnya!

    KabarNganjuk.com – Septia Zulviani, pelajar SMPN 1 Sawahan, Nganjuk, berhasil meraih juara pertama dalam lomba penulisan berita yang memperebutkan Piala Bupati Nganjuk 2025. Acara tersebut berlangsung di ruang rapat Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (7/5/2025).

    Karya Septia berhasil memikat hati empat orang juri yang dihadirkan oleh Dewan Perwakilan Daerah Media Independen Online (DPD MIO) Nganjuk, selaku penyelenggara kegiatan ini.

    Berdasarkan hasil penjurian, tulisan Septia unggul dari 64 peserta lain dengan perolehan nilai 334 poin.

    Cindy Ramadhani Irmawan, siswa SMPN 2 Nganjuk, menempati posisi kedua dengan skor 318 poin, hanya terpaut satu angka dari Indah Nawang Sari dari SMPN 1 Gondang, yang mengantongi 317 poin dan menempati peringkat ketiga.

    Selain tiga besar, panitia juga memberikan penghargaan kepada tiga peserta dengan predikat juara harapan karena dinilai memiliki potensi kuat oleh dewan juri.

    Juara harapan 1 diraih oleh Belinda Eka Saputri dari SMPN 4 Nganjuk, disusul Ratih Gendhista Fauziah Azhar dari SMPN 3 Nganjuk sebagai juara harapan 2, dan Titis Meilysa Bopar dari SMPN 1 Tanjunganom sebagai juara harapan 3.

    Ketua DPD MIO Nganjuk, Prayogo Laksono, menyampaikan bahwa pengumuman pemenang dilakukan setelah lomba selesai, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para juara. ‘’Seluruh pemenang mendapatkan tropi, piagam, dan uang pembinaan total Rp 3 juta,’’ kata Prayogo.

    Ditambahkan Prayogo, kriteria penilaian lomba meliputi kesesuaian tema, originalitas, bahasa dan gaya penulisan, serta dampak tulisan terhadap pembaca. “Mereka yang menjadi juri adalah mereka yang berkompeten di bidangnya, mulai dari penulis buku, akademisi, mantan Humas Mabes Polri, hingga mantan wartawan Republika,” beber Prayogo.

    Dijelaskan Prayogo, kegiatan ini tidak sekadar mencari sosok juara, melainkan juga bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi bagi generasi penerus bangsa. “Kegiatan ini tidak lain untuk menumbuhkan budaya literasi yang akhir-akhir ini mulai mengikis. Kami sebagai organisasi perusahaan media memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas tulisan generasi penerus bangsa, salah satunya melalui lomba menulis berita ini,” pungkas Prayogo. (Red)

  • DPRD Nganjuk Gelar Hearing Soroti Pajak, Izin, dan Dampak Tambang

    DPRD Nganjuk Gelar Hearing Soroti Pajak, Izin, dan Dampak Tambang

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nganjuk menggelar rapat dengar pendapat (hearing) terkait sejumlah permasalahan yang timbul akibat aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. Hearing ini diinisiasi oleh penggiat anti korupsi Salam Lima Jari (SLJ)  yang telah mendapatkan jadwal resmi dari DPRD Nganjuk. (6/3/2025)

    Dalam agenda tersebut, hadir perwakilan dari beberapa perusahaan tambang, di antaranya PT. Akhsa Energi Indonesia yang diwakili oleh Iskandar Zulkarnaen (Roy), PT TMKI yang diwakili oleh kuasa hukumnya Mega, serta pemilik tambang Genjeng, Mulyono.

    Dalam jalannya hearing, anggota DPRD Nganjuk, Raditya Haria Yuangga, menyoroti pembayaran pajak yang dilakukan oleh para pengusaha tambang. Ia mengungkapkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah pajak yang dibayarkan dengan volume aktivitas pertambangan yang dilakukan. “Saya melihat ada kejanggalan dalam perhitungan pajak yang dibayarkan. Sebagai contoh, PT TMKI melaporkan hanya 17 rit (truk muatan) material yang keluar setiap harinya. Jika dihitung lebih lanjut, angka ini sangat tidak masuk akal dan menimbulkan dugaan adanya manipulasi atau permainan pajak,” tegas Yuangga.

    Hal ini pun menimbulkan pertanyaan besar terkait peran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam pengawasan serta validasi data pajak yang diterima dari para pelaku usaha tambang.

    Di sisi lain, Mulyono selaku pemilik tambang Genjeng secara terbuka mengakui adanya kesalahan dalam pembayaran pajak. Ia menyebut bahwa kendala utama yang dihadapi adalah kerusakan akses jalan yang berimbas pada kelancaran aktivitas tambang serta pembayaran kewajiban pajaknya. “Akses jalan yang rusak membuat operasional kami terkendala. Hal ini berdampak pada pembayaran pajak yang belum bisa kami penuhi secara maksimal,” ujar Mulyono.

    Selain pajak, persoalan izin tambang juga menjadi bahan pembahasan dalam hearing ini. PT TMKI disebut memiliki izin usaha yang dianggap lengkap, namun berdasarkan data sistem Online Single Submission (OSS), beberapa Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang seharusnya tayang masih belum masuk hingga bulan Maret ini.

    Ketidaksesuaian dalam administrasi perizinan ini menimbulkan pertanyaan mengenai kelengkapan legalitas operasional PT TMKI. DPRD pun menegaskan bahwa permasalahan ini harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan polemik yang lebih luas di kemudian hari.

    Menanggapi berbagai temuan dalam hearing ini, DPRD Nganjuk memastikan bahwa persoalan pajak, izin tambang, serta dampak lingkungan akibat pertambangan akan dibahas lebih lanjut secara mendetail oleh masing-masing komisi yang berwenang. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Permasalahan ini akan dikupas lebih dalam di tingkat komisi untuk memastikan ada kejelasan dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak,” ujar salah satu perwakilan DPRD.

    Dengan adanya hearing ini, diharapkan ada transparansi dan langkah konkret dalam menegakkan aturan serta mengatasi dampak negatif dari aktivitas pertambangan di Nganjuk.

  • Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Dorong Pengembangan Potensi Daerah dan Investasi

    Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Dorong Pengembangan Potensi Daerah dan Investasi

    KabarNganjuk.com – Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., bersama Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, S.T., resmi mengikuti acara serah terima jabatan (Sertijab) dan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Rabu (5/3/2025). Acara ini berlangsung di Pendopo K.R.T. Sosro Koesoemo Pemkab Nganjuk dengan agenda utama penyampaian sambutan dari Bupati dan Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., yang hadir bersama Ketua Tim PKK periode 2025–2030, Ibu Yuni Marhaen. Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, S.T., hadir bersama Ibu Widhi Trihandy. Kegiatan Sertijab juga dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, serta jajaran Forkopimda.

    Hadir pula purnatugas Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, beserta Ibu. Juga hadir Sekda Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, beserta Ibu, asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat dan kepala desa, BUMD, instansi vertikal, Bakorwil, KPU, Bawaslu, civitas akademika, serta tamu undangan lainnya.

    Acara Sertijab ditandai dengan penandatanganan serah terima jabatan dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa penyampaian sambutan Bupati Nganjuk periode 2025–2030 serta sambutan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D.

    Bupati Nganjuk, Dr. Marhaen Djumadi, dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang sejahtera dan bermartabat. Ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi yang bersih, profesional, akuntabel, dan transparan. Selain itu, Bupati Marhaen juga berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan demi mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

    Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung ekonomi kerakyatan berbasis pertanian dan potensi lokal, serta mendorong pembangunan sektor pariwisata dan produktif lainnya dengan memanfaatkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas.

    Terkait dengan tantangan inflasi ekonomi, Bupati Marhaen mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran, mengingat pemotongan anggaran pusat mencapai 50%. Ia juga menginstruksikan pembentukan Satgas untuk pengetatan anggaran dan peningkatan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi. Selain itu, pengawasan harga bahan pokok menjelang puasa dan Lebaran juga menjadi perhatian utama untuk menjaga kestabilan ekonomi.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Emil Dardak, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menggali potensi budaya, kesenian, dan kearifan lokal Nganjuk untuk membangun potensi daerah. Meskipun angka kemiskinan dan pengangguran di Nganjuk telah membaik, Emil Dardak menekankan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut dan menarik investasi. Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian masalah keseimbangan antara lahan pertanian dan lahan untuk industri, serta mempersiapkan sumber daya manusia dengan keterampilan, etos kerja, dan karakter yang baik untuk meningkatkan daya tarik investor.

    Di akhir acara, Emil Dardak menyampaikan pesan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, agar Pemerintah Kabupaten Nganjuk segera menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam waktu enam bulan. RPJMD yang diselaraskan dengan kebijakan nasional dan provinsi diharapkan dapat memberikan kepastian dalam perencanaan pembangunan di daerah.

  • Sertijab Bupati – Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi Beberkan 15 Program Unggulan

    Sertijab Bupati – Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi Beberkan 15 Program Unggulan

    KabarNganjuk.com – Serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk sekaligus Rapat Paripurna Istimewa dengan mendengarkan sambutan Bupati Nganjuk digelar DPRD Kabupaten Nganjuk, bertempat di Pendopo K.R.T. Sosro Koesoemo, Pemkab Nganjuk, Jl. Basuki Rahmat No. 1, Mangundikaran, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (5/03/2025).

    Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, S.Sos., didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, H. Ulum Basthomi, Jianto, dan Endah Sri Murtini.

    Acara ini turut dihadiri oleh Purna Tugas Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, beserta Ny. Eka Haryati Taruna, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, beserta istri, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, seluruh kepala OPD Kabupaten Nganjuk, seluruh anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, serta asisten dan staf ahli bupati, camat dan kepala desa, BUMD, instansi vertikal, Bakorwil, KPU, Bawaslu, serta seluruh tamu undangan.

    Pasca acara Sertijab, dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa yang merupakan sambutan pertama Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang didampingi Wakil Bupati, Trihandy Cahyo Saputro, setelah dilantik oleh Presiden dan resmi menjabat sebagai Bupati periode 2025–2030.

    Dalam sambutannya, Marhaen Djumadi menyampaikan, “Saatnya kita berpikir untuk Kota Nganjuk yang kita cintai, tanah kemenangan, Bumi Anjuk Ladang, sehingga apa yang kita cita-citakan bersama bisa terwujud. Kami berdua memiliki visi dan keinginan, yaitu bagaimana mewujudkan Nganjuk yang maju, sejahtera, dan bermartabat. Maka, ini tidak bisa hanya kami berdua yang bekerja.”

    Lebih lanjut, ia menegaskan, “Karena Nganjuk ini milik kita bersama, bukan milik Bupati atau Wakil Bupati, melainkan milik seluruh masyarakat. Kami telah merancang tujuh visi yang nantinya akan diwujudkan dalam lima belas program unggulan.”

    15 Program Unggulan:

    1. Pembangunan dan pemerataan infrastruktur jalan, jembatan, dan saluran.
    2. Peningkatan profesionalisme dan birokrasi inovatif, bersih, tanpa korupsi.
    3. Pengentasan kemiskinan dan pengangguran.
    4. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
    5. Penguatan pendidikan diniyah dan pesantren.
    6. Peningkatan layanan kesehatan masyarakat dan pengadaan mobil siaga kelurahan.
    7. Menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai destinasi wisata.
    8. Optimalisasi dan revitalisasi pasar tradisional.
    9. Menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai kawasan agropolitan.
    10. Mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang layak anak dan responsif gender.
    11. Melestarikan seni, budaya, kearifan lokal, serta lingkungan hidup.
    12. Revitalisasi bidang peternakan dan pertanian serta subsidi pupuk.
    13. Pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif serta UMKM.
    14. Pengembangan jejaring antar daerah (kabupaten, kota, provinsi, pusat) serta warga Nganjuk di perantauan.
    15. Peningkatan alokasi dana desa (ADD) dan kesejahteraan kelembagaan desa atau kelurahan.

    Usai acara, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, “Tadi sudah disampaikan terkait 15 program unggulan oleh Bupati. Maka, nanti kami akan ikut mengawal program-program yang menjadi visi-misi Bupati Nganjuk. Kami dari DPRD Nganjuk akan menyelaraskannya dengan program-program Bupati.”

    Sementara itu, eks Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, menyampaikan, “Kang Marhaen dan Mas Handy adalah pemimpin yang terpilih dalam proses demokrasi untuk memimpin Kabupaten Nganjuk. Kiranya, suksesnya Kabupaten Nganjuk bukan hanya dipikirkan oleh pemerintah, tetapi seluruh stakeholders harus ikut mendukung.”

    Sri Handoko Taruna berharap agar masyarakat mendukung kepemimpinan Kang Marhaen – Mas Handy demi keberhasilan pemerintahan serta kemajuan Kabupaten Nganjuk menuju Nganjuk yang sae, Nganjuk yang berkah, dan Nganjuk yang barokah.

  • Ny. Yuni Marhaen Dilantik Sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu Nganjuk

    Ny. Yuni Marhaen Dilantik Sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu Nganjuk

    KabarNganjuk.com- Ny. Arumi Bachsin Emil Dardak, S.E., Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, resmi melantik Ny. Sri Wahyuni, S.E., atau yang akrab disapa Ny. Yuni Marhaen, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Nganjuk sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Nganjuk. Pelantikan yang berlangsung pada hari Minggu, 2 Februari 2025, bertempat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, juga dihadiri oleh 36 Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

    Acara ini dimulai dengan serah terima jabatan dari Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Periode 2024, Ny. Isye Adhy Karyono, A.KS., M.Si kepada Ny. Arumi Bachsin Emil Dardak, S.E., yang juga disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Dalam momen yang bersejarah ini, para pejabat pemerintahan dan tokoh masyarakat turut hadir memberikan dukungan kepada kepemimpinan baru di lingkungan PKK.

     

    Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, turut hadir dalam acara tersebut, mendampingi istrinya, Ny. Yuni Marhaen, yang kini memegang tanggung jawab besar sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk.

     

    Dalam sambutannya, Ny. Arumi Bachsin Emil Dardak menegaskan peran strategis PKK dalam peningkatan kesejahteraan keluarga dan mendorong inovasi di tingkat daerah. Ia berharap dengan kepemimpinan yang baru, TP PKK Kabupaten Nganjuk dapat semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

     

    Pelantikan ini menandai tonggak baru dalam perjalanan PKK Kabupaten Nganjuk, dengan harapan bahwa ke depan, lebih banyak program inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat dapat terwujud. Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Ny. Yuni Marhaen, diharapkan PKK akan terus menjadi motor penggerak perubahan yang lebih baik di Kabupaten Nganjuk.

  • KPU Nganjuk Tetapkan Pasangan Marhaen-Trihandy Menang, Nganjuk Bersiap untuk Pembangunan Kolaboratif

    KPU Nganjuk Tetapkan Pasangan Marhaen-Trihandy Menang, Nganjuk Bersiap untuk Pembangunan Kolaboratif

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk telah menggelar acara Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Nganjuk Tahun 2024 yang bertempat di From One Hotel Begadung (6/1/2025).

     

    Dalam acara rapat pleno terbuka penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Nganjuk Tahun 2024, Ketua KPU Nganjuk, Arfi Musthofa, membacakan hasil penetapan Marhaen – Trihandy sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Nganjuk.

     

    “Menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk nomor urut 3, Marhaen Djumadi dan Trihandy Cahyo Saputro dengan perolehan suara sebanyak 259.179 atau 40,71 persen dari total suara sah sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Nganjuk, dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk Tahun 2024,” terang Arfi Musthofa.

     

    Arfi juga menjelaskan bahwa penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Nganjuk ditetapkan dan sekaligus sebagai pengumuman pada Hari Kamis (6/2/2025) pukul 14.54 WIB. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

    Dalam kesempatannya, Bupati Nganjuk Terpilih, Marhaen Djumadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk atas partisipasi mereka dalam Pemilu 2024.

     

    Beliau juga mengapresiasi peran Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Pimpinan Partai Politik, dan semua pihak yang terlibat dalam proses demokrasi tersebut.

     

    Marhaen menegaskan bahwa Kabupaten Nganjuk adalah milik bersama, bukan hanya milik Bupati dan Wakil Bupati. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkoordinasi dan berkolaborasi tanpa memandang siapa yang berbicara, tetapi lebih fokus pada substansi yang disampaikan.

     

    Marhaen Djumadi juga menekankan pentingnya edukasi bersama untuk masyarakat setelah Pilkada usai. Marhaen menyoroti pentingnya membangun kebersamaan dalam membangun Kabupaten Nganjuk.

     

    Beliau menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja, tetapi harus melibatkan seluruh masyarakat agar Nganjuk dapat berkembang dan maju dengan cepat, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

     

    Selain itu, Marhaen Djumadi menyatakan kesiapannya untuk mengakomodasi program-program yang diusulkan oleh pasangan calon lain dalam Pilkada Nganjuk 2024, seperti Muhammad Muhibbin Nur – Aushaf Fajr dan Ita Triwibawati – Zuli Rantauwati.

     

    Marhaen menilai banyak program positif dari para kontestan lain yang dapat diterapkan untuk membangun Kabupaten Nganjuk dalam lima tahun ke depan.

     

    “Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, diharapkan Kabupaten Nganjuk dapat mencapai kemajuan yang signifikan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakatnya,” harapnya mengakhiri sambutannya.

     

    (gik)