Kategori: Berita

  • Diguyur Hujan Semalaman, Desa Putukrejo Loceret Tergenang Banjir

    Diguyur Hujan Semalaman, Desa Putukrejo Loceret Tergenang Banjir

    Loceret, KabarNganjuk.com- Akibat diguyur hujan deras semalaman, aliran sungai Desa Banaran dan Putukrejo, Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk meluap dan banjiri area permukiman warga setinggi 1 meter pada Sabtu (19/11/2022)

    Menurut keterangan Asngari (52) salah satu warga Desa Putukrejo, penyebab terjadinya banjir kemungkinan meluapnya aliran sungai di Desa Banaran dan disertai hujan tadi malam sekitar jam 12 malam dan pada keesokan sekitar jam 6 pagi hari ini baru reda” ujarnya.

    Lebih lanjut Asngari (52) mengatakan bahwa sedikitnya ada 200 rumah di Desa Putukrejo tergenang air sekitar kurang lebih mencapai ketinggian 1 meter, dan mulai adanya banjir ini sudah 2 Tahun ini ” lanjut Asngari.

    “Selama ini belum ada penanganan atau yang mengurusi dari Pemerintah, seperti bantuan – bantuan misalnya, dan saya berharap kepada Pemerintah, semoga jembatan – jembatan yang lama dan tidak layak harus segera diperbarui, karena bila tidak diperbarui akan menyebabkan kendala meluapnya air di Desa kami, sampai masuk ke pemukiman warga, dan saya berharap sekali agar jembatan – jembatan yang lama segera diperbarui” harapnya.

    Darsono selaku Ketua RT. 02 dengan adanya banjir yang mencapai 1 meter lebih di kandang ternak yang berada di belakang rumahnya, sampai dirinya memindahkan ternak – ternaknya di halaman rumahnya untuk mencari tempat yang lebih tinggi.

    “Diguyur hujan tadi malam mulai jam 12 malam sampai hari ini jam 6 baru reda, dan belakang rumah saya ketinggian air mencapai 1 meter, sehingga saya harus memindahkan ternak saya ke depan rumah” katanya.

    (Tim)

  • Kapolres Nganjuk Buka Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan Bersama Radio Andika

    Kapolres Nganjuk Buka Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan Bersama Radio Andika

    KabarNganjuk.com- Rabu, 16/11/22, Kapolres Nganjuk AKBP. Boy Jeckson S., S.H.,S.I.K.,M.H. menginginkan kecepatan penyebaran informasi yang terpercaya secara real time kepada masyarakat melalui media radio.

    Hal ini disampaikan oleh AKBP. Boy Jeckson saat membuka pelatihan peningkatan kemampuan anggotanya di bidang jurnalistik dan kehumasan dalam program Polisi Belajar bersama Radio Andika FM Kediri.

    “Diperlukan dasar-dasar berkomunikasi yang baik untuk dapat menyampaikan suatu berita kepada masyarakat, untuk itu hari ini kita menggandeng Radio Andika FM untuk membagi ilmunya kepada kita,” kata AKBP. Boy Jeckson.

     

    AKBP. Boy Jeckson menambahkan meskipun pengguna media sosial di Indonesia sudah ratusan juta, namun penyampaian berita melalui frekuensi radio masih tetap diminati masyarakat kita.

    “Hal ini karena media massa tetap memiliki otoritas tersendiri di masyarakat. Dengan tingkat literasi yang semakin baik, publik mungkin akan meragukan informasi yang beredar di media sosial,” katanya.

    Senada dengan Kapolres Nganjuk, H. Rofiq Huda selaku CEO Radio Andika FM Kediri menerangkan di era yang serba cepat saat ini masyrakat menginginkan informasi yang cepat dan akurat namun dibungkus dengan narasi yang singkat dan mudah dimengerti.

    “Seorang reporter ataupun polisi yang berada dilapangan harus memiliki kemampuan untuk memberi informasi secara cepat dan tidak multi tafsir, apalagi berita tersebut harus disiarkan secara real time,” kata Rofiq.

    “Saya ucapkan selamat ulang tahun ke – 71 kepada Humas Polri, kebetulan Radio Andika FM juga akan berulang tahun ke 32 tanggal 18 Desember tahun ini. Setelah ini kita coba siaran bareng bersama petugas di lapangan untuk live report,” katanya. (Hms)

  • Polres Nganjuk dengan Senang Hati Bantu Perhutani Berantas Ilegal Logging

    Polres Nganjuk dengan Senang Hati Bantu Perhutani Berantas Ilegal Logging

    KabarNganjuk.com– Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. menegaskan komitmen jajarannya membantu Perhutani terkait upaya penegakan hukum terhadap pelaku illegal logging.

     

    Hal ini disampaikan AKBP Boy Jeckson pada acara penandatanganan MOU (Memorandum of Understanding) terkait kerja sama Polres Nganjuk dengan Perum Perhutani KPH Nganjuk, KPH Jombang, dan KPH Kediri untuk penegakan hukum di Rupatama Polres Nganjuk, Kamis (17/11/22).

     

    AKBP Boy Jeckson menyambung bahwa hutan merupakan paru-paru dunia dan memiliki fungsi yang sangat strategis untuk menjaga kelangsungan peradaban di muka bumi. Ia juga menyebut Perhutani mempunyai mandat dan peran yang penting dalam menjaga ekosistem tersebut, begitupun dari sisi keekonomiannya. Dengan demikian ada nilai bisnis dan pendapatan negara dari pengelolaan hutan yang nantinya akan kembali kepada kepentingan rakyat.

     

    “Polisi, dalam hal ini khususnya Polres Nganjuk, akan dengan senang hati membantu pihak Perhutani dalam menjaga aset negara dari kecurangan-kecurangan oleh pihak tertentu yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara melanggar hukum atau illegal logging,” kata AKBP Boy Jeckson.

     

    “Untuk itu kami berharap setelah penandatanganan MOU ini kasus illegal logging di wilayah hukum Polres Nganjuk akan turun bahkan menjadi zero,” ucapnya.

     

    Administratur KPH Nganjuk Wahyu Dwi Hadmojo mengatakan ada penurunan kasus sejak tahun lalu dan berharap tahun ini setelah penandatanganan MOU akan berdampak signifikan dalam menekan angka illegal logging di wilayah Nganjuk, Jombang dan Kediri.

     

    “Perhutani sendiri sangat mendukung penegakan hukum dengan tetap berupaya menerapkan konsep 3 C (Cegah Masuk, Cegah Tebang dan Cegah Angkut) demi menjaga kondusifitas wilayah kita,” kata Wahyu. (Hms)

  • Baru Saja Dikukuhkan, Karang Taruna Kabupaten Nganjuk akan Bersinergi dengan Pemda

    Baru Saja Dikukuhkan, Karang Taruna Kabupaten Nganjuk akan Bersinergi dengan Pemda

    KabarNganjuk.com- Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi lantik dan kukuhkan 38 pengurus baru Karang Taruna Kabupaten Nganjuk masa bakti 2022-2027 di Pendopo KRT Soesrokoesomo pada Kamis (17/11/2022).

     

    Hadir dalam acara ini Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Seluruh Kepala Dinas Kabupaten Nganjuk, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Timur, dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Nganjuk.

     

    Dengan adanya pengurus yang baru saja di lantik ini Pelaksana Tugas Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen berharap bisa memberikan perubahan yang lebih baik untuk Karang Taruna Kabupaten Nganjuk kedepannya.

     

    “Sudah saatnya sekarang generasi muda di Kabupaten Nganjuk berkiprah dalam pembangunan” ucap Kang Marhaen.

    Ia juga berharap pengurus baru Karang Taruna yang berasal dari tiap-tiap Kecamatan di Kabupaten Nganjuk bisa memberikan perubahan di daerahnya.

     

    “Setelah ini kita kita berharap terbentuknya pengurus karang taruna tingkat kecamatan dan tingkat desa. Dan yang paling penting adalah actionnya, bagaimana Karang Taruna ini bisa menjadi agen perubahan tingkat desa” tuturnya.

     

    Dirinya juga menyampaikan dalam setiap action dibutuhkan Pentingnya membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. “Nganjuk milik kita bersama, ayok kita bangun bersama” pesannya.

    Sementara, Ketua Karang Taruna Yudi Khoirawan didampingi Sekretaris Karang Taruna Eko Handriyanto dan Bendahara Karang Taruna Kang Bagus Jati Kusumo menjelaskan bahwa Karang Taruna akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda).

     

    “Karang Taruna adalah anaknya Pemda. Karang Taruna tidak bisa berdiri sendiri, perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemda, mensukseskan dan mendukung program Pemda, karena Pembina Karang Taruna adalah seluruh OPD di Kabupaten Nganjuk maka kita juga harus bersinergi dan berkolaborasi dengan OPD” tutur Ketua Karang Taruna yang baru saja di kukuhkan ini.

     

    Ia juga menyampaikan visi misi Karang Taruna “Mensukseskan program-program Pemda, tentu di bidang penanganan masalah sosial” pungkasnya.

     

    Reporter: Dyah

    Edito: Siti Nur Kholifah

  • DJ Tessa Morena Adukan Pelaku Penipuan Arisan Online

    DJ Tessa Morena Adukan Pelaku Penipuan Arisan Online

    Bojonegoro, KabarNganjuk.com- Pengelola atau owner arisan online yang viral digruduk warga di media sosial (medsos) dan dunia maya, berinisial DYP (26), warga Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (15/11/2022) resmi diadukan oleh salah satu anggota atau member arisan ke Polrestabes Surabaya, atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, Selasa (15/11/2022).

     

    Anggota atau member arisan Disc Jockey (DJ) Tessa Morena (26), warga Kelurahan Bayuurip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya mengadukan DYP (terlapor) ke Polrestabes Surabaya dengan Surat Keterangan Penerimaan Pengaduan No. SKPP/B/2066/XI/SPKT/RESTABES SURABAYA, tertanggal 15 November 2022. Dalam aduan tersebut menyebutkan, DJ Tessa Morena, Februari 2022 mengikuti arisan yang dikelola DYP. DJ Tessa Morena ikut dua slot (nama) untuk nilai perolehan (get) sebesar Rp 10 juta, dan satu slot (nama) dengan nilai perolehan (get) sebesar Rp 50 juta.

     

    Untuk dua slot (nama) dengan nilai perolehan (get) Rp 10 juta, DJ Tessa Morena telah membayar sebesar Rp 12.280.000, sementara untuk slot (nama) dengan nilai perolehan (get) Rp 50 juga, DJ Tessa Morena telah membayar sebesar Rp 6 juta rupiah ditambah uang administrasi Rp 300 ribu.

     

    Namun, saat korban atau pelapor mendapatkan arisan, tidak terbayarkan. Sehingga korban atau pelapor mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 18.580.000.

     

    Dwi Heri Mustika SH, yang merupakan penasehat hukum pelapor DJ Tessa Morena, menjelaskan bahwa kliennya telah menjadi korban arisan online yang dikelola DYP, dengan total kerugian sekitar Rp 18,5 juta.

     

    “Tadi sore, kami resmi adukan DYP ke Polrestabes Surabaya atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan,” tutur Dwi Heri Mustika SH yang berkantor di Ciputra Citra Towers, Lantai 3 Unit H1 blok A6, Jl. Benyamin Suaeb Kav, A6, Kel. Kebon Kosong, Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta & berkantor di Jl. Wonorejo Selatan Baru No. 64 A, RT 010/RW 008, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

     

    Menurut Dwi, sebelum melaporkan DYP, pihaknya telah melakukan upaya hukum dengan mengirimkan somasi pertama dan somasi kedua kepada DYP sesuai alamat Kartu Tanda Penduduk (KTP), namun ternyata DYP tidak memberikan tanggapan dan tidak ada itikad baik. Selain itu, beredar informasi DYP saat ini tidak berada di rumahnya atau tempat tinggalnya.

     

    “Karena dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berbasis teknologi aplikasi whatsapp (WA), maka kami mengadukan DYP ke Polrestabes Surabaya. Kebutulan, korban atau klien saya DJ Tessa Morena tinggal di Kota Surabaya,” kata Dwi, sapaan akrab Dwi Heri Mustika SH.

     

    Dengan adanya laporan ini, pihaknya berharap agar pihak Polrestabes Surabaya dapat segera mencari keberadaan dan mengamankan terlapor DYP, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

     

    “Kami mendengar bahwa korbannya cukup banyak di Kabupaten Bojonegoro. Saya mengetahui dari aplikasi Instagram (IG). Harapan kami Polrestabes Surabaya dan Polres Bojonegoro berkoordinasi untuk memburu serta segera mengamankan terlapor DYP, untuk dimintai pertanggung jawaban,” kata Dwi, yang juga dikenal hobi DJ ini.

     

    Dwi berharap agak para korban lainnya yang merasa dirugikan atas perbuatan DYP segera membuat laporan atau pengaduan polisi ke Polres Bojonegoro atau kantor polisi terdekat agar pihak aparat penegak hukum (APH) segera bertindak dan menyelesaikan perkara tersebut.

     

    “Para korban harus didorong untuk segera membuat laporan atau pengaduan polisi. Agar praktik praktik dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus arisan online ini menjadi pembelajaran masyarakat lainnya,” tutup Dwi Heri Mustika SH.

     

  • Ketua DPRD: Penandatanganan APBD Nganjuk Tahun 2023 Mundur untuk Perbaikan dan Penyempurnaan

    Ketua DPRD: Penandatanganan APBD Nganjuk Tahun 2023 Mundur untuk Perbaikan dan Penyempurnaan

    KabarNganjuk.com- Setelah mengalami penundaan, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kini ditetapkan menjadi APBD tahun 2023 oleh Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nganjuk pada Selasa (15/11/2022) sore.

    Tatit Heru Tjahjono selaku Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa penundaan ini dikarenakan TPAD (Tim Pendapatan Asli Daerah) membutuhkan waktu perbaikan dan penyempurnaan RAPBD yang telah dibahas sebelumnya bersama Banggar (Badan Anggaran).

    “Kami memberikan waktu lima hari kepada TPAD, seharusnya RAPBD disetujui dan ditandatangani pada 10 November namun baru bisa disahkan hari ini” ucap Tatit.

    Ia juga menjelaskan bahwa penundaan ini memang diperlukan untuk perbaikan dan penyempurnaan. “Alhamdulillah, sudah berjalan lancar dengan segala kekurangan dan kelebihan, termasuk masukan-masukan dari Badan Anggaran (Banggar), maupun dari teman-teman yang ikut Rapat Paripurna hari ini dan APBD tahun 2023 bisa ditandatangani” tutur Tatit.

    Ia juga menjelaskan bahwa terjadi penurunan dana transfer. “Dari sisi PAD sudah dimaksimalkan dan kita mengharapkan dana transfer dari pusat dengan total kurang lebih 2,4T. dengan rincian 45% untuk belanja daerah, 30% untuk pendidikan dan kesehatan, sisanya untuk insfrastruktur dan lainnya” jelasnya.

    Ia juga menjelaskan untuk menggenjot PAD, DPRD meminta untuk memaksimalkan pajak. Utamanya pajak hotel dan restoran

    Sementara, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang turut hadir dalam rapat ini menyampaikan bahwa defisit anggaran dalam APBD Nganjuk tahun 2023 dimana anggaran pendapatan sekitar 2,3T sedangkan anggaran belanja mencapai 2,57 T bisa ditutup dengan SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran).

    “Defisit tidak masalah, ada sekitar 277M dan itu bisa ditutup dengan anggaran SiLPA tahun sebelumnya dan pendapatan lainnya seperti pajak” pungkas Plt Bupati Nganjuk.

    Reporter: Dyah

    Editor: Siti Nur Kholifah

  • PKG Kecamatan Rejoso, ini yang Ditekankan PLT Bupati Marhaen

    PKG Kecamatan Rejoso, ini yang Ditekankan PLT Bupati Marhaen

    Rejoso, KabarNganjuk.com- Pembinaan Pusat Kegiatan Gugus PAUD kembali dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk, kali ini di Kecamatan Rejoso tepatnya di Balai Desa Talang Kecamatan Rejoso. Senin (14/11/2022) sore.

     

    Acara yang diikuti puluhan guru PAUD ini dihadiri Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dengan diawali senam sehat bersama di halaman Balai Desa Talang.

     

    Turut hadir dalam acara ini Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Sopingi, Kepala Desa Talang Suparlan, Kapolsek Rejoso, Koramil Rejoso dan Camat Rejoso.

     

    Dalam sambutannya, Marhaen menegaskan pada seluruh guru yang notabenenya menjadi pendidik anak untuk tidak membanding-bandingkan anak satu dengan yang lainnya.

    “Setiap anak memiliki skill berbeda. Jadi jangan pernah membandingkan anak” tuturnya.

     

    “Anak juga memiliki banyak keunikan, jadi tidak semua anak memiliki skill sesuai apa yang kita inginkan. Termasuk di bidang matematika. Tidak semua anak yang tidak bisa matematika tidak bisa sukses” lanjutnya.

     

    Plt Bupati Nganjuk yang lebih akrab disapa Kang Marhaen ini juga memberikan tips mencerdaskan anak.

     

    “Salah satu cara membuat anak gampang menerima materi pendidikan ialah dengan bermain. Karena dengan bermain bisa melatih motorik anak” jelasnya.

     

    Terkait pembinaan, Kang Marhaen menyampaikan 4 hal diantaranya ialah pentingnya pendidikan PAUD. Karena pendidikan PAUD adalah pendidikan paling dasar, inilah yang nantinya akan terbawa hingga tua. Kedua ialah PAUD adalah pendidikan sikap atau attitude. Ketiga ialah bagaimana cara mendidik anak sesuai usianya dan keempat adalah setiap anak memiliki keunikan sendiri-sendiri.

     

    Selain memberikan arahan soal pendidikan pada anak, Plt Bupati Nganjuk ini juga mendengarkan aspirasi juga keluh kesah para guru PAUD.

     

    Dari mereka banyak yang mengeluhkan soal honor yang diberikan pada merek yang belum sertifikasi.

    Pada kesempatan yang sama, merek juga menyampaikan keluhannya soal insfrastruktur utamanya jalan yang rusak dan perlunya perbaikan.

     

    Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi menjelaskan bahwa pembinaan PKG Guru PAUD ini sangat penting untuk memberikan bekal pada guru-guru.

    “Usia PAUD ini memang usia emas. Dalam rangka meningkatkan mutu otak anak keberadaan guru PAUD ini sangat penting. Dengan pengetahuan gurunya yang cukup, peningkatan mutu anak didiknya akan lebih baik” ucapnya.

     

    Ia juga menjawab beberapa keluhan guru PAUD terkait honor yang diterima para guru. “Terkait honor yang kurang sudah kita bicarakan dengan DPRD juga. Harapan kita bersama, honor guru-guru PAUD bisa naik, tentunya disesuaikan dengan APBD kita” pungkasnya

    Reporter: Dyah

    Editor: Siti Nur Kholifah

  • TNI POLRI Ajak Masyarakat Bali Terlibat dalam Keamanan KTT G20

    TNI POLRI Ajak Masyarakat Bali Terlibat dalam Keamanan KTT G20

    Bali, KabatNganjuk.com- TNI-Polri melaksanakan salat jumat bersama dengan masyarakat di Masjid Agung Ibnu Batutah di Bali. Dalam pelaksanaan salat jumat ini, TNI-Polri mengajak masyarakat ikut menyukseskan penyelenggaraan puncak forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022.

     

    Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setiono mengatakan, pemusatan pelaksanaan salat jumat di Masjid Agung Ibnu Batutah lantaran Masjid ini dekat dengan lokasi-lokasi dimana petugas keamanan melaksanakan penjagaan.

     

    “Masjid Agung ini nantinya akan digunakan untuk para delegasi yang beragama muslim di dalam melaksanakan ibadah ataupun salat,” kata Bayu Setiono, Jumat (11/11/2022).

     

    Selain Masjid, di dekat lingkungan tersebut ada juga tempat ibadah lainnya seperti Gereja, Pura dan tempat ibadah lainnya untuk para delegasi melaksanakan ibadah.

     

    Untuk itu, kata Bayu, pihak TNI-Polri juga menempatkan personelnya agar para delegasi dan tamu yang akan beribadah dapat kenyamanan dan keamanan.

     

    “Ini ada petugas-petugas khusus yang sudah ditunjuk untuk melakukan pengamanan terutama di tempat-tempat ibadah dan juga sebelum ibadah dilakukan sterilisasi,” katanya.

     

    Dalam kesempatan, perwira menengah dengan pangkat melati tiga ini pun mengajak masyarakat sekitar agar ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 agar wajah Indonesia di mata dunia baik.

     

    “Kami mengajak masyarakat sekitar agar terlibat dalam keamanan penyelenggaraan KTT G20. Tunjukan bahwa Bali, umumnya Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan membuat nyaman,” katanya..

  • Gelar Road Show GenRe Milenial, Plt. Bupati Nganjuk Tegaskan Beberapa hal!

    Gelar Road Show GenRe Milenial, Plt. Bupati Nganjuk Tegaskan Beberapa hal!

    Sukomoro, KabarNganjuk.com- Berikan edukasi pada generasi muda khususnya generasi milenial tentang pentingnya keluarga berencana, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana gelar Road Show GenRe (Generasi Berencana) Milenial di SMAN 1 Sukomoro pada Rabu (9/11/2022).

     

    Acara yang diikuti oleh seluruh siswa siswi kelas XII SMAN 1 Sukomoro ini juga dihadiri Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk Gondo Hariono, Ketua PPKB Kabupaten Nganjuk, Camat Sukomoro, Kapolsek Sukomoro, Danramil Sukomoro, Kepala Desa Sumengko serta seluruh pendidik SMAN 1 Sukomoro.

    Dalam sambutannya, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengharap kepada semua Anak – Anak Pelajar, untuk Berani Mimpi, Berani Mencoba, Berani Gagal dan untuk Berani Sukses, karena Nganjuk adalah Mental Juara.

     

    Kang Marhaen sapaan Plt. Bupati Nganjuk juga mengatakan bahwa keberhasilan tidak tergantung orang orang lain, semua mendukung, dan letak kesuksesan itu adalah dari diri kita sendiri, kita harus bangkit dari keterpurukan, bangkit membangun kecerdasan, dan menjadikan Anak – Anak di Nganjuk menjadi Anak – Anak yang Tangguh Tanpo Sambat ” harapnya.

     

    “Semangat tidak bisa dibeli, bebas memilih jalur Pendidikan atau Kuliah, butuh kreatifitas dan cita – cita bisa menjadi apa saja, banyak jalan menuju Roma ” lanjut Plt. Bupati.

     

    “Walaupun kadang – kadang cita – cita tidak sesuai harapan, dan rumus orang sukses adalah jangan takut gagal, tidak boleh putus asa walaupun sering gagal, dan di Nganjuk tidak boleh ada Anak yang tidak Sekolah, semua anak Nganjuk harus Sekolah, dan di Nganjuk tidak ada rumah yang jelek, dan jangan sampai orang Nganjuk tidak bisa makan ” lanjut Kang Marhaen.

     

    Plt. Bupati juga menjelaskan bahwa di Nganjuk juga punya Kawasan Industri, dan sudah melakukan Pelatihan sebanyak 453 Anak dan ditempatkan kerja di manapun, bahkan ke Luar Negeri, karena Pemerintah Nganjuk sudah punya Aplikasi yang namanya Simergawe.

     

    “Dan saya berharap kepada semua Guru, harus tahu namanya Anak, tidak boleh ada Anak yang bodoh, setiap Anak harus cerdas, dan jangan pernah ada yang di banding – bandingkan, dan Guru yang baik harus tahu hal – hal yang penting, yaitu faktor strategi belajar ” himbau Kang Marhaen.

     

    (Tim)

  • Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Asesor Berlisensi BNSP, Ketua LSP PERS Indonesia Sampaikan Pesan ini

    Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Asesor Berlisensi BNSP, Ketua LSP PERS Indonesia Sampaikan Pesan ini

    Jakarta, KabarNganjuk.com- Bertempat di SMKN 51 Jakarta, 9 calon Asesor LSP Pers Indonesia ikuti pelatihan Asesor Kompetensi berlisensi BNSP yang dimulai Senin – Sabtu ( 7 -12 Nopember 2022).

     

    Pelatihan ini bertujuan untuk asesmen calon Asesor yang diujikan oleh Master Asesor. Setelah dinyatakan kompeten, nantinya para asesor dapat mengasesi para wartawan yang mengikuti SKW (Sertifikasi Kompetensi Wartawan) dengan mengambil kualifikasi wartawan muda reporter, wartawan muda kameramen, wartawan madya serta wartawan utama.

    Bertindak sebagai Master Asesor dalam pelatihan ini adalah Maylina Djafar, MCN. MBA, Dwi Safitri dan Inez Mutiara Tejosumirat.

     

    Ketua LSP Pers Indonesia Heintje G Mandagie yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa peserta pelatihan bukan hanya dari Jakarta dan juga sekitarnya saja.

     

    “Calon Asesor ada juga yang dari luar Jakarta, seperti halnya Jawa Timur, Jawa Tengah, Bengkulu, Lampung, Riau serta dari Manado, mereka sangat antusias hadir untuk mengikuti pelatihan dan uji kompetensi ini” tutur Heintje.

     

    Lebih lanjut Heintje mengatakan karena calon peserta SKW yang dari luar jawa dalam pelaksanaan terlalu banyak biaya, maka pihaknya perlu menambah asesor minimal untuk memenuhi untuk mengasesi peserta SKW yang terdapat di di beberapa daerah agar dapat mengasesi para wartawan yang nantinya ikut SKW.

     

    Ia juga berpesan pada calon Asesor untuk tetap tenang selama pelatihan juga ujian. “Dalam mengikuti pelatihan yang penting konsentrasi, fokus, jangan sampai stres, sebab tahun lalu ada peserta yang sampai stres sehingga ada pengujian tersendiri pada waktu berikutnya” pesannya.

     

    Sementara itu salah satu Asesmen calon asesor Siti Nur Kholifah SH sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini, Asesor yang mengasesi peserta UKW di Indonesia lebih banyak, dan juga bukan hanya berasal dari kota-kota besar saja. Sehingga nantinya bisa menguji calon-calon wartawan kompeten daerah.

     

    Reporter: Dyah

    Editor: Nur

  • Kabar Gembira! Satpas Sat Lantas Polres Nganjuk Gulirkan Pelatihan Uji Teori dan Praktik bagi yang Sering Gagal Lulus Ujian SIM

    Kabar Gembira! Satpas Sat Lantas Polres Nganjuk Gulirkan Pelatihan Uji Teori dan Praktik bagi yang Sering Gagal Lulus Ujian SIM

    KabarNganjuk.com – Kabar gembira bagi Anda warga Nganjuk yang sering gagal lulus ujian SIM, Satpas Sat lantas Polres Nganjuk menggulirkan program pelatihan uji teori dan praktek SIM secara gratis.

     

    Kapolres Nganjuk AKBP. Boy Jeckson S., S.H.,S.I.K.,M.H. dalam keterangannya (Senin, 07/11/22) menyebut program pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri untuk membantu mempermudah masyarakat dalam proses pengurusan SIM.

    Diharapkan dengan adanya pelatihan gratis masyarakat Nganjuk bisa mengurus SIM dengan mudah dan meminimalisir kasus pelanggaran lalu lintas terkait kepemilikan SIM.

     

    “Kita minta Sat Lantas Polres Nganjuk untuk meningkatkan literasi atau pengetahuan masyarakat dalam berlalu lintas. Ini untuk menekan pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan,” ungkap Boy.

     

    Sementara itu Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat, S.I.K., M.Si., mengatakan telah mempersiapkan program khusus dinamakan program Cermat SIM yaitu Cerdas dan Mahir Uji Teori & Praktek SIM.

     

    “Program Cermat SIM sudah berjalan sejak tahun 2018, kita mantapkan lagi dengan menambah intensitas dan porsi pelatihannya,” kata AKP Dini.

     

    Pelatihan dilaksanakan di dua tempat per minggu dengan cara bergilir per kecamatan, dan di lapangan uji praktek SIM Satpas Satlantas Polres Nganjuk pada hari Kamis dan Jumat mulai pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 16.30 wib.

     

    “Sesuai jadwal minggu ini Anda bisa datang ke tempat pelatihan di lapangan Pondok Pesantren Millenium Alfina Kecamatan Lengkong pada hari Kamis (10/11/2022), nanti ada petugas yang membantu,” kata AKP Dini.

    (Hms)

  • Silatnas AKD dan PAPDESI Menyikapi Perubahan UU No 6/2014

    Silatnas AKD dan PAPDESI Menyikapi Perubahan UU No 6/2014

    KabarNganjuk.com- Hari ini Minggu (6/11/2022) Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan PAPDESI (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) melakukan silaturahmi nasional (silatnas) dalam rangka mengawal perubahan undang undang No 6 tahun 2014 tentang desa, terkait dengan masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 9 tahun

    Acara yang digelar di Kurnia Holl Convention Ngawi ini dihadiri oleh perwakilan AKD dan PAPDESI se Indonesia, hadir pula sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi dan Budiman Sujatmiko, serta pengurus AKD dari berbagai propinsi.

     

    AKD Jawa Timur siap mengawal regulasi tersebut wabil khusus AKD Kabupaten Nganjuk, hingga mendapatkan hasil, hal itu di katakan Dedy Nawan ketua AKD Kabupaten Nganjuk.

     

    Lebih lanjut Dedy menjelaskan, bahwa, jabatan kepada desa adalah jabatan politis, pemilihan kepala desa merupakan nilai jabatan yang terlalu tinggi, mengingat pada proses pemilihan banyak hal yang dipertaruhkan, antara lain, nilai – nilai kerukunan dalam hidup bermasyarakat tidak imbang dengan masa jabatan yang sangat singkat.

     

    “Kalo kita telusuri kebelakang, jabatan kepala desa mulai dari sebelum Indonesia merdeka sampai sekarang berdasarkan regulasi yang berlaku maka jabatan 6 tahun tidak sebanding dengan sesuatu yang dikorbankan” tambahnya.

    (Nur)

  • Disidang Dipengadilan Tipikor, ini Dakwaan Agung Supriadi

    Disidang Dipengadilan Tipikor, ini Dakwaan Agung Supriadi

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Agung Supriadi yang akrab disapa Agung Bari mantan kepala Desa Kemaduh Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, yang saat ini menjalani sidang pertama dipengadilan tindak pidana korupsi Tipikor Surabaya, dirinya didakwa melakukan tindak pidana korupsi APBDES tahun 2016 -2018.

     

    Sidang tersebut berlangsung pada hari Selasa (01/11/2022) pukul 15.30 WIB di Rumah Tahanan Kelas IIB Nganjuk dan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya telah dilaksanakan Persidangan perkara Tindak Pidana Korupsi secara daring (online).

    Agung bari disidang atas Dakwaan Pengelolaan Aset Desa Serta Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Di Kemaduh Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Anggaran 2016 Sampai Dengan 2018.

     

    Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Tongani S.H., M.H., dan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Nganjuk yakni Sri Hani Susilo, S.H.

     

    Mantan Kepala Desa Kemaduh tersebut telah mempergunakan uang kegiatan pengadaan aset desa berupa Mobil Inventaris Desa yang bersumber dari dana Pendapatan Asli Desa (PAD) Tahun Anggaran 2016 maupun uang kegiatan penyertaan modal BUM Desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2016, uang kegiatan penyertaan modal BUM Desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 dan uang kegiatan pekerjaan pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2018.

     

    Atas tindakan Agung Bari maka mengakibatkan Kerugian uang Negara kurang lebih sebesar Rp. 523.387.000,- (lima ratus dua puluh tiga juta tiga ratus delapan puluh tujuh ribu rupiah)

     

    Dimana perbuatan terdakwa tersebut melanggar Primair pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP

     

    Subsidair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

     

    Persidangan berjalan lancar dan terdakwa didampingi oleh Tim Penasihat Hukum terdakwa yakni Bambang Sukoco, S.H., M.Hum., dkk. untuk persidangan selanjutnya diagendakan pada Hari Selasa tanggal 08 November 2022 dengan agenda Pembacaan Eksepsi dari Tim Penasihat Hukum Terdakwa.

    (Tim)

  • Sat Polairud Polres Sampang Berikan Pelatihan SAR pada Saka  Bhayangkara

    Sat Polairud Polres Sampang Berikan Pelatihan SAR pada Saka Bhayangkara

    Sampang, KabarNganjuk.com– Polres Sampang melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat. Polairud) melaksanakan pelatihan Search and Rescue (SAR) kepada Saka Bhayangkara Kwarcab Sampang di Mako Sat. Polairud Polres Sampang.

     

    Sebanyak 35 anggota Saka Bhayangkara Kwarcab Sampang diberikan pelatihan tentang kemampuan mencari, menolong dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang khususnya musibah dalam pelayaran, dan bencana alam banjir.

    Aipda Liwail Amri SH selaku Pamong Saka Bhayangkara Kwarcab Sampang menjelaskan kepada seluruh peserta pelatihan dasar Water Rescue bahwa seluruh anggota Pramuka harus memiliki pengetahuan serta keterampilan dalam memberikan pertolongan.

     

    Dengan mengikuti pelatihan dasar Water Rescue di Mako Sat Polairud Polres Sampang merupakan langkah yang tepat dan modal anggota Pramuka dapat mengetahui bagaimana menangani korban, menghadapi kondisi alam yang ekstrem dan menghindari bahaya yang ada di sekitar serta hal-hal teknis maupun nonteknis di lapangan.

     

    Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si yang di wakili Kasat Polairud Polres Sampang Iptu Catur Rahardjo SH menyampaikan kepada awak media bahwa pelatihan SAR kepada anggota Saka Bhayangkara merupakan upaya meningkatkan kemampuan dalam pencarian, pertolongan dan penyelamatan jiwa manusia yang mengalami musibah khususnya saat berada di air.

     

    “Kami sangat senang sekali di datangi adik-adik pramuka dari Saka Bhayangkara Kwarcab Sampang yang ingin belajar tentang SAR guna membantu orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan pertolongan” kata Iptu Catur Rahardjo SH.

     

    Kasat Polairud Polres Sampang juga menjelaskan bahwa musibah dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, oleh sebab itu kemampuan SAR wajib dimiliki semua orang agar terampil dan cekatan dalam memberikan pertolongan kepada korban.

     

    “Untuk bisa menjadi seorang penyelamat yang mampu melakukan tugas penyelamatan di air syarat wajib yang harus dimiliki adalah bisa berenang, berani, punya niat menolong, sehat jasmani dan rohani, percaya diri dan punya kemampuan untuk menolong (berpengetahuan ilmu SAR)” ujar Iptu Catur kepada peserta latihan dasar Water Rescue.

     

    Sebelum memberikan pengetahuan dasar Water Rescue, personil Sat Polairud Polres Sampang memberikan teori cara-cara pertolongan pertama saat kecelakaan di sungai dan laut.

     

    Kasatpolairud ini memberikan contoh cara mengangkat korban keluar dari air, cara pengecekan pernapasan korban, cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP) dan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR).

     

    “Selain pemberian materi teori tentang pertolongan pertama pada korban, kami juga menyampaikan berbagai macam jenis alat keselamatan dalam pelayaran serta teori dan praktik cara menggunakan dayung serta memindahkan perahu karet yang benar kepada adik-adik pramuka” lanjut Kasat Polairud Polres Sampang.

     

    Setelah penyampaian materi selesai, personil Sat. Polairud Polres Sampang memberikan cara penyelamatan korban tenggelam di sungai depan Mako Sat. Polairud Polres Sampang.

     

    Ketua Dewan Saka Bhayangkara Kwarcab Sampang Ach. Abiel Alfian mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sampang dan anggotanya yang telah memberikan kemampuan dasar Water Rescue yang bisa dijadikan modal utama dalam membantu sesama yang benar-benar membutuhkan pertolongan.

     

    Ach. Abiel Alfian juga menyatakan kesiapan Saka Bhayangkara Kwarcab Sampang dalam membantu Polres Sampang dalam memberikan SAR saat terjadinya musibah kecelakaan dilaut maupun saat penanganan bencana alam banjir di Kabupaten Sampang. (Hms)