Pemda Nganjuk Gelar SPJB Pupuk Subsidi Tahun 2024

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Jumat (12/01/2024) Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, melakukan sosialisasi dan penanda tanganan SPJB (Surat Perjanjian Jual Beli) pupuk bersubsidi Tahun 2024 di Pendopo KRT Sosro Koesumo.

Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk dengan stakeholdernya yakni KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida terdiri dari Dinas Indag, Kejaksaan dan Kepolisian dalam melaksanakan kegiatan pupuk bersubsidi tahun 2024.

Turut hadir pada kesempatan itu antara lain, PJ Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna, Kadis Pertanian Muslim Harsoyo, perwakilan Pupuk Indonesia Muhamad Faisal Romadan petugas wilayah Kabupaten Nganjuk, distributor dan kios pupuk se-Kabupaten Nganjuk.

Pada kesempatan itu PJ Bupati Sri Handoko Taruna menyampaikan bahwa, dari tahun ke tahun ada penurunan kuota pupuk subsidi, momentum itu akan kami jadikan untuk mencarikan solusi sehingga bisa cepat di distribusikan kepada petani. supaya bisa mudah mendaptkan pupuk dan tetap semangat dalam membangun pertanian, agar petani bisa menghasilkan produk yang baik untuk Kabupaten Nganjuk.

Hadi Siswanto Ketua Asosiasi Pupuk Subsidi ini menyampaikan, bahwa, kegiatan ini digelar untuk menyamakan visi di tahun 2024 tentang penugasan distribusi pupuk yang melibatkan distributor dan kios pupuk.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menyinkronkan Forkopimda yakni KP3 dan Pemerintah Daerah, dalam memahami aturan main regulasi yang terbaru terkait syarat dan ketentuan penyaluran pupuk bersubsidi.

Semua mengacu pada regulasi yang ada, dengan 6 tepat, antara lain tepat dosis tepat waktu tepat sasaran, itu kita florkan bersama di pendopo untuk bisa menjadi dasar dalam melaksanakan penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2024.

Kita tahu ada SK Kementan yang baru yang belum ada Permentanya yang baru, karena bersinggungan dengan tahun politik maka penting bagi smua distributor untuk duduk bersama dengan produsen dan pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi agar tidak ada masalah.

Diakui isu yang berkembang akan adanya penambahan kuota pupuk bersubsidi ditahun 2024.

Berita Terkait

Kang Marhaen Paparkan Strategi Perlindungan Perempuan dan Anak di Hadapan KemenPPPA
Operasi Patuh Semeru 2026, Sejumlah Pengendara Terkena Tilang di Jalan A Yani Nganjuk
Pelatihan Digital Career Preparation Hari Ketiga, Pemkab Nganjuk Dorong Pemuda Tembus Pasar Kerja Global
Pemkab Nganjuk Rekonstruksi Jalan Pace–Gondang Sepanjang 495 Meter
Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Capai 15,65 Gram
Bupati Marhaen Buka Seminar Nasional KUHP Baru, Tekankan Penegakan Hukum Tegas dan Humanis
Peringati HUT APJI Ke 42 DPC Nganjuk Memperkuat Kelembagaan
Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, 150 Mahasiswa Nganjuk Ikuti Apel Kebangsaan di Polda Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:12

Kang Marhaen Paparkan Strategi Perlindungan Perempuan dan Anak di Hadapan KemenPPPA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:22

Operasi Patuh Semeru 2026, Sejumlah Pengendara Terkena Tilang di Jalan A Yani Nganjuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:18

Pelatihan Digital Career Preparation Hari Ketiga, Pemkab Nganjuk Dorong Pemuda Tembus Pasar Kerja Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:00

Pemkab Nganjuk Rekonstruksi Jalan Pace–Gondang Sepanjang 495 Meter

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:16

Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Capai 15,65 Gram

Berita Terbaru