Pulang Dari Ladang, Ibu-ibu Hilang Terseret Arus

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Siti Aminah (43) ibu rumah tangga hanyut di sungai hutan yang berada tak jauh dari tempat tinggal dan ladangnya, Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Hingga kini, Selasa (5/12/2023) belum ditemukan.

Sudah dua hari tim penyelamat dibantu warga setempat mencari keberadaannya. Pencarian dimulai sejak kemarin sore, Senin (4/12/2023) tepatnya sesaat setelah peristiwa itu terjadi.

Taufik Ahmad, Komandan Tim Basarnas Trenggalek mengatakan, menurut keterangan warga setempat, Siti Aminah terseret arus saat pulang dari ladang yang berada di dalam hutan.

Korban berboncengan sepeda motor dengan sang suami, Wasidin (45). Seperti biasanya mereka harus melintasi sebuah sungai buangan air hujan saat perjalan pulang. Sebelum mereka melintas, air sungai mengalir sedikit.

Namun sesampainya di tengah sungai tiba-tiba air bandang turun dari atas. “Dugaan sementara jika di atas gunung sedang hujan deras, sehingga air dari atas penuh dan banjir tiba-tiba,” beber Taufik.

Sehingga sampai di tengah-tengah sungai motor terguling lalu jatuh. Warsidin berhasil menyelamatkan diri, namun gagal menyeret istrinya. Warsidin melihat siti sudah terseret air, dan hanyut sampai saat ini blm diketemukan.

“Kemarin sore kami mendapatkan laporan dari BPBD nganjuk sekitar jam 9 malam dan kejadiannya itukan sekitar jam 5 – 6. Terus kita meluncur setelah mendapat informasi,” ujarnya.

Tim gabungan SAR, BPBD Nganjuk dan relawan dibagi menjadi 3 tim. Masing-masing ditempatkan pada titik-titik mulai dari diduga lokasi hanyutnya korban hingga hilir.

“Kemarin dan hari ini masih dilanjut, tapi nihil. Kita menerjunkan 3 tim  menyusuri sungai yang di duga lokasi TKM atau titik jatuhnya korban sampai ke Desa Bujel, (titik akhir aliran sungai),” jelasnya.

Total para tim penyelamat menyusuri sungai sepanjang 4,5 kilometer (km). Sebelumya, warga juga sudah melakukan pencarian sesaat setelah kejadian dan ditemukan sepeda motor korban 1 km dari TKM.

“Motor ditemukan, sekitar 1 km dari TKM oleh warga sekitar,” jelasnya.

Selama pencarian itu, tim SAR juga mengalami kendala, mulai dari kontur sungai hingga sampah ranting bambu yang menggunung.

“Namun sejauh ini kami terkendala pertama kalau dari lokasi kontur sungainya, ada yang landai ada yang curam terus di wilayah Bujel itu masuk pemukiman warga dan sungainya banyak sampah carang tadi juga sudah kita sisir sampai situ,” tuturnya. (red)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali, Dump Truk Muat Pasir Hantam Pembatas Jembatan di Loceret Nganjuk
Wujud Kepedulian Persaudaraan, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Serahkan Kunci Rumah Baru Almarhum Minal Kosirin
Polres Nganjuk Kerahkan Water Cannon dan Truk Tangki Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngetos
GOW Nganjuk Gandeng DPC APJI, dan Sasa gelar Lomba Kreasi Memasak Nasi Goreng
Pick Up Pengangkut Dinamo Ludes Terbakar di Tol Nganjuk
Motor Hilang di Persawahan, Satreskrim Polres Nganjuk Gerak Cepat Bekuk Pelaku
Hari Pertama Masuk Asrama, Siswa Sekolah Rakyat Nganjuk Tak Kuasa Tahan Haru
Sekolah Rakyat Di Nganjuk Kekurangan Siswa, Target 90 SD Baru Terisi 20 Pendaftar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:29

Diduga Hilang Kendali, Dump Truk Muat Pasir Hantam Pembatas Jembatan di Loceret Nganjuk

Rabu, 2 September 2026 - 12:05

Wujud Kepedulian Persaudaraan, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Serahkan Kunci Rumah Baru Almarhum Minal Kosirin

Rabu, 2 September 2026 - 11:42

Polres Nganjuk Kerahkan Water Cannon dan Truk Tangki Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngetos

Selasa, 1 September 2026 - 19:59

GOW Nganjuk Gandeng DPC APJI, dan Sasa gelar Lomba Kreasi Memasak Nasi Goreng

Selasa, 1 September 2026 - 12:11

Pick Up Pengangkut Dinamo Ludes Terbakar di Tol Nganjuk

Berita Terbaru