BPP Kanigoro Blitar, Kaji Terap Tanaman Tembakau

Kamis, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, KabarNganjuk.com- Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Kanigoro, kabupaten Blitar, pada kajian terap tanaman tembakau di Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, oleh tim pengamatan dalam pemantauan perkembangan pada tanaman tembakau milik Saiful Kelompok Tani atau Poktan Saribumi, yang mengawali masa tanamnya pada tanggal 25 Maret 2023 hingga awal Juli 2023 dengan mendapatkan perlakuan biosaka, biosaka semi kimia, biosaka semi nutrisi dan nutrisi, telah menghasilkan produktivitas yang cukup memotivasi karna sudah mengurangi pupuk kimia meskipun pupuk kimia masih sangat dibutuhkan kandungannya yang berguna melengkapi yang dibutuhkan tanaman.
<img src=”https://harianforum.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231115-WA0014.jpg” alt=”” width=”1280″ height=”762″ class=”alignnone size-full wp-image-23129″ />

Pada kajian terap tanaman tembakau, tim pengamatan Balai Penyuluhan Pertanian Kanigoro memiliki argumentasi pemanfaatan biosaka sebagai elisitor yang memiliki peranan dalam memacu terbentuknya metabolis sekunder di dalam kultur sel yang di sebabkan oleh signal dari molekul biosaka untuk tanaman tembakau di kabupaten Blitar.Penelitian dan pengamatan pemanfaatan biosaka sebagai elisitor merupakan sebuah upaya selain untuk efisiensi biaya usaha tani, juga mampu meminimalisir serangan hama dan penyakit serta meningkatkan produksi.

<img src=”https://harianforum.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231115-WA0012.jpg” alt=”” width=”899″ height=”472″ class=”size-full wp-image-23130″ /> Tim Pengamat BPP Kanigoro, Kab. Blitar

Dengan menggunakan 7 bedeng perpelakuan dalam luasan kurang lebih 0.16 Ha, dimana pada setiap tanaman tembakau mendapat perlakuan yang berbeda, mulai dari biosaka, biosaka semi kimia, biosaka semi nutrisi dan nutrisi dengan melakukan pengamatan untuk pertumbuhannya setiap seminggu sekali.Dimulai dari 7 hari setelah tanam yang sudah mulai berdaun tiga hingga umur kurang lebih 90 hari tepatnya akhir Juni 2023, akan dilakukan pemanenan.Kesimpulan dari pengamatan, dari 4 perlakuan, terdapat perbedaan hasil panen .

(Sumaryati/Jengsri dan tim Balai Penyuluh Pertanian Kanigoro).

Berita Terkait

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi
Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol
Sukses Pikat Menteri Pangan, Cetak Biru Pertanian Nganjuk, Kang Marhaen Kini Sasar Kolaborasi dengan TNI AL
Menilik Patok Pusat Nol Kilometer Nganjuk yang Luput dari Perhatian
Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP Nganjuk ‘Upgrade’ Amunisi Regulasi
Diduga Karburator Bocor Usai Isi BBM, Motor Bermuatan Rosok Ludes Terbakar di SPBU Pace Nganjuk

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 14:11

12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi

Senin, 8 Juni 2026 - 08:36

Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:38

Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:43

Sukses Pikat Menteri Pangan, Cetak Biru Pertanian Nganjuk, Kang Marhaen Kini Sasar Kolaborasi dengan TNI AL

Berita Terbaru