Bupati Marhaen Mewisuda Peserta Sapa Mama Angkatan I

Jumat, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Nganjuk.com- Pemerintah Kabupaten Nganjuk Gelar Prosesi Wisuda Sapa Mama Angkatan 1 sebanyak 94 peserta, di Pendopo KRT Sosrokoesoemo pada Jum’at 21/9/2023. Sapa Mama (Sekolah Perempuan, Anak dan Masyarakat Marjinal) adalah program unggulan Pemkab Nganjuk.

Hadir pada acara ini Kabid Perempuan dan Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi, Ketua DPRD, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Nganjuk, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Ketua Darma Wanita Kabupaten Nganjuk, Camat, Kepala Desa, para wisudawan-wisudawati, serta segenap tamu undangan.

Bupati Marhaen Jumadi, sangat bangga saat mewisuda siswa Sapa Mama yang pertama kalinya. “Nganjuk pertama kalinya meluluskan/mewisuda peserta Sapa Mama yang pertama kali, dengan semangat yang luar biasa, untuk meningkatkan SDM yang unggul.

Sekolah ini banyak manfaatnya dilihat dari segi ekonomi maupun bidang lainnya. Dari segi ekonomi khususnya, dapat menggerakkan perekonomian di desanya, dapat membantu para lansia, para difabel lebih mandiri dan produktif dan masih banyak manfaatnya di bidang lainnya.” Pungkasnya.

Sementara itu Ibu One Widyawati, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender DP3K Propinsi Jawa Timur, mengapresiasi adanya Sapa Mama di Kabupaten Nganjuk ini. Dengan adanya sekolah ini bisa mewujudkan Desa yang ramah perempuan. “Kita berharap di desa-desa tidak ada kekerasan, semakin banyak perempuan yang ekonominya maju, tidak tergantung pada Bapak-bapak, sehingga perempuan bisa berkembang sambil mengasuh anak.

Perempuan harus mampu mengasuh anak, sehingga tidak boleh ada anak terlantar bahkan diperdagangkan, dan ini adalah indikator yang harus diwujudkan.” Pungkasnya.

Di kesempatan lain Yuni Marhaen selaku Pembina Sapa Mama mengatakan “Dengan adanya Sapa Mama ini, banyak yang terbantu. Ini adalah sekolah kehidupan, dimana siswanya langsung terjun ke masyarakat, langsung mempelajari segala permasalahan yang ada di masyarakat yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Misal ada KDRT langsung tertangani, bahkan saat ada bayi yang berkelamin ganda juga langsung tertangani, bila ada warga yang kesulitan ekonomi langsung kita upayakan agar ekonominya bisa terangkat,” tandasnya.

(Red)

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terbaru