Wamen Kemendes PDTT Resmikan Kampung Adat Satu-satunya di Nganjuk

Kamis, 22 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loceret, KabarNganjuk.com- Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) bekerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) resmikan kampung Adat Curik yang berada di Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk pada Kamis (22/12/2022).

 

Kampung Adat yang dihuni mayoritas masyarakat hindu ini memiliki banyak adat istiadat yang tentunya berlatarkan agama hindu sehingga menjadikan kampung ini menjadi pesona tersendiri di tengah-tengah mayoritas daerah yang berada di Nganjuk yang beragama Islam.

 

Turut hadir dalam peresmian ini Wakil menteri Kementerian Perdesaan dan Daerah Tertinggal, Sekda Nganjuk Nur Solekan, Plt. Kadis Porabudpar Gunawan Widagdo, Kadis PMD Puguh Harnoto, Kadis Koperasi Tjuk Widianto, Kadis Pol-PP Kabupaten Nganjuk Suharono, Wakapolres Nganjuk M. Asrori Kadafi dan masyarakat adat dusun Curik.

 

Sekda Nur Solekan Mewakili Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Toleransi dan kerukunan adalah modal utama dalam rangka menciptakan kondusifitas di Kabupaten Nganjuk.

 

 

Ia juga menegaskan bahwa Dukuh Curik merupakan kampung adat satu-satunya di Kabupaten Nganjuk. “Ini adalah the little of Bali, mari kita jaga dan kita lestarikan bersama” ajak Nur Solekan.

 

Sementara, Wamen Kemendes PDTT menyampaikan pentingnya pembangunan desa. “Bagaimana Negaranya maju jika desanya belum maju ataupun mandiri” ucapnya.

 

“Desa bisa menjadi tempat berkembang, sehingga Desa bisa memberi kontribusi pembangunan negara” lanjutnya.

 

Ia berharap kampung adat ini bisa berkembang dan terkenal seperti kampung adat yang ada di daerah lain.

 

Ditemui di tempat yang sama usai acara, Mangku Dakri (45) selaku pemangku adat dusun Curik mengatakan bahwa penobatan atau pengukuhan desa Curik menjadi kampung adat menjadikan sebuah tantangan bagi masyarakat. “Tantangan bagaimana membangun desa ini sesuai adat istiadat leluhur kita dan membangun kehidupan yang lebih maju” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa kampung adat ini sudah ada sejak dulu, namun baru di kenal saat ini karena perkembangan zaman.

 

Reporter: Dyah

Editor: Siti Nur Kholifah

Berita Terkait

Puluhan Warga Banaran Kulon Geruduk Kantor Desa, Tuntut Transparansi Administrasi
Polres Nganjuk Gelar Tabur Bunga di TMP Yudha Pralaya, Wujud Penghormatan Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Sebanyak 3.320 Warga Baru PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Resmi Disahkan, Termasuk dari Timor Leste
Malam Suro, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Sukses Gelar Pengesahan Warga Baru
DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota
Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan
Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026
Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Prambon, Motor Korban Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:05

Puluhan Warga Banaran Kulon Geruduk Kantor Desa, Tuntut Transparansi Administrasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:58

Polres Nganjuk Gelar Tabur Bunga di TMP Yudha Pralaya, Wujud Penghormatan Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:49

Sebanyak 3.320 Warga Baru PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Resmi Disahkan, Termasuk dari Timor Leste

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:39

Malam Suro, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Sukses Gelar Pengesahan Warga Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20

Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan

Berita Terbaru