Nganjuk, KabarNganjuk.com — Suasana penuh keakraban mewarnai Malam Ulang Janji dan Tasyakuran Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang digelar di Pendopo KRT Sosrokoesoemo Nganjuk, Rabu (12/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nganjuk sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Nganjuk, Marhaen Djumadi atau Kang Marhaen. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kreativitas dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
Kang Marhaen menyampaikan, prestasi akademik yang tinggi tidak cukup menjadi bekal bagi generasi muda apabila tidak diimbangi dengan kedisiplinan dan kemampuan menciptakan gagasan maupun karya yang bermanfaat.
Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian setelah dirinya berdiskusi dengan sejumlah tokoh pendidikan di Jawa Timur. Ia menyoroti masih adanya mahasiswa yang lebih banyak berorientasi pada penyelesaian tugas akademik, tetapi belum mampu mengembangkan daya cipta yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Jangan sampai karya akademik hanya menjadi pajangan di perpustakaan dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Kang Marhaen.
Ia menilai pendidikan seharusnya tidak hanya berorientasi pada kemampuan menghafal dan memahami teori. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, kreatif, disiplin, serta mampu menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam kehidupan nyata.
Dalam konteks tersebut, Kang Marhaen menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan dinilai menjadi bekal penting bagi anak-anak muda.
Ia berharap generasi muda Nganjuk dapat memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kreativitas. Menurutnya, kemampuan tersebut apabila dipadukan dengan kedisiplinan yang ditempa melalui kegiatan Pramuka akan menghasilkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan.
“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, karakter, dan kedisiplinan,” tegasnya.
Kang Marhaen meyakini, pembentukan generasi muda dengan karakter dan kreativitas yang kuat akan menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional, termasuk dalam menyongsong visi swasembada pangan dan Indonesia Emas 2045.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut pun menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen Gerakan Pramuka Nganjuk dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, disiplin, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(Adv/Nur)





