NGANJUK, KabarNganjuk.com – Padepokan PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi rutin yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Nganjuk, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan Ketua IPSI Kabupaten Nganjuk beserta jajaran pengurus dengan para ketua perguruan pencak silat se-Kabupaten Nganjuk.
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk. Sebanyak 15 perguruan pencak silat yang menjadi anggota IPSI Kabupaten Nganjuk hadir dalam pertemuan tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan dan kemajuan dunia pencak silat di Kabupaten Nganjuk.
Ketua PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun, Drs. H. Gondo Hariyono, M.Si., mengaku bersyukur dan bangga karena padepokan PSHT dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi yang melibatkan seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Nganjuk.
“Ini merupakan sebuah kebahagiaan bagi kami. Pertemuan seperti ini sangat berharga karena seluruh perguruan pencak silat dapat berkumpul dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan. Semoga momentum ini semakin memperkuat hubungan antarpesilat di Kabupaten Nganjuk,” ujarnya.
Gondo berharap seluruh ketua perguruan pencak silat dapat terus menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, peran perguruan silat sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan damai bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh insan pencak silat untuk terus menjaga kebersamaan dan kerukunan.
“Kami berharap seluruh ketua perguruan dapat bersama-sama menjaga kondusivitas di Kabupaten Nganjuk sehingga daerah ini tetap menjadi kabupaten yang aman, nyaman, dan mampu memberikan rasa tenteram bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Gondo, prestasi yang diraih IPSI Kabupaten Nganjuk pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026 menjadi bukti nyata hasil kerja sama seluruh perguruan pencak silat yang selama ini mendukung pembinaan atlet.
Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Kabupaten Nganjuk berhasil menembus jajaran enam besar terbaik se-Jawa Timur dengan raihan satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.
“Alhamdulillah, seluruh perguruan yang ada di Kabupaten Nganjuk telah memberikan dukungan besar terhadap pembinaan atlet. Hasilnya, IPSI Nganjuk mampu menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi. Prestasi ini patut mendapatkan apresiasi dari semua pihak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian IPSI Kabupaten Nganjuk, Drs. H. Harsono, M.M., menegaskan bahwa IPSI bersama seluruh perguruan silat di bawah naungannya akan terus memperkuat pembinaan atlet muda demi melahirkan generasi pesilat yang berprestasi dan berkarakter.
“Kami akan terus mendorong pembinaan atlet muda secara berkelanjutan bersama seluruh perguruan yang berada di bawah naungan IPSI. Dengan begitu, para pesilat tidak hanya mampu meraih prestasi di arena pertandingan, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat serta ikut menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Nganjuk,” kata Harsono.
Dengan capaian tersebut, IPSI Kabupaten Nganjuk berharap semakin banyak generasi muda tertarik menekuni pencak silat sebagai sarana meraih prestasi sekaligus melestarikan budaya bangsa.