Nganjuk, KabarNganjuk.com – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk yang digelar di Gedung Juang 45, Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Nganjuk, Jumat (24/4/2026), berlangsung dengan suasana berbeda. Sebanyak 15 pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur turut hadir dalam agenda konsolidasi partai tersebut.
Kehadiran jajaran pengurus DPD Jatim menjadi penegasan pentingnya proses regenerasi kepemimpinan partai, khususnya di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) yang menjadi ujung tombak pergerakan partai di tengah masyarakat.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, dalam sambutannya menegaskan bahwa PDI Perjuangan saat ini sedang membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda, terutama kalangan Gen Z, untuk berperan aktif dalam dunia politik.
Menurutnya, langkah ini merupakan respons terhadap perubahan demografi pemilih yang kini didominasi oleh anak muda. Selain itu, kebijakan tersebut juga menjadi pondasi awal dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan partai dari tingkat bawah.
Dirinya menambahkan, keep gurusan PAC tidak hanya berfungsi sebagai struktur organisasi partai, tetapi juga harus mampu membaca dinamika sosial, menyerap aspirasi masyarakat, serta menjawab tantangan zaman secara tepat. “Kehadiran generasi muda sangat penting untuk menghadirkan perspektif baru, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat,” ujarnya.
Terlebih lagi keterwakilan Gen Z dalam struktur kepengurusan PAC di Jawa Timur bukan lagi sekadar anjuran, melainkan kewajiban. Minimal 20 persen dari susunan pengurus harus berasal dari kalangan Gen Z, dan salah satunya wajib menduduki jabatan strategis seperti ketua, sekretaris, atau bendahara.
Selain itu, penguatan peran perempuan dan anak muda juga menjadi kebijakan struktural yang harus dijalankan secara serius oleh seluruh jajaran partai.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi, menekankan pentingnya menjaga soliditas antar kader partai, konsolidasi harus terus diperkuat hingga tingkat kelurahan, desa, bahkan Anak Ranting atau setingkat dusun, sebagai langkah strategis menghadapi kontestasi Pemilu mendatang.
“Kuncinya adalah Kekompakan internal, kepatuhan dalam satu komando, serta konsolidasi yang kuat dari tingkat DPC hingga Anak Ranting menjadi modal utama untuk meraih kemenangan,” Paparnya.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi Kabar Nganjuk
Sumber Berita : Liputan Kabar Nganjuk





