Nganjuk, KabarNganjuk.com – Jumat legi tepatnya tanggal 24/04/2026 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak, di Gedung Juang 45 jalan Dr Soetomo Kecamatan Nganjuk, gedung yang memiliki dua tribun disisi kiri dan kanan ini memerah, diapdati kader PDI Perjuangan, mulai dari fraksi, Pengurus DPC, Pengurus PAC dan Ranting.

Sekitar 1.200 kader PDI Perjuangan memadati lokasi Musancab, terdiri dari PAC ada 220 Orang, serta KSB Ranting ada 850 orang. Dalam Acara ini tampak Hadir sekitar 15 pengurus Dewan Pimpinan Daerah DPD Jatim, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono yang juga kader PDI Perjuangan, Jajaran DPC PDI Perjuangan, Fraksi PDI Perjuangan serta Badan Sayap Partai.

Dalam sambutannya Marhaen Djumadi ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Bupati Nganjuk ini mengatakan, Musancab ini digelar sebagai bentuk langkah strategis PDI Perjuangan untuk menjamin keberlanjutan kepemimpinan Partai dan memperluas basis dukungan di akar rumput dengan fokus meningkatkan keterwakilan kader muda serta perempuan, untuk memperkuat formasi pemilu 2029, agar dapat mengembalikan dua kursi yang hilang
Selain itu, menurutnya Musancab ini merupakan tindak lanjut instruksi Partai yang dilakukan serentak untuk menyusun kepengurusan baru di tingkat kecamatan, hal ini harus menjadi momen strategis untuk membentuk struktur kepengurusan PAC yang solid sekaligus memperkuat konsolidasi hingga tingkat kelurahan/ desa dan Anak Ranting atau setingkat dusun, sekaligus juga persiapan menghadapi kontestasi Pemilu mendatang, agar PDI Perjuangan dapat mengembalikan kursi yang hilang serta menambah jumlah kursi dilegislatif dengan kekuatan keterwakilan gen Z.
“Kekompakan internal, kepatuhan dalam satu komando dan konsolidasi yang kuat dari tingkat DPC hingga Anak Ranting menjadi modal dasar untuk meraih kemenangan,” terangnya.
Sementara itu Deni Wicaksono, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ditemui d sela – sela acara menyampaikan, Musancab yang di kabupaten Nganjuk adalah Musancab ke 30 dari 38 Kab/Kota di Jawa timur, dan pelaksanaan dinilai cukup tertib dan lancar.
Dirinya menegaskan, DPD PDI Perjuangan Jatim membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z untuk terlibat aktif di kancah politik guna merespons perubahan demografi pemilih yang didominasi kalangan muda.
Oleh karena itu, kepengurusan PAC di Jawa timur wajib hukumnya keterwakilan gen Z 20 persen dan salah satunya harus menjabat sebagai ketua, sekretaris maupun bendhara salah satu jabatan ini harus dipegang gen Z, selain itu penguatan peran perempuan dan anak muda bukan sekadar wacana, melainkan kebijakan struktural yang mengikat.
“Semua kita wajibkan. Salah satu dari mereka harus menjadi ketua, sekretaris, atau bendahara. Ini bukan sekadar pelengkap, tapi posisi strategis dalam kepengurusan,” ujar Deni.
Menurutnya kebijakan ini menjadi pondasi awal bagi regenerasi kepemimpinan Partai di tingkat akar rumput. PAC sebagai ujung tombak pergerakan Partai dituntut mampu membaca situasi sosial, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus merespons tantangan masa depan dengan cermat.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi Kabar Nganjuk
Sumber Berita : Liputan Kabar Nganjuk





