Nganjuk, KabarNganjuk.com- Peringatan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke-1089 digelar khidmat melalui upacara di Alun-Alun Nganjuk, Jumat pagi, 10 April 2026. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang bertindak sebagai pembina upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, jajaran Forkopimda, DPRD Nganjuk, organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, pelajar, mahasiswa perguruan tinggi, serta perwakilan dari berbagai kabupaten/kota.

Pada peringatan tahun ini, Pemkab Nganjuk mengusung tema “Harmoni Bumi Nganjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”. Tema tersebut mencerminkan semangat untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor, dengan mengandalkan kekuatan gotong royong masyarakat sebagai modal utama.
Dalam amanatnya, Bupati Marhaen menegaskan bahwa “melesat” dimaknai sebagai upaya mengatasi berbagai hambatan pembangunan, seperti perbaikan infrastruktur jalan, serta peningkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ia optimis, dengan semangat kebersamaan, Nganjuk mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
“Momentum Hari Jadi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bergerak bersama, memperkuat semangat gotong royong, serta mendorong pembangunan di berbagai sektor agar Nganjuk semakin maju dan sejahtera,” ujar Bupati Nganjuk.

Selain itu, Bupati juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089, seperti gebyar bazar UMKM, istighosah, tahlil dan tasyakuran, webinar, turnamen, serta berbagai lomba dan festival baik tingkat pelajar maupun umum. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi perekonomian masyarakat. Menurutnya, peringatan Hari Jadi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan prosesi Manusuk Sima Anjuk Ladang yang digelar di Kompleks Candi Lor, Desa Candirejo, Kecamatan Loceret sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelestarian nilai sejarah dan budaya Kabupaten Nganjuk. Prosesi Manusuk Sima merupakan simbol pemberian tanah perdikan, mengenang peristiwa yang dilakukan oleh Mpu Sindok kepada Mpu Anjuk Ladang.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-1089 ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap semangat kebersamaan dan gotong royong dapat terus terjaga demi mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.(Lifa)





