Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi di Berbek, Bupati Nganjuk Tegaskan Wujud Sinergi Membangun Negeri

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Kamis (12/6/2025), akan digelar kegiatan Boyong Natapraja dan Sedekah Bumi di wilayah Berbek, Kabupaten Nganjuk. Acara bertema “Natapraja Bersinergi Membangun Negeri” ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai.

Mengenang kembali sejarah penting berdirinya Kabupaten Nganjuk melalui peringatan bersejarah Boyong Natapraja, yaitu perpindahan pusat pemerintahan dari Berbek ke Nganjuk yang telah berlangsung sejak tahun 1880. Momentum ini bukan sekadar ritual seremonial, namun bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan identitas daerah yang telah mengakar selama lebih dari satu abad.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dari Alun-Alun Berbek, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi menuju Pendopo KRT Sosrokeosoemo. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum yang turut menyemarakkan momen penuh makna ini.

Boyong Natapraja merupakan simbol pemindahan dan penyatuan semangat pemerintahan yang berpadu dengan nilai-nilai budaya lokal. Sedangkan Sedekah Bumi merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah dan hasil bumi yang diberikan, sekaligus permohonan keselamatan dan kemakmuran bagi masyarakat.

Di sepanjang rute dari Alun-Alun Berbek menuju pendopo, akan ditampilkan berbagai atraksi budaya khas daerah, serta arak-arakan simbolik yang mencerminkan perjalanan pemerintahan dan masyarakat menuju arah yang lebih baik. Saksikan kemeriahan prosesi budaya, kereta kuda yang megah, serta gunungan hasil bumi sebagai wujud kecintaan pada bumi kelahiran.

Dengan diadakannya acara ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, serta nilai-nilai budaya lokal terus terjaga dalam mendukung pembangunan Kabupaten Nganjuk yang berkelanjutan. Diharapkan generasi muda Kabupaten Nganjuk semakin mengenal dan mencintai sejarah daerahnya, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun negeri dengan nilai-nilai luhur kearifan lokal.

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Museum Tritik Nganjuk Terima Hibah 1.523 Koleksi Fosil, Siap Jadi Pusat Edukasi Purbakala
Karya Arek Surabaya, Menengok Megahnya Museum Marsinah yang Rampung Kilat Tanpa Uang Negara
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:34

Museum Tritik Nganjuk Terima Hibah 1.523 Koleksi Fosil, Siap Jadi Pusat Edukasi Purbakala

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:22

Karya Arek Surabaya, Menengok Megahnya Museum Marsinah yang Rampung Kilat Tanpa Uang Negara

Berita Terbaru