Wanita 70 Tahun Tewas Jatuh di Tambang Galian C, PT TMKI Diduga Lalai

Rabu, 5 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarnganjuk.com- Sebuah insiden tragis terjadi di area tambang Galian C milik PT TMKI yang berlokasi di Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Seorang wanita berusia 70 tahun, Tun, warga Pilangbangu, Kediri, ditemukan tewas setelah diduga jatuh dari tebing galian pada Rabu (5/2/2025).

Kapolsek Pace, AKP Pujo Santoso, SH, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah mendatangi lokasi kejadian bersama perangkat desa dan management tambang, petugas menemukan jasad korban di dasar tebing dalam kondisi mengenaskan.

Lebih lanjut AKP Pujo Santoso menambahkan, dimungkinkan korban meninggal akibat tergelincir, “Menurut keterangan keluarga, korban berangkat dari rumah tadi pagi dini hari/waktu subuh, dan sampai saat ini belum pulang ternyata ditemukan sudah tidak bernyawa, dan dari keterangan penjaga tambang kemarin malam sudah sempat datang ke depan pintu gerbang tambang, tapi kemudian diantar pulang oleh penjaga tambang” jelas AKP Pujo Santoso.

Sementara itu, Adi Marjono, perwakilan dari PT TMKI yang dimintai keterangan, justru menghindari wartawan dan enggan memberikan komentar terkait insiden ini.

Wakil Ketua Asosiasi Tambang, Arif Wibowo, yang turut dimintai tanggapan, mengakui bahwa rambu-rambu keselamatan di lokasi memang sudah usang dan belum diperbaiki. “Rambu sebenarnya ada, tapi memang kondisinya sudah rusak dan perlu diperbarui. Ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya.

PT TMKI diduga melanggar Pasal 359 KUHP, yang mengatur tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Selain itu, perusahaan juga berpotensi melanggar Pasal 112 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2008 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, terkait dengan pengabaian standar keselamatan di area pertambangan.

Kasus ini menjadi sorotan karena menambah daftar panjang insiden di tambang Galian C, yang sering kali diwarnai kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja.

Sementara itu, pihak keluarga korban masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dan berharap ada kejelasan serta pertanggungjawaban dari pihak terkait. (Tim)

Berita Terkait

DPD APJI Jatim Kunjungi Aerofood ACS, DPC APJI Nganjuk Turut Pelajari Standar Katering Penerbangan
Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Nganjuk Gelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidlabfor Polda Jatim
Rekonstruksi Pembunuhan Ayah Angkat di Nganjuk, Dua Tersangka Peragakan 59 Adegan
Diduga Rem Blong Usai Salip Rombongan Gerak Jalan, Truk Tangki Hantam Pick Up dan Motor di Berbek Nganjuk
Pawai Budaya SD/MI Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Dorong Pelestarian Budaya
Angkat Budaya Sumatera Barat, SDN 1 Ploso Tampilkan Semangat Cinta Nusantara di Pawai Budaya Nganjuk
DPC APJI Nganjuk Berperan Aktif Dukung Progran PDP APJI Dalam Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf Subsektor Kuliner Yang Di Gelar Disbudpar Jatim
DPC APJI Nganjuk Siap Sukseskan Pelatihan Boga Kolaborasi DPD APJI Jatim dan Dinas kebudayaan dan pariwisata  

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:57

DPD APJI Jatim Kunjungi Aerofood ACS, DPC APJI Nganjuk Turut Pelajari Standar Katering Penerbangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:27

Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Nganjuk Gelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidlabfor Polda Jatim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:49

Rekonstruksi Pembunuhan Ayah Angkat di Nganjuk, Dua Tersangka Peragakan 59 Adegan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:06

Diduga Rem Blong Usai Salip Rombongan Gerak Jalan, Truk Tangki Hantam Pick Up dan Motor di Berbek Nganjuk

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:05

Angkat Budaya Sumatera Barat, SDN 1 Ploso Tampilkan Semangat Cinta Nusantara di Pawai Budaya Nganjuk

Berita Terbaru