Warga Terdampak Proyek PT SAI Tuntut Kompensasi Lebih Besar

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KabarNganjuk.com – Proyek pembangunan pabrik PT Sukses Abadi Indonesia (PT SAI) di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, menuai protes dari warga setempat. Warga mengklaim kesepakatan awal dengan pihak proyek tidak ditepati, sehingga mereka merasa dirugikan (09/12/2024).

Salah satu warga terdampak, Suhardi, mengungkapkan bahwa aktivitas proyek, terutama truk pengangkut material, telah menyebabkan berbagai masalah. Menurutnya, perjanjian awal menyebutkan muatan truk maksimal 6-7 ton, tetapi kenyataannya mencapai 12 ton. “Saya langsung tanyakan kepada sopir truk, dan ini jelas merugikan. Rumah saya sering mengalami getaran akibat beban berlebih, apalagi saat musim kemarau dampaknya ditambah debu,” ujarnya.

Selain itu, Suhardi menilai kompensasi yang diberikan tidak sebanding dengan kerugian yang dialami warga. “Kami hanya diberi Rp6 juta untuk tiga orang, jadi masing-masing hanya mendapat Rp2 juta. Jumlah itu tidak cukup, seharusnya kompensasi sebesar Rp2 juta diberikan setiap bulan, bukan sekali hingga proyek selesai. Pasalnya, proyek ini semakin lama makin banyak aktivitasnya,” tegasnya.

Warga juga meminta agar PT SAI memberikan kompensasi yang lebih layak untuk memperbaiki kerusakan akibat proyek, termasuk kerusakan rumah dan lingkungan.

Protes ini didukung oleh kehadiran Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Nganjuk. Mereka menuntut agar masyarakat lokal dilibatkan dalam pengerjaan proyek, bukan hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. “Kami melihat banyak pekerja dari luar Nganjuk, padahal warga lokal seharusnya bisa turut berpartisipasi,” ujar perwakilan GRIB Jaya.

Sementara itu, perwakilan PT SAI atau mandor proyek tidak tampak di lokasi saat protes berlangsung. Hanya ada pekerja yang mengaku berasal dari luar Kabupaten Nganjuk. Warga berharap tuntutan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Berita Terkait

Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol
Sukses Pikat Menteri Pangan, Cetak Biru Pertanian Nganjuk, Kang Marhaen Kini Sasar Kolaborasi dengan TNI AL
Menilik Patok Pusat Nol Kilometer Nganjuk yang Luput dari Perhatian
Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP Nganjuk ‘Upgrade’ Amunisi Regulasi
Diduga Karburator Bocor Usai Isi BBM, Motor Bermuatan Rosok Ludes Terbakar di SPBU Pace Nganjuk
Sidak Pengolahan Bulu Unggas di Sukomoro, Komisi 3 DPRD Nganjuk Temukan Limbah Dibuang Langsung ke Sungai
Bus Tayo Pengangkut Puluhan Anak TK Terperosok di Tanjakan Jembatan Kuncir Ngetos

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 08:36

Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:38

Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:43

Sukses Pikat Menteri Pangan, Cetak Biru Pertanian Nganjuk, Kang Marhaen Kini Sasar Kolaborasi dengan TNI AL

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:38

Menilik Patok Pusat Nol Kilometer Nganjuk yang Luput dari Perhatian

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:33

Diduga Karburator Bocor Usai Isi BBM, Motor Bermuatan Rosok Ludes Terbakar di SPBU Pace Nganjuk

Berita Terbaru