Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari–Maret 2026 yang diselenggarakan di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memaparkan empat program prioritas untuk masyarakat, yaitu: tidak boleh ada rumah tidak layak huni, tidak boleh ada warga putus sekolah, pelayanan kesehatan BPJS yang merata, dan memastikan tidak ada warga yang kelaparan.
“Pemerintah dalam hal ini berusaha membuat masyarakat di Nganjuk ini sejahtera. Yang kurang kita beri bantuan, yang belum kerja kita sediakan lapangan pekerjaan. Jangan sampai ada orang Nganjuk yang tidak bisa makan, makanya penyaluran bantuan pangan ini diadakan,” tutur Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati, Rabu (11/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kang Marhaen membagikan kisah masa lalunya yang penuh keterbatasan, mulai dari hanya memakan nasi jagung hingga harus berjalan kaki sangat jauh untuk bersekolah di Nganjuk. Pengalaman pahit masa kecil tersebut kini menjadi dorongan kuat baginya untuk mengeksekusi program bantuan secara merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Nganjuk.
Ia juga langsung bergerak cepat menginstruksikan jajaran aparatur kelurahan untuk melakukan pendataan langsung di lapangan terkait kebutuhan mendasar warga.
“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Disyukuri, rezeki itu tidak pernah tertukar dan tidak pernah berkurang,” pungkas Kang Marhaen, seraya meminta staf mendata rumah warga yang tidak layak huni, mendaftarkan warga ke BPJS Kesehatan hari itu juga, serta mensosialisasikan program Sekolah Rakyat.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo, dalam laporannya menjelaskan bahwa penyaluran cadangan pangan pemerintah ini bertujuan untuk memenuhi hak dasar masyarakat. Program ini dirancang strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi mikro di tingkat keluarga.
“Tujuannya adalah meringankan beban pengeluaran ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), menjaga stabilitas pasokan pangan, serta menekan laju inflasi daerah di wilayah Kabupaten Nganjuk,” ungkap Yusuf.
Adapun jumlah penerima manfaat secara keseluruhan di Kabupaten Nganjuk mencapai 203.406 KPM. Khusus untuk Kelurahan Begadung, tercatat ada 1.104 penerima, menjadikannya kelurahan dengan KPM terbanyak di Kecamatan Nganjuk. Penyaluran bantuan logistik ini ditargetkan berlangsung dari tanggal 8 hingga 18 Juni 2026, dengan pelayanan yang tetap dibuka pada hari libur guna menghindari penumpukan antrean.
“Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Sehingga untuk alokasi dua bulan (Februari dan Maret 2026), total yang diterima adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” tutup Yusuf.
Caption: Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memaparkan empat program prioritas untuk masyarakat saat penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Begadung.





