Kondisi Memprihatinkan, Plafon Dua Ruang Kelas SDN Plosoharjo 2 Ambrol

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN Plosoharjo 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dua ruang kelas, yakni kelas dua dan kelas tiga, mengalami kerusakan cukup parah setelah plafon bangunan ambrol. Tidak hanya itu, plafon di ruang guru juga mengalami kerusakan serupa.

Kerusakan tersebut diduga disebabkan kayu penyangga plafon yang sudah lapuk karena usia bangunan yang cukup tua. Dua ruang kelas dan satu ruang guru yang mengalami kerusakan diketahui terakhir kali direhabilitasi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2008 dan hingga kini belum pernah mendapatkan perbaikan kembali.

Selain kondisi plafon yang rusak, sejumlah mebeler seperti meja dan kursi siswa juga sudah kurang layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah mengaku setiap tahun telah mengajukan permohonan rehabilitasi ruang kelas, namun sampai saat ini belum ada realisasi.

Agus Suharto, guru SDN Plosoharjo 2, mengatakan demi menjaga keselamatan siswa, pihak sekolah terpaksa menurunkan plafon yang dinilai membahayakan. “Karena kondisi plafonnya sudah rapuh dan membahayakan, kami terpaksa menurunkannya demi keselamatan siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung,” ujar Agus Suharto.

Bangunan sekolah yang membujur ke arah selatan terdiri dari ruang kelas satu, dua, dan tiga, termasuk ruang guru serta ruang kepala sekolah. Sementara tiga ruang kelas lain yang membujur ke arah barat sebelumnya telah direhabilitasi menggunakan anggaran DAK dan hingga kini kondisinya masih baik.

Saat ini SDN Plosoharjo 2 Kecamatan Pace memiliki sebanyak 87 siswa yang terbagi mulai kelas satu hingga kelas enam. Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan bantuan rehabilitasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan aman dan nyaman.

Berita Terkait

Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat
Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan
SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH
Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi
Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol
Sukses Pikat Menteri Pangan, Cetak Biru Pertanian Nganjuk, Kang Marhaen Kini Sasar Kolaborasi dengan TNI AL

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31

Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:14

Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:15

SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 08:36

Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya

Berita Terbaru