Klarifikasi Operasional SPPG Baron dan Lengkong: Inisiatif Mandiri untuk Standar Lingkungan

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Isu mengenai penghentian paksa atau sanksi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Baron dan Lengkong dibantah keras oleh pemilik lahan. Siswanto, pimpinan CV Semi Nganjuk, menegaskan bahwa berhentinya kegiatan operasional tersebut merupakan langkah sukarela demi memperbarui sistem pengolahan limbah agar sesuai dengan regulasi terbaru.

“Kita mengajukan untuk dihentikan sementara untuk pemasangan IPAL. Jadi bukan dihentikan (oleh BGN). Kita yang mengajukan,” tegas Mas Sis sapaan akrab pimpinan CV Semi tersebut saat memberikan klarifikasi secara langsung, memastikan bahwa keputusan ini murni inisiatif internal demi kepatuhan aturan.

Langkah ini diambil karena sistem pengolahan limbah yang lama, yang awalnya memanfaatkan bekas bangunan rumah makan, dianggap sudah tidak memadai lagi. Untuk memenuhi standar sertifikasi layak fungsi yang ketat dari BGN, diperlukan transisi ke teknologi IPAL yang lebih modern dan mekanik.

“IPAL yang lama itu bekas rumah makan, sudah tidak cocok lagi standarnya. Sekarang syaratnya harus ada sertifikat laik fungsi. Kalau yang lama tidak memenuhi, makanya kita ganti baru total supaya aman dan sah secara aturan,” tambah Mas Sis merinci alasan teknis pemasangan fasilitas baru ini.

Proses pemasangan infrastruktur baru ini diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua minggu, tergantung pada kedatangan tim teknis dari luar kota. Selama masa perbaikan ini, aktivitas operasional sengaja dikosongkan agar pengerjaan bisa dilakukan secara presisi.

“Waktunya sekitar satu sampai dua minggu, tergantung kapan tim survei dan pemasangannya datang dari luar kota. Selama itu kita tutup dulu, biar pengerjaannya tuntas dan hasilnya benar-benar pas standar,” jelasnya lagi.

Selain masalah operasional, Mas Sis juga meluruskan kesalahpahaman publik mengenai perannya. Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah mitra pengelola ataupun pelaksana harian, melainkan murni sebagai pemilik lahan dan bangunan yang disewakan. Tanggung jawab operasional sepenuhnya berada di bawah kendali PT Nugraha Jaya Mandiri (NJM) yang menjalin kerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari sejak akhir 2025.

“Kapasitas saya bukan mitra, bukan pengelola. Saya itu pemilik lahan. Legalitasnya yang berkontrak itu PT NJM dengan Yayasan Kemala Bhayangkari. Jadi saya hanya pemilik tempat saja, urusan teknis operasional itu ranah mereka,” lurus Mas Sis dengan gamblang.

Tindakan ini diharapkan dapat menjamin kelangsungan SPPG di masa depan agar dapat beroperasi tanpa kendala regulasi maupun masalah lingkungan. Pembenahan ini juga menjadi bukti bahwa pemilik tempat dan pihak pengelola serius dalam menjamin pelayanan gizi yang baik kualitasnya, serta aman dan ramah lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan harapan masyarakat.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi Kabar Nganjuk

Berita Terkait

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan
Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi
Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha
Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini
Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah
Polres Nganjuk Ungkap Pencurian Jagung Berulang, Empat Terduga Pelaku Diamankan
Pererat Sinergitas, Kapolres Nganjuk Gandeng GP Ansor Redam Konflik Antarperguruan Silat
Bakar Sampah Ditinggal, Dapur dan Dua Kamar Rumah Warga Ploso Nganjuk Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:09

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:33

Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:07

Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:37

Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:28

Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah

Berita Terbaru