Untuk Eksistensi, PT Tunas Wijaya Mandiri Resmi Lakukan Perubahan Akta

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Pasca wafatnya Direktur Utama PT Tunas Wijaya Mandiri Nganjuk, pihak keluarga resmi melanjutkan roda perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di kantor perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Dalam rapat tersebut diputuskan adanya pembaruan kepemimpinan sekaligus perubahan akta perusahaan. Jabatan direktur utama kini resmi beralih kepada Muhammad Ilham, yang merupakan putra dari almarhum. Proses pengurusan akta perusahaan dengan nama dan kepemimpinan baru pun telah selesai dan dinyatakan sah.

Selain itu, seluruh administrasi pendukung juga telah rampung, termasuk surat dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia terkait pengesahan perubahan akta perusahaan. Dokumen salinan resmi akta perusahaan baru juga telah diterbitkan, serta pernyataan pelepasan hak waris saham dari pihak keluarga yang bersangkutan telah diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Muhammad Ilham menyampaikan bahwa perusahaan kini siap beroperasi dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya yang sebelumnya pernah bermitra dengan PT Tunas Wijaya Mandiri.

“Yang dulu sudah pernah bekerja sama dengan PT Tunas Wijaya Mandiri, monggo dipersilakan menjalin kerja sama kembali seperti dulu lagi, karena saat ini seluruh pembaruan akta perusahaan sudah lengkap dan resmi,” ujarnya.

Ke depan, PT Tunas Wijaya Mandiri akan kembali menjalankan kegiatan operasional, khususnya dalam penyaluran tenaga kerja ke berbagai wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatera hingga Papua. Perusahaan membuka kesempatan bagi pihak yang membutuhkan tenaga kerja, baik untuk panen maupun perawatan perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, Muhammad Ilham juga mengajak masyarakat terutama yang belum memiliki pekerjaan untuk bergabung melalui perusahaan tersebut.

“Untuk masyarakat yang masih menganggur dan belum memiliki pekerjaan, jangan ragu untuk mendaftar. Persyaratannya juga mudah, untuk lajang hanya perlu KTP asli dan fotokopi KK. Untuk pasangan suami istri tambah lampiran surat nikah, dan bagi yang membawa anak bisa melampirkan akta kelahiran,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan berbagai fasilitas yang akan didapatkan para pekerja. “Untuk pekerja lajang, disediakan mess dengan sistem satu kamar yang ditempati empat hingga 6 orang tergantung luasnya. Sementara untuk pasangan suami istri akan mendapatkan satu pintu atau mess. Bagi pekerja yang membawa anak, perusahaan juga menyediakan fasilitas tempat penitipan anak (TPA) serta fasilitas sekolah,” jelasnya.

Selain itu, pekerja juga akan mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, perlengkapan kerja, alat masak, serta kebutuhan sembako yang disuplai untuk 14 hari hingga satu bulan ke depan.

Muhammad Ilham menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan almarhum ayahnya dalam membangun perusahaan tersebut.

“Perusahaan ini dirintis dari nol oleh almarhum bapak saya. Saya bukan orang baru, sebelumnya juga sudah terlibat di lapangan lama dalam pendampingan lapangan. Saya berkomitmen untuk meneruskan perjuangan beliau dan mengembangkan perusahaan ini ke depannya,” ungkapnya.

Dengan kepemimpinan baru dan legalitas yang telah diperbarui, PT Tunas Wijaya Mandiri optimistis dapat kembali berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan.(Lifa)

Berita Terkait

Tiga Terduga Pengedar Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Sabu dan Pil Dobel L
Aksi Nyata PHBN ke-81, PSHT Cabang Nganjuk Gelar Baksos Gratis dan Pertunjukan Reog
HUT ke-81 RI, Polres Nganjuk Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Marhaen Ajak Masyarakat Bangun Nganjuk Bersama
Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa
Revitalisasi SMAN 1 Tanjunganom Rp1,9 Miliar Disorot LKHPI, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran
Peresmian 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Jawa Timur Diwakili Kabupaten Nganjuk
Dari Bahan Alam Jadi Batik Bernilai Jual, Sespimen Polri Apresiasi UMKM Griya Batik Sri Rahayu

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12

Tiga Terduga Pengedar Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Sabu dan Pil Dobel L

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55

Aksi Nyata PHBN ke-81, PSHT Cabang Nganjuk Gelar Baksos Gratis dan Pertunjukan Reog

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55

HUT ke-81 RI, Polres Nganjuk Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:54

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Marhaen Ajak Masyarakat Bangun Nganjuk Bersama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:59

Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa

Berita Terbaru