Audiensi Kapolres Nganjuk Dan GMNI, Kedepankan Kondusivitas Terhadap Setiap Persoalan Wilayah Nganjuk

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, kabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima silaturahmi dan audiensi Ketua serta Pengurus GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Kabupaten Nganjuk di Ruang Kerja Kapolres Nganjuk, Selasa (24/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres didampingi para Pejabat Utama Polres Nganjuk dan membahas berbagai isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Audiensi ini menjadi ruang dialog antara kepolisian dan mahasiswa, khususnya terkait persoalan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk. Salah satu isu yang diangkat adalah pertumbuhan mini market yang dinilai berpotensi mengganggu keberadaan toko-toko kecil milik warga.

Selain itu, dibahas pula pentingnya mencari formula untuk menyatukan perguruan silat di Kabupaten Nganjuk dalam satu barisan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif GMNI yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Mahasiswa adalah mitra strategis dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Terkait isu pertumbuhan mini market maupun dinamika perguruan silat, tentu diperlukan diskusi yang lebih intensif dengan melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.

Ia menegaskan, Polres Nganjuk terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat dan siap bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan warga.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Nganjuk periode 2024–2026, Muhammad Ainun Rozzaq, menyampaikan bahwa GMNI sebagai organisasi mahasiswa akan terus mengawal isu-isu sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Kami melihat ada keresahan di tengah masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, terkait menjamurnya mini market. Selain itu, kami juga mendorong adanya upaya bersama untuk menyatukan perguruan silat di Nganjuk agar tidak terjadi gesekan yang merugikan masyarakat. Karena itu, perlu forum diskusi yang lebih luas dan melibatkan banyak pemangku kepentingan,” ungkap Muhammad Ainun Rozzaq.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polres Nganjuk dan kalangan mahasiswa, sehingga setiap persoalan sosial dapat disikapi secara bijak, solutif, dan tetap mengedepankan kondusivitas wilayah Kabupaten Nganjuk. (Redaksi)

Berita Terkait

Musrenbang RKPD 2027 Di Kabupaten Nganjuk, Tampung 3687 Usulan Dari Berbagai Bidang
Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk
Pelaku Pencurian Laptop di Prambon Diamankan Polisi Setelah Korban Pergoki Aksinya
Gelar SIM Ramadan di Pujahito, Satlantas Nganjuk Beri Layanan Perpanjangan SIM Sambil Berbagi Takjil
Kapolres Nganjuk Pantau Pengamanan Buka Bersama 10 Ribu Warga di Alun-Alun
Sengketa Rumah Donokerto Surabaya, Advokat Peradin Raih Kemenangan Pidana dan Perdata
Warga Gampeng Ngluyu Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Frustasi Sakit Menahun
Agenda Rutin Santunan Anak Yatim, Ini Harapan Sutrisno

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:24

Musrenbang RKPD 2027 Di Kabupaten Nganjuk, Tampung 3687 Usulan Dari Berbagai Bidang

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:50

Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk

Senin, 9 Maret 2026 - 15:59

Pelaku Pencurian Laptop di Prambon Diamankan Polisi Setelah Korban Pergoki Aksinya

Senin, 9 Maret 2026 - 15:54

Gelar SIM Ramadan di Pujahito, Satlantas Nganjuk Beri Layanan Perpanjangan SIM Sambil Berbagi Takjil

Senin, 9 Maret 2026 - 13:59

Kapolres Nganjuk Pantau Pengamanan Buka Bersama 10 Ribu Warga di Alun-Alun

Berita Terbaru