Tanah Amblas di Bantaran Sungai, Satu Hunian Warga Nganjuk Roboh

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Sebuah rumah milik Desi Wirawati, warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk Kota, Jawa Timur, roboh setelah tanah di bawah bangunan tersebut ambles akibat tergerus aliran Sungai Widas. Peristiwa ini membuat Desi bersama suami dan empat anaknya kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke rumah orang tuanya.

Rumah berukuran 5 x 14 meter itu mengalami kerusakan parah setelah setengah bagian bangunan ambruk ke arah sungai. Lokasi rumah yang berada tepat di bibir Sungai Widas membuat kondisi semakin rentan, terlebih pada titik tersebut terdapat pertemuan dua arus sungai, yakni aliran dari wilayah Kuncir dan aliran utama Sungai Widas. Ketika debit air meningkat, hantaman arus secara langsung mengikis tanah pekarangan milik korban.

Menurut keterangan warga, tanah milik Desi sebenarnya memiliki ukuran awal 25 x 14 meter. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, tebing sungai terus terkikis hingga menyisakan lahan selebar 5 meter. Kini, sisa tanah tersebut pun ikut longsor dan membuat bangunan rumah roboh sebagian.

Desi Wirawati mengatakan bahwa ia sudah mengosongkan rumahnya sejak seminggu lalu karena kondisi longsor di samping rumah semakin parah dan mengancam keselamatan keluarganya. “Saya sudah pindah ke rumah orang tua, karena tanahnya makin turun dan rumah sudah tidak aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungdowo, Suprapto, menjelaskan bahwa longsor di area tersebut bukan pertama kali terjadi. Tercatat longsor pernah terjadi pada tahun 2022, kembali terulang pada akhir 2024, dan puncaknya terjadi pada dua hari lalu. Ia menambahkan, kerusakan serupa juga terjadi di beberapa titik sepanjang aliran Sungai Widas, menandakan perlunya penanganan serius.

“Longsor ini tidak hanya terjadi di Kedungdowo, tetapi hampir di sepanjang bantaran Sungai Widas. Tanah warga yang berada dekat tepi sungai terus berkurang,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, keluarga Desi berharap adanya bantuan dan perhatian dari pemerintah agar mereka dapat membangun kembali rumah yang hilang akibat longsor tersebut. (red)

Berita Terkait

​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga
Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:32

​Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Gelar Seminar “Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan”: Ketua TP PKK Sri Wahyuni Tekankan Ketahanan Keluarga

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:20

Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Berita Terbaru