Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintahan Kabupaten Nganjuk dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Kediri

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2025 dengan penuh khidmat di Pendopo Kabupaten Nganjuk pada Sabtu, 22 November 2025. Acara ini diawali dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkomitmen dalam mendukung upaya pencegahan korupsi di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dan Wakil Bupati Nganjuk, Tri Handy Cahyo Saputro. Sejumlah tamu undangan turut meramaikan acara, termasuk para siswa-siswi dari berbagai SMP di Kabupaten Nganjuk yang sengaja diundang untuk menumbuhkan kesadaran antikorupsi sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi menegaskan pentingnya membangun komitmen bersama dalam memberantas korupsi. Ia menekankan bahwa tindakan pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dari diri sendiri dan para pemangku kebijakan daerah.

“Korupsi ini adalah persoalan yang harus kita lihat bersama dan kita hadapi dengan kesadaran penuh. Kami punya komitmen kuat untuk menjaga integritas jabatan. Maka jangan pernah main-main dengan tindakan yang mengarah pada penyimpangan,” tegas Bupati Marhaen.

Beliau juga mengingatkan para pejabat dan perangkat daerah untuk selalu menerapkan budaya kerja bersih, termasuk menjauhi transaksi-transaksi yang berpotensi melanggar aturan. Simbol “salam anti korupsi” diperkenalkan sebagai pengingat untuk menghentikan segala praktik yang mengarah pada korupsi.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari berbagai instansi, termasuk Mas Deddy dari Reskrim Polres, serta Mas Rian dari Kejaksaan yang menegaskan kembali bahwa langkah pencegahan adalah kunci dalam memutus mata rantai korupsi.

Bupati Marhaen menutup sambutannya dengan pesan tegas bahwa keselamatan dan integritas adalah prioritas utama. “Target kita sederhana, yang penting selamat. Tidak ada tawar-menawar dalam urusan pencegahan korupsi,” ujarnya.

Acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya antikorupsi di Kabupaten Nganjuk, terutama dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan. (red)

Berita Terkait

Apes! Berulang Kali Curi Kambing, Pria Asal Kediri Akhirnya Ditangkap Warga dan Polisi
SMP Negeri 1 Nganjuk Gelar MPLS dan Program Back to School, Bekali Siswa dengan Karakter
Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim
PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo
Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak
Usai Isi BBM, Mobil Terbakar di Depan SPBU Sukomoro
Ritual Jamasan Pusaka di Lereng Ngetos Nganjuk, Merawat Tradisi Sekaligus Mensucikan Diri
Posbakumadin Nganjuk Tancap Gas! Gelar Monev Juli 2026 demi Perkuat Garda Terdepan Bantuan Hukum Warga

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:02

Apes! Berulang Kali Curi Kambing, Pria Asal Kediri Akhirnya Ditangkap Warga dan Polisi

Senin, 13 Juli 2026 - 14:41

SMP Negeri 1 Nganjuk Gelar MPLS dan Program Back to School, Bekali Siswa dengan Karakter

Senin, 13 Juli 2026 - 10:09

Peringati Muharram 1448 Hijriah, APJI Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Pleno dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:15

PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:00

Ditinggal Pergi Pengajian, Rumah di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar Bersama Belasan Ternak

Berita Terbaru