Pejabat Kominfo Nganjuk Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Fiber Optic

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com- Kejaksaan Negeri Nganjuk menetapkan SJ sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan gratifikasi terkait pengadaan jaringan fiber optic di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nganjuk.

SJ diduga meminta sejumlah uang kepada rekanan yang memenangkan tender proyek tersebut. Modus yang digunakan tersangka adalah menekan pihak rekanan untuk membayar sebesar Rp70 juta setiap bulan selama 12 bulan, atau total sebesar Rp840 juta. Karena khawatir proyeknya bermasalah, pihak rekanan pun memenuhi permintaan itu.

Sebelum dibawa ke Rutan Kelas IIB Nganjuk, istri SJ terlebih dahulu didatangkan untuk membawa barang-barang pribadi yang melekat pada diri tersangka. Setelah menandatangani berita acara penahanan, SJ langsung digelandang ke rutan dengan menggunakan kendaraan milik Kejaksaan.

Dengan wajah tertunduk, SJ turun dari mobil tahanan dan langsung memasuki rutan tanpa memberikan komentar kepada awak media.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nganjuk, Yan Aswari, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan minimal dua alat bukti yang sah. “Modusnya dengan menekan rekanan untuk membayar sejumlah uang. Karena takut, rekanan pun memenuhi permintaan tersebut,” ujar Yan.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Anang Hartoyo, menyatakan bahwa proses hukum terhadap kliennya sudah sesuai dengan prosedur. “Kejaksaan telah memenuhi hak-hak tersangka, termasuk hak untuk didampingi saat ditetapkan sebagai tersangka,” kata Anang.

SJ dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 12 huruf e, Pasal 12B ayat (2), atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang mengatur pidana terhadap pejabat publik yang menerima gratifikasi atau memeras dengan menyalahgunakan jabatan.

Berita Terkait

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh
Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen
Muscab Partai Kebangkitan Bangsa Nganjuk Usung Lima Kandidat Ketua DPC
Kerja Bakti Serentak Oleh 11 Desa di Kecamatan Baron, Tindak Lanjuti Himbauan Bupati Nganjuk
Grand Opening Sridadi Bakery di Sukorejo, Hadirkan Varian Bakery dan Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Selasa, 7 April 2026 - 09:21

Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu

Selasa, 7 April 2026 - 08:42

Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras

Senin, 6 April 2026 - 21:27

Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Senin, 6 April 2026 - 16:03

Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen

Berita Terbaru