Bupati Nganjuk Sidak Lokasi Pembuangan Limbah Berbahaya di Wilayah Nganjuk

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com–Kasus pembuangan limbah berbahaya di Kabupaten Nganjuk terus meluas. Hingga kini tercatat sudah ditemukan delapan titik pembuangan dengan jumlah total dua belas rit. Limbah tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Jatikalen, Lengkong, Patianrowo, Baron, dan Sukomoro.

Limbah yang mengeluarkan bau menyengat dan berbahaya ini masih belum diketahui siapa pembuangnya. Berdasarkan karakteristiknya, limbah tersebut termasuk dalam kategori bahan berbahaya.

Untuk mencegah dampak buruk bagi masyarakat, polisi bersama camat Sukomoro telah memasang garis polisi dan papan peringatan di lokasi, sekaligus melarang warga untuk mendekat.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang melakukan inspeksi mendadak ke lokasi, menegaskan bahwa ada unsur kesengajaan dalam pembuangan limbah berbahaya secara sembarangan. Karena berpotensi membahayakan warga, pemerintah daerah juga telah memberikan larangan keras kepada masyarakat agar tidak mendekat. Selain itu, limbah akan ditutup dengan terpal guna mencegah penyebaran akibat tiupan angin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, Sujito, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur serta Gakkumdu. Mengingat sudah ada laporan resmi dari masyarakat, kasus ini juga telah dilaporkan ke Polres Nganjuk.

Lebih lanjut, sampel limbah berbahaya tersebut telah dikirim ke laboratorium untuk diuji kandungannya. Hasil uji laboratorium kini masih ditunggu untuk memastikan zat berbahaya apa saja yang terkandung di dalam limbah tersebut.(Red)

Berita Terkait

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Bir Tabrak Motor, Mobil, dan Dua Rumah di Loceret, Dua Orang Tewas
Lantik 103 Pejabat, Bupati Nganjuk Tekankan Kinerja dan Peningkatan Pelayanan Publik
Dua Pengungkapan Sabu di Nganjuk Tiga Orang Diamankan, Kini Polisi Buru Pemasok
Kasus Stunting dan Kematian Ibu Meningkat, Komisi 4 DPRD Nganjuk Soroti Pelayanan Kesehatan
Pemkab Nganjuk dan PERADI Gelar Seminar Nasional Transformasi Hukum Pidana Indonesia
Sidak Komisi 4 DPRD Nganjuk, Pembangunan Puskesmas Bagor Baru Capai 44 Persen
Bahas Raperda APBD, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi
Motor Ditinggal di Depan Warung, Honda Scoopy Milik Warga Ngronggot Raib, Terduga Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Bir Tabrak Motor, Mobil, dan Dua Rumah di Loceret, Dua Orang Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:24

Lantik 103 Pejabat, Bupati Nganjuk Tekankan Kinerja dan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:02

Dua Pengungkapan Sabu di Nganjuk Tiga Orang Diamankan, Kini Polisi Buru Pemasok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:49

Kasus Stunting dan Kematian Ibu Meningkat, Komisi 4 DPRD Nganjuk Soroti Pelayanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Pemkab Nganjuk dan PERADI Gelar Seminar Nasional Transformasi Hukum Pidana Indonesia

Berita Terbaru