Rawat Budaya Mataraman 2025, Bupati Nganjuk Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Leluhur

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– GOR Bung Karno Nganjuk akan menjadi saksi semaraknya perayaan budaya khas Mataraman. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, Balai Pelestari Kebudayaan Wilayah II Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Rawat Budaya Mataraman 2025 dengan mengusung tema “Ngeluri Budaya Memuliya Trapsila”.

Acara ini diproyeksikan menjadi ajang besar untuk merawat seni dan tradisi yang tumbuh di kawasan Mataraman. Pertunjukan utama yang akan ditampilkan adalah Sendratari Dewi Sri, kisah sakral yang mengangkat figur Dewi Padi sebagai simbol kemakmuran dan kehidupan masyarakat agraris.

Selain itu, sejumlah penampilan budaya lintas daerah juga siap memeriahkan acara, di antaranya:

  • Jaranan Pogokan – Kabupaten Nganjuk

  • Keroncong Side X – Kota Kediri

  • Rampak Kendhang – Kabupaten Pacitan

  • Bedhaya Ambadya Tirta – Kabupaten Tulungagung

Kepala Balai Pelestari Kebudayaan Wilayah II Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus ajang memperkuat identitas budaya Mataraman.

Bupati Nganjuk juga mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam menjaga budaya lokal. “Warisan budaya adalah identitas sekaligus kekuatan kita. Mari bersama-sama melestarikan dan menjaganya untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Penyelenggara menegaskan, Rawat Budaya Mataraman bukan sekadar tontonan, melainkan juga ruang untuk memperkuat jati diri melalui seni dan nilai luhur yang diwariskan leluhur. Bupati Nganjuk pun mengajak masyarakat untuk hadir, sekaligus menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya.

Dengan semangat gotong royong dan cinta tanah air, Rawat Budaya Mataraman 2025 diharapkan mampu mempererat kebersamaan sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.(Red).

Berita Terkait

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh
Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen
Muscab Partai Kebangkitan Bangsa Nganjuk Usung Lima Kandidat Ketua DPC
Kerja Bakti Serentak Oleh 11 Desa di Kecamatan Baron, Tindak Lanjuti Himbauan Bupati Nganjuk
Grand Opening Sridadi Bakery di Sukorejo, Hadirkan Varian Bakery dan Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Selasa, 7 April 2026 - 09:21

Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu

Selasa, 7 April 2026 - 08:42

Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras

Senin, 6 April 2026 - 21:27

Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Senin, 6 April 2026 - 16:03

Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen

Berita Terbaru