Mayat Pria dengan 21 Luka Tusuk Ditemukan di Bawah Jembatan Nganjuk–Surabaya

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Sesosok mayat laki-laki dengan luka tusuk ditemukan di bawah jembatan jalan raya Nganjuk–Surabaya, wilayah Kelurahan Ringinanom, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (4/6/2025) sore. Korban diketahui bernama SUCIPTO (55), warga Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

Penemuan korban bermula saat dua orang saksi hendak memancing dan melihat tubuh korban dalam posisi terlentang dengan luka-luka di tubuhnya. Polisi yang menerima laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan awal.

“Kami membenarkan adanya penemuan mayat dengan luka tusuk. Saat ini kami sedang mendalami kasus ini. Kami mengharap bantuan masyarakat untuk menyampaikan informasi sekecil apapun yang dapat membantu penyelidikan,” ujar Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., Kamis(5/6/2025).

Tim Inafis Polres Nganjuk bersama Tim DVI RS Bhayangkara telah melakukan identifikasi awal. Dari hasil pemeriksaan luar, korban mengalami sedikitnya 21 luka tusuk dan robek di berbagai bagian tubuh, termasuk dada, perut, lengan, hingga punggung.

Dalam penanganannya, tim dari Satreskrim Polres Nganjuk langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti seperti pakaian korban turut diamankan, dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

“Kami masih dalam tahap pengumpulan data dan bukti. Saat ini proses penyelidikan sedang berjalan dan kami akan bekerja maksimal untuk mengungkap siapa pelaku di balik kejadian ini,” tegas Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, S.H., M.H.

Dari hasil sementara, korban ditemukan mengenakan kaus oblong warna coklat tua dan celana panjang. Saat ditemukan, posisinya terlentang dengan kepala menghadap barat dan kaki ke arah timur, di area semak dekat aliran sungai bawah jembatan.

“Proses otopsi sudah dialkukan oleh tim forensik gabungan dari RSB Nganjuk dan Kediri, dan kami berharap warga yang memiliki informasi segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat,” imbuh AKP Sukaca.

Polres Nganjuk menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas. Kerja sama dengan masyarakat sangat diharapkan demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Nganjuk.(acha)

Berita Terkait

DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota
Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan
Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026
Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Prambon, Motor Korban Berhasil Diselamatkan
Jurnalisme Diakali Jasa ‘Hapus Berita’, Rumah Literasi Digital Bagikan Panduan Antisipasi
Nekat Jual Rokok Polos, Toko Kelontong di Loceret dan Berbek Digerebek Petugas Gabungan
Hadapi Warga Cuek Hingga Penolakan, Bupati Nganjuk Bekali Petugas Sensus ‘Jamu’ Kesabaran
DPC JTI Cabang Jombang Pusat Madiun Resmi Dikukuhkan, Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:38

DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20

Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:07

Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:51

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Prambon, Motor Korban Berhasil Diselamatkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:23

Nekat Jual Rokok Polos, Toko Kelontong di Loceret dan Berbek Digerebek Petugas Gabungan

Berita Terbaru