Harga Gabah Turun Drastis, Petani Nganjuk Merugi Hingga Jutaan Rupiah

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Harga gabah di tingkat petani terus mengalami penurunan drastis, jauh di bawah harga standar yang telah ditetapkan pemerintah. Berdasarkan ketetapan pemerintah, harga gabah seharusnya berada di angka Rp6.500 per kilogram. Namun, pada Selasa (18/3/2025), harga di lapangan anjlok hingga Rp4.800 per kilogram.

Padahal, sehari sebelumnya, harga gabah masih berkisar antara Rp5.500 hingga Rp6.200 per kilogram. Akibat penurunan ini, para petani mengalami kerugian yang mencapai jutaan rupiah.

Penurunan harga gabah ini diduga terjadi karena Bulog tidak lagi menerima setoran gabah dari petani, sehingga mereka terpaksa menjual hasil panen kepada tengkulak dengan harga lebih rendah.

Salah satu petani, Imam Tamami, warga Desa Ngrawan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, mengaku kecewa karena gabahnya hanya ditawar Rp4.800 per kilogram. Demi menghindari kerugian lebih besar, ia memilih mengeringkan sendiri gabahnya di halaman rumahnya.

“Saya berharap harga gabah sesuai dengan yang disosialisasikan Bulog dan Dinas Pertanian, yaitu Rp6.500 per kilogram,” ujar Imam Tamami.

Sementara itu, Sukaryanto, petani lainnya, mengaku terpaksa menjual gabahnya dengan harga Rp5.500 per kilogram. Pasalnya, ia harus segera membayar sewa lahan kepada pemilik sawah.

“Saya tidak punya pilihan, harus menjual gabah sekarang untuk membayar sewa lahan,” kata Sukaryanto.

Para petani berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi permasalahan ini agar mereka tidak terus merugi. Mereka meminta kepastian harga yang stabil dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan petani.

Berita Terkait

Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen
Wabup Nganjuk Mas Handy Hadiri Panen Raya Melon Hidroponik Puspenerbal di Sidoarjo
Polisi dan Babinsa Kompak Dampingi Warga Ngadipiro Tanam Sawi Bernilai Ekonomi Tinggi
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Respon Cepat Pupuk Indonesia Terhadap Keluhan Hartoyo, dan Pastikan Stok di Gudang Penyangga Aman
Hadiri Panen Raya di Nganjuk, Mentan Amran Soroti Kinerja Sektor Pertanian
Titiek Soeharto Apresiasi Panen Kedelai Nganjuk Lampaui Target Nasional
Banjir di Nganjuk Ancam Produktivitas Bawang Merah, Petani Alami Penurunan Hasil Panen

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:44

Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:17

Wabup Nganjuk Mas Handy Hadiri Panen Raya Melon Hidroponik Puspenerbal di Sidoarjo

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:43

Polisi dan Babinsa Kompak Dampingi Warga Ngadipiro Tanam Sawi Bernilai Ekonomi Tinggi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:14

Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:19

Respon Cepat Pupuk Indonesia Terhadap Keluhan Hartoyo, dan Pastikan Stok di Gudang Penyangga Aman

Berita Terbaru

Berita

Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu di Ngronggot

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:51

Berita

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:32

Berita

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:05