Ramadhan Tiba, Harga Cabai di Pasar Wage Nganjuk Mengalami Kenaikan

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Pada bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Wage, Kabupaten Nganjuk, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga antara lain cabai keriting, cabai merah, dan cabai rawit, yang menjadi bahan pokok penting dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Darsini (72), salah satu pedagang cabai di Pasar Wage, mengungkapkan bahwa harga cabai kini mengalami peningkatan cukup besar dibandingkan harga normal. Harga cabai rawit yang sebelumnya berkisar Rp69.000 per kilogram, kini melonjak hingga Rp79.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah dan cabai keriting relatif stabil di harga Rp38.000 per kilogram.

Menurut Darsini, meskipun terjadi lonjakan harga, masyarakat tetap membeli cabai karena cabai merupakan bahan pokok yang harus tersedia selama bulan Ramadhan. “Masyarakat tetap membeli cabai meskipun harganya naik, karena kebutuhan akan cabai tidak bisa ditinggalkan,” ungkapnya.

Namun, meski permintaan tetap ada, Darsini menyebutkan bahwa pasar saat ini terasa lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh situasi ekonomi yang tengah berlangsung menjelang Ramadhan.

Selain cabai, harga ayam potong di Pasar Wage juga tercatat cukup stabil. Mardi, pedagang ayam potong, mengatakan bahwa harga ayam potong saat ini berada di angka Rp35.000 per kilogram. Namun, Mardi memperkirakan bahwa harga ayam potong akan mengalami kenaikan yang signifikan menjelang hari raya. “Biasanya menjelang hari raya, permintaan ayam potong akan meningkat dan menyebabkan harga juga ikut naik,” tambahnya.

Dengan adanya lonjakan harga pada beberapa komoditas ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam berbelanja, mengingat dampak dari kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat terus memantau situasi pasar untuk memastikan kestabilan harga dan pasokan bahan pokok bagi masyarakat.

Berita Terkait

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas
Kapolres Nganjuk Pererat Sinergitas dengan Dandim 0810, Komitmen Jaga Kamtibmas dan Keutuhan NKRI

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:20

Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru