Polres Nganjuk Gelar FGD: Bersatu Lawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Polres Nganjuk menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Peran Stakeholder, Orang Tua, dan Guru dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Aula Tantya Sudhirajati, Selasa (11/2/2025).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Sosial, Lembaga Pemasyarakatan, lembaga pendidikan, serta organisasi perlindungan perempuan dan anak.

 

Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian bersama.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya kejahatan yang melanggar hukum, tetapi juga mengancam masa depan generasi penerus.

Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 82 kasus yang melibatkan perempuan dan anak di Kabupaten Nganjuk, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 69 kasus.

“Ini menunjukkan bahwa kekerasan masih terjadi dan bahkan meningkat, sehingga kita perlu bertindak lebih aktif dalam pencegahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Siswantoro menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam membangun perlindungan bagi perempuan dan anak.

“Orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat harus mengambil peran dalam memberikan edukasi serta menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, kita bisa menekan angka kekerasan serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Nganjuk, Lilik Supriati, S.E., M.Si., sebagai salah satu narasumber, mengangkat tema Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Nganjuk.

Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk memperkuat layanan perlindungan bagi korban kekerasan.

Pemerintah daerah terus mengembangkan kebijakan berbasis pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kami memiliki program layanan terpadu yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, rumah sakit, hingga lembaga pendampingan psikososial, agar korban mendapatkan perlindungan yang maksimal,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat.

“Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak hanya melaporkan kasus kekerasan, tetapi juga mencegahnya sejak dini,” tambahnya.

Melalui FGD ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat koordinasi serta merumuskan langkah konkret dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan. (acha)

Berita Terkait

Satlantas Polres Nganjuk Percepat Realisasi Hasil FKLL Bersama Instansi Terkait
Diduga Rekam Perempuan Usai Mandi Tanpa Izin, Seorang Tokoh Masyarakat Dilaporkan ke Polres Nganjuk
RSUD Nganjuk Hadirkan Layanan ESWL, Solusi Obati Batu Ginjal Tanpa Operasi
Rayakan HUT ke-28, IJTI Gelar Baksos Kesehatan yang Dinilai Bupati Marhaen Bawa Dampak Nyata
Ribuan Massa Geruduk Pengadilan Negeri Nganjuk, Tuntut Vonis Maksimal Pelaku Pengeroyokan Sukorejo
Solidaritas Tanpa Batas: PSHT Peduli Bangun Rumah Baru untuk Keluarga Alm. Muhammad Qosirin
Pembinaan Wawasan Kebangsaan Hari Kedua, Camat Loceret dan Pemkab Nganjuk Serap Aspirasi Warga
Tolak Narasi “Londo Ireng”, Elemen Masyarakat Nganjuk Turun Ke Jalan Tuntut Klarifikasi

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Satlantas Polres Nganjuk Percepat Realisasi Hasil FKLL Bersama Instansi Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:55

Diduga Rekam Perempuan Usai Mandi Tanpa Izin, Seorang Tokoh Masyarakat Dilaporkan ke Polres Nganjuk

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:39

RSUD Nganjuk Hadirkan Layanan ESWL, Solusi Obati Batu Ginjal Tanpa Operasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:23

Rayakan HUT ke-28, IJTI Gelar Baksos Kesehatan yang Dinilai Bupati Marhaen Bawa Dampak Nyata

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:02

Solidaritas Tanpa Batas: PSHT Peduli Bangun Rumah Baru untuk Keluarga Alm. Muhammad Qosirin

Berita Terbaru