Pembangunan Pabrik PT PMI Diakui Hadi Siswanto Rugikan Petani

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Proyek pembangunan pabrik PT Putra Mandiri Indipack yang berlokasi di Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, diduga menimbulkan keresahan petanisi sekitar lokasi. Pembangunan pabrik seluas 5,75 hektar tersebut diduga menyebabkan kerugian besar bagi para petani setempat, terutama terkait dengan terganggunya saluran air yang menyebabkan sawah-sawah mereka tergenang banjir.

Salah seorang petani penggarap, Suparno, yang sawahnya terletak di dekat lokasi pembangunan pabrik, menyatakan kekecewaannya. “Akibat saluran air yang tidak lancar, sawah saya dan sawah lainnya terendam banjir. Air tidak bisa mengalir dengan baik ke timur atau selatan, membuat kami tidak bisa menanam seperti biasa,” keluh Suparno. Kedalaman banjir yang merendam sawahnya bahkan mencapai setengah meter, menghalangi aktivitas pertanian mereka.

Sebelum adanya pembangunan pabrik, Suparno mengungkapkan bahwa ia biasa menanam padi dua kali dan jagung sekali dalam setahun, dengan hasil yang mencapai sekitar 12 kuwintal per musim.

Banjir yang merendam area persawahan ini diduga disebabkan oleh tertutupnya saluran yang sebelumnya berfungsi untuk mengalirkan air dan menjaga sanitasi. Akibat saluran air yang tersumbat, sawah-sawah yang biasa digunakan untuk bercocok tanam kini tidak bisa dimanfaatkan, mengancam keberlanjutan mata pencaharian para petani.

Seperti yang di katakan oleh Hadi Siswanto, perwakilan kontraktor pembangunan pabrik Sinta Prima Feedmill, penyebab utama masalah ini adalah perubahan fungsi saluran air yang seharusnya mengalirkan air dengan lancar, namun kini terhambat oleh penimbunan untuk proyek pabrik. “Dulu ada kesepakatan untuk menggabungkan tiga saluran menjadi satu, namun akhirnya hanya dua saluran yang disepakati, yaitu di sebelah utara dan selatan pabrik. Sayangnya, saluran di sisi utara terhambat oleh penimbunan yang dilakukan untuk pabrik lain,” ujar Hadi.

Masih kata Hadi Siswanto, Pemerintah daerah, melalui forkopimcam, sudah beberapa kali mencoba untuk mencari solusi atas masalah ini. Namun, hingga kini, belum ada tindakan yang memadai. “Saya sudah mengajukan masalah ini kepada pemerintah daerah, dan jika tidak ada tindak lanjut, saya akan mengadu ke Dewan Perwakilan Daerah,” tegas Hadi Siswanto.

Berita Terkait

Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan
Hidup Sebatang Kara di Usia Senja, Mbah Slamet Bertahan Dari Belas Kasihan Tetangga
Peringati Hari Santri dan World Rabies Day, Pemkab Nganjuk Gelar Pemeriksaan Hewan Gratis
Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa
Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang
Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?
Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila
Terekam CCTV Pencurian Gabah Warga di Nganjuk

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:50

Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:33

Hidup Sebatang Kara di Usia Senja, Mbah Slamet Bertahan Dari Belas Kasihan Tetangga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:35

Peringati Hari Santri dan World Rabies Day, Pemkab Nganjuk Gelar Pemeriksaan Hewan Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:24

Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:22

Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang

Berita Terbaru