Proyek Pabrik di Nganjuk : Saluran Air Terhalang, Sawah Tergenang

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk-KabarNganjuk.com,  Proyek Pembangunan yang diketahui dikerjakan PT Putra Mandiri Indipack, yamg berada di Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, diduga menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi warga sekitar, khususnya para petani.

Proyek pembangunan pabrik seluas kurang lebih mencapai 5,75 hektar, ini diduga telah mengakibatkan sawah-sawah milik warga tergenang air, yang sehingga sangat mengganggu kegiatan pertanian dan perekonomian mereka.

Tergenangnya area persawahan tersebut, diduga disebabkan oleh tertutupnya saluran yang sebelumnya berfungsi untuk mengalirkan air. Akibatnya, sawah yang biasanya digunakan untuk bercocok tanam kini tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Hal ini mempengaruhi pendapatan para petani yang selama ini bergantung pada hasil pertanian mereka.

Seperti apa yang disampaikan Sumarni salah satu warga yang terdampak, ia mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap proyek pembangunan pabrik tersebut. ” Kami sangat berharap agar pengurukan yang menutup saluran air segera dihentikan, dan kami sangat terdampak dengan kondisi ini ” ujarnya.

” Sawah kami sudah tergenang air, dan kami tidak bisa lagi menanam apa-apa,” keluhnya.

Warga yang terdampak Pembangunan pabrik tersebut juga menilai bahwa, pihak pengembang seharusnya lebih memperhatikan dampak sosial terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi petani yang sangat bergantung pada hasil pertanian.

Beberapa warga terdampak meminta agar pembangunan pabrik tersebut dilakukan dengan memperhatikan dampak lingkungan, serta mencari solusi untuk mengatasi masalah saluran air yang tertutup.

Khususnya pihak terkait, baik dari Pemerintah setempat maupun perusahaan, diharapkan segera turun tangan untuk menangani permasalahan ini, warga juga berharap ada langkah konkret untuk membuka kembali saluran air yang terhalang dan memberikan solusi yang adil bagi mereka yang terkena dampak.

Dengan demikian, kerugian yang dialami oleh para petani dapat diminimalkan, dan pembangunan pabrik dapat berjalan tanpa menimbulkan kerugian lebih lanjut bagi masyarakat sekitar.

Berita Terkait

Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar
PSHT Nganjuk Pusat Madiun Borong Medali Piala Panglima 2026, Kangmas Gondo Puji Perjuangan Para Pesilat
Giat Patroli Sabhara Polsek Pace, Bagikan Rompi Keselamatan bagi Penyeberang Jalan
BMKG Stageof Nganjuk Catat Gempa M 2,7 di Perairan Selatan Lumajang
Kasus Review FS Bendungan Margopatut Berpotensi Seret Tersangka Baru
Perkuat Literasi Siswa, SD ‘Aisyiyah Kunjungi Dapur Redaksi Kabar Nganjuk

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:37

Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas

Rabu, 16 September 2026 - 10:54

Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu

Selasa, 15 September 2026 - 14:52

Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Selasa, 15 September 2026 - 09:15

PSHT Nganjuk Pusat Madiun Borong Medali Piala Panglima 2026, Kangmas Gondo Puji Perjuangan Para Pesilat

Senin, 14 September 2026 - 15:47

Giat Patroli Sabhara Polsek Pace, Bagikan Rompi Keselamatan bagi Penyeberang Jalan

Berita Terbaru