Diduga Melakukan Kekerasan Terhadap Anak Angkat, Oknum Bidan di Nganjuk Dilaporkan ke Polisi

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – SM, seorang bidan yang bertugas di desa di Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap MN, seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang juga anak angkatnya, siswi kelas 1 SD.

Kekerasan tersebut sebenarnya sudah pernah terjadi sebelumnya, namun saat itu masalahnya diselesaikan dengan perdamaian, dan SM berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Namun, kekhawatiran warga ternyata terjadi kembali, dan kini mereka sudah kehabisan kesabaran serta menolak memberi toleransi kepada bidan tersebut.

Berdasarkan penuturan Marni, ibu asuh MN, menurut keterangan tetangga SM, kekerasan ini sudah berlangsung selama empat hari. Pada hari Minggu, MN tak kuat lagi menahan penderitaan dan memutuskan untuk melarikan diri. Di depan gerbang rumah, ia ditemukan oleh Kemis, suami Marni, dalam kondisi penuh luka dan rambutnya kotor berdebu. Kemis segera melaporkan hal ini kepada perangkat desa dan peristiwa ini langsung dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Polisi telah melakukan visum terhadap MN untuk mendapatkan bukti medis yang diperlukan.

Sejak insiden ini terjadi, rumah SM terlihat kosong. Menurut penuturan warga, SM kembali ke rumah orang tuanya di Kecamatan Pace.

Berita Terkait

Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka
81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian
Polres Nganjuk Amankan Dua Pengedar Narkoba Antar Daerah, Sita Ratusan Ribu Pil Dobel L dan Sabu
Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah
Polres Nganjuk Anugerahkan Penghargaan bagi Personel dan Masyarakat Berprestasi di Puncak Hari Bhayangkara ke-80
Puncak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk Teguhkan Komitmen “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”
Kasus Pengeroyokan di Sukorejo Berkembang, Jumlah Tersangka Bertambah Jadi 29 Orang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 11:33

Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:56

Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:16

81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:48

Polres Nganjuk Bongkar Kasus Pengeroyokan, Curanmor hingga Jaringan Narkoba Lintas Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:13

Polres Nganjuk Anugerahkan Penghargaan bagi Personel dan Masyarakat Berprestasi di Puncak Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru